• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 17 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Satu Mulut Dua Telinga

31/01/2024
in Nasihat
Sedikit Bicara Banyak Mendengar

Ilustrasi, foto: the-eastbridge-school

83
SHARES
636
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SATU mulut dua telinga menunjukkan tanda: bicara yang baik-baik, atau diam.

Kalau dirata-ratakan aktivitas kita dalam sehari, lebih banyak mana: bicara atau mendengar?

Ketika kita ingin bertemu dengan anak-anak di rumah, coba perhatikan: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan suami atau istri di rumah, coba periksa: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan teman dan sahabat, coba simak: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Jawabannya bergantung pada kepribadian kita. Banyaknya pengetahuan atau wawasan tidak serta merta menstimulus seseorang ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Sebaliknya, sedikitnya ilmu atau wawasan tidak juga menstimulus seseorang untuk lebih banyak mendengarkan daripada mengatakan.

Orang yang lebih ingin banyak mendengarkan biasanya mereka yang berempati tinggi, Ia seperti wadah yang siap menampung dan mengolahnya menjadi ekspresi empati: prihatin, memuji, atau ikut bersedih.

Tipe orang ini sangat disukai banyak orang. Ia seperti cermin yang bisa memantulkan sosok wajah di hadapannya.

Orang yang ingin lebih banyak mengatakan biasanya mereka yang berempati minim. Yang dipersepsikan dari dirinya terhadap orang di hadapannya adalah ‘pelampiasan’.

Itulah kenapa, biasanya yang lebih banyak dikatakan seseorang adalah tentang keadaan subjektivitas dirinya, atau keadaan orang lain melalui sudut pandang dirinya.

Bisa dikatakan, dasarnya lebih banyak pada ego, bukan pengetahuan. Lebih banyak tentang ungkapan perasaan daripada ilmu atau wawawan. Kalau pun nyerempet pada ilmu dan wawasan, biasanya tak jauh dari tafsiran.

Bayangkan jika dua atau tiga orang bertipe ini saling bercakap-cakap. Yang pertama bicara tentang A, yang kedua bicara tentang B, dan yang ketiga bicara tentang C. A, B, dan C adalah tema tentang diri masing-masing. Maka, akan saling tidak nyambung.

Masalah ini pula yang kerap menjadikan dua pihak yang berselisih pendapat sulit mendapatkan titik temu. Bukan karena pendapatnya yang berbeda. Tapi, karena keduanya bertipe sama: ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Ilmu dan akhlak akan mengantarkan seseorang untuk lebih suka mendengarkan daripada mengatakan. Dan karakter kepemimpinan akan menggiring seseorang untuk menjadi mereka yang paling terakhir mengatakan.

Orang bijak mengatakan, “Lebih baik Anda dipersilakan untuk bicara daripada diminta untuk diam.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasihati, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari) [Mh]

 

 

 

 

Tags: Satu Mulut Dua Telinga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fakta Wafatnya Ustaz Syahroni Mardani

Next Post

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Next Post
Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Tips Menyimpan Bawang Merah agar Tidak Cepat Busuk

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1202 shares
    Share 481 Tweet 301
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9118 shares
    Share 3647 Tweet 2280
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11691 shares
    Share 4676 Tweet 2923
  • Shalat Taubat: Pengertian, Tata Cara, dan Manfaatnya

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2352 shares
    Share 941 Tweet 588
  • Ketika Tujuan Hidup Jelas, Masalah Tidak Lagi Terasa Besar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga