• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Satu Mulut Dua Telinga

31/01/2024
in Nasihat
Sedikit Bicara Banyak Mendengar

Ilustrasi, foto: the-eastbridge-school

84
SHARES
646
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SATU mulut dua telinga menunjukkan tanda: bicara yang baik-baik, atau diam.

Kalau dirata-ratakan aktivitas kita dalam sehari, lebih banyak mana: bicara atau mendengar?

Ketika kita ingin bertemu dengan anak-anak di rumah, coba perhatikan: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan suami atau istri di rumah, coba periksa: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan teman dan sahabat, coba simak: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Jawabannya bergantung pada kepribadian kita. Banyaknya pengetahuan atau wawasan tidak serta merta menstimulus seseorang ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Sebaliknya, sedikitnya ilmu atau wawasan tidak juga menstimulus seseorang untuk lebih banyak mendengarkan daripada mengatakan.

Orang yang lebih ingin banyak mendengarkan biasanya mereka yang berempati tinggi, Ia seperti wadah yang siap menampung dan mengolahnya menjadi ekspresi empati: prihatin, memuji, atau ikut bersedih.

Tipe orang ini sangat disukai banyak orang. Ia seperti cermin yang bisa memantulkan sosok wajah di hadapannya.

Orang yang ingin lebih banyak mengatakan biasanya mereka yang berempati minim. Yang dipersepsikan dari dirinya terhadap orang di hadapannya adalah ‘pelampiasan’.

Itulah kenapa, biasanya yang lebih banyak dikatakan seseorang adalah tentang keadaan subjektivitas dirinya, atau keadaan orang lain melalui sudut pandang dirinya.

Bisa dikatakan, dasarnya lebih banyak pada ego, bukan pengetahuan. Lebih banyak tentang ungkapan perasaan daripada ilmu atau wawawan. Kalau pun nyerempet pada ilmu dan wawasan, biasanya tak jauh dari tafsiran.

Bayangkan jika dua atau tiga orang bertipe ini saling bercakap-cakap. Yang pertama bicara tentang A, yang kedua bicara tentang B, dan yang ketiga bicara tentang C. A, B, dan C adalah tema tentang diri masing-masing. Maka, akan saling tidak nyambung.

Masalah ini pula yang kerap menjadikan dua pihak yang berselisih pendapat sulit mendapatkan titik temu. Bukan karena pendapatnya yang berbeda. Tapi, karena keduanya bertipe sama: ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Ilmu dan akhlak akan mengantarkan seseorang untuk lebih suka mendengarkan daripada mengatakan. Dan karakter kepemimpinan akan menggiring seseorang untuk menjadi mereka yang paling terakhir mengatakan.

Orang bijak mengatakan, “Lebih baik Anda dipersilakan untuk bicara daripada diminta untuk diam.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasihati, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari) [Mh]

 

 

 

 

Tags: Satu Mulut Dua Telinga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fakta Wafatnya Ustaz Syahroni Mardani

Next Post

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Next Post
Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9537 shares
    Share 3815 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4308 shares
    Share 1723 Tweet 1077
  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11844 shares
    Share 4738 Tweet 2961
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4863 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • Gerakan Ibu Negeri Serahkan Bantuan untuk Buni Yani

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga