• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Satu Mulut Dua Telinga

31/01/2024
in Nasihat
Sedikit Bicara Banyak Mendengar

Ilustrasi, foto: the-eastbridge-school

77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SATU mulut dua telinga menunjukkan tanda: bicara yang baik-baik, atau diam.

Kalau dirata-ratakan aktivitas kita dalam sehari, lebih banyak mana: bicara atau mendengar?

Ketika kita ingin bertemu dengan anak-anak di rumah, coba perhatikan: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan suami atau istri di rumah, coba periksa: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan teman dan sahabat, coba simak: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Jawabannya bergantung pada kepribadian kita. Banyaknya pengetahuan atau wawasan tidak serta merta menstimulus seseorang ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Sebaliknya, sedikitnya ilmu atau wawasan tidak juga menstimulus seseorang untuk lebih banyak mendengarkan daripada mengatakan.

Orang yang lebih ingin banyak mendengarkan biasanya mereka yang berempati tinggi, Ia seperti wadah yang siap menampung dan mengolahnya menjadi ekspresi empati: prihatin, memuji, atau ikut bersedih.

Tipe orang ini sangat disukai banyak orang. Ia seperti cermin yang bisa memantulkan sosok wajah di hadapannya.

Orang yang ingin lebih banyak mengatakan biasanya mereka yang berempati minim. Yang dipersepsikan dari dirinya terhadap orang di hadapannya adalah ‘pelampiasan’.

Itulah kenapa, biasanya yang lebih banyak dikatakan seseorang adalah tentang keadaan subjektivitas dirinya, atau keadaan orang lain melalui sudut pandang dirinya.

Bisa dikatakan, dasarnya lebih banyak pada ego, bukan pengetahuan. Lebih banyak tentang ungkapan perasaan daripada ilmu atau wawawan. Kalau pun nyerempet pada ilmu dan wawasan, biasanya tak jauh dari tafsiran.

Bayangkan jika dua atau tiga orang bertipe ini saling bercakap-cakap. Yang pertama bicara tentang A, yang kedua bicara tentang B, dan yang ketiga bicara tentang C. A, B, dan C adalah tema tentang diri masing-masing. Maka, akan saling tidak nyambung.

Masalah ini pula yang kerap menjadikan dua pihak yang berselisih pendapat sulit mendapatkan titik temu. Bukan karena pendapatnya yang berbeda. Tapi, karena keduanya bertipe sama: ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Ilmu dan akhlak akan mengantarkan seseorang untuk lebih suka mendengarkan daripada mengatakan. Dan karakter kepemimpinan akan menggiring seseorang untuk menjadi mereka yang paling terakhir mengatakan.

Orang bijak mengatakan, “Lebih baik Anda dipersilakan untuk bicara daripada diminta untuk diam.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasihati, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari) [Mh]

 

 

 

 

Tags: Satu Mulut Dua Telinga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fakta Wafatnya Ustaz Syahroni Mardani

Next Post

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Next Post
Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    4819 shares
    Share 1928 Tweet 1205
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    527 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1730 shares
    Share 692 Tweet 433
  • PCA Jatiasih dan Divisi Keakhawatan Masjid Almanie Buka Kelas Tahsin Angkatan Kedua

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7853 shares
    Share 3141 Tweet 1963
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3388 shares
    Share 1355 Tweet 847
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2849 shares
    Share 1140 Tweet 712
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5240 shares
    Share 2096 Tweet 1310
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga