• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 19 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Satu Mulut Dua Telinga

31/01/2024
in Nasihat
Sedikit Bicara Banyak Mendengar

Ilustrasi, foto: the-eastbridge-school

83
SHARES
641
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SATU mulut dua telinga menunjukkan tanda: bicara yang baik-baik, atau diam.

Kalau dirata-ratakan aktivitas kita dalam sehari, lebih banyak mana: bicara atau mendengar?

Ketika kita ingin bertemu dengan anak-anak di rumah, coba perhatikan: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan suami atau istri di rumah, coba periksa: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Ketika kita ingin bertemu dengan teman dan sahabat, coba simak: kita ingin mendengarkan sesuatu atau ingin mengatakan sesuatu.

Jawabannya bergantung pada kepribadian kita. Banyaknya pengetahuan atau wawasan tidak serta merta menstimulus seseorang ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Sebaliknya, sedikitnya ilmu atau wawasan tidak juga menstimulus seseorang untuk lebih banyak mendengarkan daripada mengatakan.

Orang yang lebih ingin banyak mendengarkan biasanya mereka yang berempati tinggi, Ia seperti wadah yang siap menampung dan mengolahnya menjadi ekspresi empati: prihatin, memuji, atau ikut bersedih.

Tipe orang ini sangat disukai banyak orang. Ia seperti cermin yang bisa memantulkan sosok wajah di hadapannya.

Orang yang ingin lebih banyak mengatakan biasanya mereka yang berempati minim. Yang dipersepsikan dari dirinya terhadap orang di hadapannya adalah ‘pelampiasan’.

Itulah kenapa, biasanya yang lebih banyak dikatakan seseorang adalah tentang keadaan subjektivitas dirinya, atau keadaan orang lain melalui sudut pandang dirinya.

Bisa dikatakan, dasarnya lebih banyak pada ego, bukan pengetahuan. Lebih banyak tentang ungkapan perasaan daripada ilmu atau wawawan. Kalau pun nyerempet pada ilmu dan wawasan, biasanya tak jauh dari tafsiran.

Bayangkan jika dua atau tiga orang bertipe ini saling bercakap-cakap. Yang pertama bicara tentang A, yang kedua bicara tentang B, dan yang ketiga bicara tentang C. A, B, dan C adalah tema tentang diri masing-masing. Maka, akan saling tidak nyambung.

Masalah ini pula yang kerap menjadikan dua pihak yang berselisih pendapat sulit mendapatkan titik temu. Bukan karena pendapatnya yang berbeda. Tapi, karena keduanya bertipe sama: ingin lebih banyak mengatakan daripada mendengarkan.

Ilmu dan akhlak akan mengantarkan seseorang untuk lebih suka mendengarkan daripada mengatakan. Dan karakter kepemimpinan akan menggiring seseorang untuk menjadi mereka yang paling terakhir mengatakan.

Orang bijak mengatakan, “Lebih baik Anda dipersilakan untuk bicara daripada diminta untuk diam.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasihati, “Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari) [Mh]

 

 

 

 

Tags: Satu Mulut Dua Telinga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Fakta Wafatnya Ustaz Syahroni Mardani

Next Post

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Next Post
Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Kemenag dan Bappenas akan Gelar Zakat Impact Forum 2024

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Sikap Suami Menghadapi Istri yang Cerewet

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

Paket Gizi Bantu Masyarakat di Pelosok Malang Cegah Stunting

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9353 shares
    Share 3741 Tweet 2338
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2413 shares
    Share 965 Tweet 603
  • DPR RI, OJK, dan BSI Perkuat Literasi Masyarakat untuk Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11769 shares
    Share 4708 Tweet 2942
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4236 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • OJK Ungkap Data Mencengangkan: Kerugian Investasi Bodong Tembus Rp142 Triliun, Jabar Jadi Juaranya Laporan Terbanyak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga