• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 22 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Bercermin dari Kampung Halaman

07/04/2024
in Nasihat
Bahagia Itu Relatif

Ilustrasi, foto: Pinterest

95
SHARES
727
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PULANG kampung punya makna tersendiri. Manfaatkan momen itu untuk bercermin diri.

Apa yang bisa diambil dari perjalanan pulang kampung? Tentu bukan sekadar capek dan mahal. Tapi, di situlah ada cerminan diri tentang dari mana kita berawal.

Kampung halaman adalah juga tanah kelahiran. Di situlah kita dilahirkan dan dibesarkan. Tumbuh dan berkembang dari keberkahan sumber daya sekitar.

Berada kembali di sana seperti menyegarkan memori tentang masa lalu. Tentang menyatunya keadaan diri dengan alam asri yang mungkin mulai berubah.

Ada perubahan di dua sisi. Dari sisi titik nol, tempat tanah kelahiran, juga dari diri kita. Semua perubahan itu lazim dan biasa. Kecuali, perubahan keadaan diri yang kian jauh dari sifat alami alam di kampung halaman.

Alam sekitar saat itu menyediakan apa saja tanpa pamrih. Tanpa mengharap pujian dan pencitraan. Begitulah Allah subhanahu wata’ala mendesain alam kampung halaman yang jujur, tulus, dan apa adanya.

Karena hasil dari bentukan lingkungan alam, kita pun saat itu jujur, tulus, dan apa adanya. Seribu satu idealisme melanglang tinggi seiring kepergian kita mengejar mimpi dan cita-cita.

Adakah yang berubah? Ya, adakah yang berubah dari diri kita, antara saat kita kecil dengan saat ini. Bagaimana kita memandang orang-orang yang kita cintai dari tanah kampung halaman ini?

Dulu saat berangkat, kita bertolak dengan iringan tuntutan dukungan dari mereka: dari orang tua, sanak kerabat, dan alam yang asri itu.

Kini, apakah tuntutan juga yang masih kita alamatkan untuk mereka? Padahal, mereka yang dulu jauh berbeda dengan yang sekarang. Kini mereka sudah kehilangan sumberdaya begitu banyak. Tua dan rapuh.

Sepatutnya, bukan lagi kita yang masih mengharapkan ‘tangan’ mereka. Merekalah yang pantas berharap ‘tangan’ dari kita.

Cinta memang tak pernah mengenal kata ‘lapuk’. Fisik dan tenaga boleh saja menyusut, tapi cinta mereka tetap hangat seperti dulu. Itulah cerminan lain dari keadaan asal jiwa kita yang mungkin mulai sirna.

Siapa pun kita saat ini, kampung halaman tetap seperti dulu menyambut kita: jujur, tulus, dan apa adanya.

Beruntungnya jika ‘cinta-cinta’ lama masih bisa menyambut kita. Bayangkan jika ‘cinta-cinta’ itu telah pergi selamanya. Dan saat itulah kita hanya bisa menekuri jejaknya.

Cermin alami itu begitu jernih memantulkan ‘wajah’ kita apa adanya. Kita yang dulu jujur, tulus, dan apa adanya. Bias-bias pantulan sosok kita saat ini begitu nyata.

Ah, rasanya memang ada yang berubah. Dan memang selalu ada yang berubah. Begitulah alam memandu kita menuju rute hidup baru.

Tinggal diri kita yang bisa menjawab: berubah menuju yang baik, atau buruk di bawah standar yang jujur, tulus, dan apa adanya. [Mh]

 

 

Tags: Bercermin dari Kampung Halaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Delapan, Manajemen Berbelanja

Next Post

Satu Bus Bersama Malaikat Maut

Next Post
Satu Bus Bersama Malaikat Maut

Satu Bus Bersama Malaikat Maut

Review Bahan Crinkle Airflow untuk Outfit Lebaran 2023

Review Bahan Crinkle Airflow untuk Outfit Lebaran 2024

KH Bachtiar Nasir Suarakan Risalah Jakarta untuk Kemerdekaan Palestina

KH Bachtiar Nasir Suarakan Risalah Jakarta untuk Kemerdekaan Palestina

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9153 shares
    Share 3661 Tweet 2288
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    705 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4142 shares
    Share 1657 Tweet 1036
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1221 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2364 shares
    Share 946 Tweet 591
  • Beberapa Tips untuk Membantu Melindungi Kulit dari Paparan Sinar UV

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga