• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 17 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Allah Titipkan Cinta-Nya Melalui Ibu

Semua kita lahir dari ibu. Ia mencintai kita melebihi untuk dirinya sendiri. Ia layani kita dua puluh empat jam penuh tanpa libur dan cuti. Tujuh hari dalam sepekan. Dan seterusnya dalam bilangan tahun.

17/05/2021
in Nasihat, Unggulan
Allah Titipkan Cinta-Nya Melalui Ibu

Ilustrasi, foto: LaunchGood

84
SHARES
648
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Allah subhanahu wata’ala menitipkan cinta-Nya kepada manusia melalui ibu. Tak ada titipan yang lebih berat di dunia ini melebihi itu. Prosesnya begitu panjang. Berat. Capek. Tapi juga membahagiakan.

Itulah peran ibu untuk kita semua. Sebuah peran luar biasa hingga Allah mensejajarkan amal ibadah dengan balasan baik seorang anak untuk ibu dan ayah. Ia subhanahu wata’ala juga mensejajarkan ridha dan murkaNya dari sosok ibu. Selama tidak untuk bermaksiat kepadaNya.

Allah titipkan cinta untuk ibu. Dengan cinta itu, ibu ridha menjalani semua hal berat itu. Sembilan bulan menggendong-gendong kita tanpa pernah ia lepas, walau sedetik pun. Makin hari makin berat beban ia rasakan. Persis seperti menggendong tabung gas warna melon.

Bagi siapa pun yang ingin merasakan beban berat itu, silakan dicoba. Ikat tabung gas itu di perut kita. Jangan pernah lepas kemana pun kita ada. Dan apa pun yang kita lakukan. Silakan rasakan. Bukan untuk hitungan jam. Melainkan bulan.

Puncak dari beban luar biasa itu saat kita lahir. Hal yang paling kuat melekat di momen itu satu: darah. Belum pernah ada darah alami mengalir sebegitu banyaknya dari tubuh seorang manusia selain di momen itu.

Sakitkah? Silakan bayangkan sendiri rasanya. Karena taruhannya bukan main-main. Yaitu, kematian. Persis seperti duel maut satu lawan satu dalam perang zaman dulu. Hidup atau mati.

Selanjutnya, Allah juga menitipkan cinta lain kepada ibu untuk kita. Sebuah cinta yang tak pernah muncul secara alami dari manusia ke manusia lain selain ini. Ia begitu tulus. Tanpa imbalan. Tanpa pujian dan penghargaan.

Wujud cinta itu mengalir dalam setiap nafas ibu. Ia relakan dirinya menderita demi kebahagiaan kita. Ia relakan seribu satu rasa sakit di setiap langkah geraknya demi kesenangan kita. Senyum dan air mata ibu adalah seluruh rasa yang ia korbankan untuk kebaikan kita.

Hampir semua tugas di bumi ini bisa dilakukan dengan sambilan. Bisa ditinggal beberapa saat. Bisa diserahtugaskan ke orang lain karena ingin mengerjakan urusan lain. Tapi tidak demikian dengan tugas ibu untuk kita. Mulai dari masa hamil hingga kita mampu berdiri sendiri.

Berikutnya, adakah penghargaan istimewa untuk ibu? Dari negara misalnya seperti layaknya penghargaan seorang pahlawan. Atau dari orang-orang dekatnya. Atau bahkan dari anaknya sendiri.

Rasanya tidak. Tugas berat ibu seolah seperti sebuah kemestian yang memang harus berlalu seperti itu. Bahkan kadang suatu saat, ia juga mengulangi tugas beratnya itu untuk putera-puteri anak-anaknya yang sudah berumah tangga.

Ia ulangi baktinya itu untuk mengurus dan merawat bayi-bayi putera-puterinya yang tak sempat lagi menjadi ibu yang sempurna. Lagi-lagi tanpa imbalan. Tanpa ada sedikit pun sebuah penghargaan.

Suatu saat, ia akan hidup sendiri. Sendiri melalui masa usia tuanya. Sendiri melalui usia rentanya. Sendiri melalui masa pikunnya. Sendiri melalui masa tidak sehatnya. Sendiri untuk menemui hembusan nafas terakhirnya.

Ibu, Allah telah titipkan cintaNya kepada umat manusia melalui baktimu. Kaulah pahlawan yang sebenarnya. Dan, kaulah sebenarnya wujud cinta Allah yang agung itu.

Salam cinta untuk semua ibu. Cinta Allah yang telah kau pantulkan melalui baktimu itu akan terus menyinari alam ini. Dan keagungannya akan abadi untuk masa hidupmu berikutnya. (Mh)

Tags: MuhasabahNasihat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ujian Sekolah, Menghubungkan Alquran dengan Kisah Hidup Sehari-Hari

Next Post

Vlogger Asal Jerman Christian Betzmann Masuk Islam

Next Post
Vlogger Asal Jerman Christian Betzmann Masuk Islam

Vlogger Asal Jerman Christian Betzmann Masuk Islam

Resep JSR Atasi Nyeri Haid dan Keputihan

Resep JSR Atasi Nyeri Haid dan Keputihan

LAZ Al Azhar – MTT Sediakan Posko Medis Bagi Penyintas Banjir Kalimantan Selatan

LAZ Al Azhar - MTT Sediakan Posko Medis Bagi Penyintas Banjir Kalimantan Selatan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9341 shares
    Share 3736 Tweet 2335
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1290 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Houthi Bantah Serang Mekah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4810 shares
    Share 1924 Tweet 1203
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2409 shares
    Share 964 Tweet 602
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4232 shares
    Share 1693 Tweet 1058
  • BAZNAS dan LPAI Jalin Kerja Sama Fundraising untuk Perkuat Program Perlindungan Anak

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga