• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Umair bin Wahb Menyadari Kemuliaan Islam

22/08/2022
in Kisah, Unggulan
Umair bin Wahb Menyadari Kemuliaan Islam

Foto: Unsplash

97
SHARES
749
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UMAIR bin Wahb duduk merenungkan ajaran Islam yang begitu pemaaf dan Rasulullah yang begitu mulia. Ia teringat sepak terjangnya di Perang Badar.

Ia juga ingat masa lalunya di Mekkah yang dengan sekuat tenaga memerangi Rasulullah dan pengikutnya. Lalu, ia datang ke Madinah membawa pedang untuk membunuh Rasulullah.

Semua kenangan pahit itu, hanya dalam sekejap terhapus dengan ucapan “La ilaha illallah, Muhammadur-Rasulullah”. Alangkah pemaafnya Islam ini.

Baca Juga: Keluarga yang Berlimpah Kemuliaan Karena Al-Quran

Umair bin Wahb Menyadari Kemuliaan Islam

Hanya dalam sekejap, Islam menghapus kesalahan-kesalahan masa lalu.

Hanya dalam sekejap, kaum muslimin melupakan semua tindakan jahat dan permusuhannya terdahulu, dan membukakan pintu untuk dirinya dengan penuh kasih sayang.

Begitukah yang terjadi, padahal pedang yang dulu menyakiti mereka berkilau di hadapan mereka?

Semua kesalahan dan kejahatan itu dilupakan. Yang ada sekarang hanyalah seorang Umair yang sudah masuk Islam dan menjadi bagian dari mereka. Memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti mereka.

Begitu mudahkan? Padahal baru saja Umar bin  Khaththab hendak membunuhnya. Dan sekarang, ia lebih disukai Umar daripada anaknya sendiri.

Jika satu detik kejujuran yaitu ketika dia mengumumkan keislamannya, mendapatkan penghargaan begitu besar dari Islam, maka Islam adalah agama yang sangat mulia.

Dalam sekejap, Umair mengetahui kewajibannya sebagai muslim. Ia harus membelanya seperti dulu ia memeranginya.

Ia harus memperjuangkannya seperti dulu ia memperjuangkan kesyirikan dan menyuguhkan kejujuran, jihad, serta ketaatan agar mendapat ridha Allah dan Rasul-Nya.

Suatu hari, ia datang menemui Nabi dan berkata, “Ya Rasulullah, dahulu aku berjuang untuk memadamkan cahaya Allah dan sangat jahat terhadap orang yang memeluk agama.

Allah ‘Azza wa Jalla. Karena itu, sekarang, izinkan aku pergi ke Mekah. Aku akan mengajak mereka ke jalan Allah dan Rasul-Nya, ke jalan Islam.

Semoga mereka diberi hidayah oleh Allah. Kalau tidak, aku akan menyakiti mereka karena tetap bersikeras dengan agama mereka, sebagaimana dahulu aku menyakiti kaum muslimin karena bersikeras berpegang pada Islam.”

Sumber:  60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom

[Ai/Ln]

Tags: Umair bin Wahb Menyadari Kemuliaan Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Empat Tingkatan Jihad Menurut Ibnu Qayyim

Next Post

Memaafkan Orang Lain

Next Post
Dilema antara Ibu dan Istri

Memaafkan Orang Lain

Rasul dari Kalangan Jin

Tiga Alasan Kenapa Tayangan Horor begitu Laku

Bacaan ayat kursi beserta artinya

Bacaan Ayat Kursi beserta Artinya

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1871 shares
    Share 748 Tweet 468
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3553 shares
    Share 1421 Tweet 888
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8048 shares
    Share 3219 Tweet 2012
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11195 shares
    Share 4478 Tweet 2799
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2165 shares
    Share 866 Tweet 541
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4487 shares
    Share 1795 Tweet 1122
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga