• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Memaafkan Orang Lain

25/12/2022
in Nasihat, Unggulan
Dilema antara Ibu dan Istri

Ilustrasi, foto: Pinterest

87
SHARES
669
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MINTA maaf merupakan hal yang berat dilakukan. Dan lebih berat lagi memaafkan kesalahan orang lain.

Secara jujur, jika kita mampu membalas keburukan yang dilakukan orang lain, maukah kita memaafkannya?

Rasanya tidak. Lain halnya jika kita tidak mampu membalas, mungkin memaafkan menjadi pilihan yang terpaksa dilakukan.

Memaafkan bisa dibilang berada di atas kerelaan untuk minta maaf. Meskipun minta maaf atas kesalahan yang dilakukan juga bukan perkara ringan.

Biasanya, orang akan gengsi untuk minta maaf. Terlebih lagi terhadap orang yang ‘posisi’nya berada di bawah kita. Seperti, adik, anak, bawahan, dan lainnya.

Tidak heran jika Allah subhanahu wata’ala mengabarkan bahwa salah satu ciri para penghuni surga adalah mereka yang mampu menahan marah dan mudah memaafkan.

“(Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain…” (QS. 3: 134)

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mencontohkan ini. Ketika Mekah ditaklukan umat Islam, warganya pasrah apa yang akan dilakukan Rasulullah dan pasukannya.

Hal ini karena mereka mengakui kejahatan yang luar biasa terhadap Rasul dan para sahabatnya. Mereka telah menyiksa, membunuh, mengusir, dan terakhir memerangi.

Mereka pasrah ketika Rasulullah dan para sahabatnya kini menguasai nasib mereka. Sepertinya, mereka membayangkan nasib buruk yang akan terjadi.

Namun, apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Mereka dimaafkan Nabi. Mereka pun diberikan kehormatan untuk memilih: masuk Islam atau tetap kafir tapi terikat dalam kesepakatan.

Namun, sebagian besar mereka lebih memilih masuk Islam. Mereka begitu jatuh cinta dengan akhlak mulia yang diajarkan Islam dan dicontohkan Nabinya.

Kelak, dari merekalah akan lahir pejuang-pejuang dan para ulama di masa depan. Dan itulah wajah Mekah saat ini.

Ada sisi lain yang bisa menjadi pelajaran dari sifat memaafkan. Yaitu, mereka yang berbuat salah baru menyadari kesalahannya ketika mereka dimaafkan. Meskipun awalnya mereka tidak minta maaf.

Kesadaran yang sempurna tidak pernah datang dari keterpaksaan. Tidak juga dari ketakutan. Tapi dari kearifan untuk memaafkan.

Bukan itu saja. Dengan kearifan untuk memaafkan ini, orang yang dulu selalu menargetkan keburukan untuk kita, akan berbalik total. Mereka berubah menjadi sahabat yang setia.

Inilah tangga-tangga akhlak seorang muslim. Meminta maaf memang bukan perkara gampang, karena ada gengsi di situ.

Dan lebih berat lagi kerelaan untuk memaafkan, dengan permintaan maaf dari mereka atau tidak. Allah subhanahu wata’ala Maha Pemaaf dan mencintai orang yang suka memaafkan. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Memaafkan Orang Lain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Umair bin Wahb Menyadari Kemuliaan Islam

Next Post

Tiga Alasan Kenapa Tayangan Horor begitu Laku

Next Post
Rasul dari Kalangan Jin

Tiga Alasan Kenapa Tayangan Horor begitu Laku

Bacaan ayat kursi beserta artinya

Bacaan Ayat Kursi beserta Artinya

Kelompok mukmin yang dapat naungan Allah

Kelompok Mukmin yang Dapat Naungan Allah di Hari Kiamat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8244 shares
    Share 3298 Tweet 2061
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Menghina Allah dalam Hati

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4228 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11269 shares
    Share 4508 Tweet 2817
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4550 shares
    Share 1820 Tweet 1138
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga