• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Sumaira Binti Qais Teladan Cinta yang Mendahulukan Rasulullah

08/09/2026
in Kisah
Sumaira Binti Qais Teladan Cinta yang Mendahulukan Rasulullah

Sumber: Pixabay

66
SHARES
504
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI ANTARA deretan wanita mulia yang hidup bersama Rasulullah, ada satu nama yang mungkin belum begitu akrab di telinga banyak orang: Sumaira binti Qais Al-Anshariyah. Namanya tidak banyak muncul dalam riwayat yang panjang, tetapi satu peristiwa yang diabadikan sejarah telah menjadikannya simbol keteguhan iman dan kecintaan luar biasa kepada Rasulullah.

Sumaira berasal dari kalangan Anshar, tepatnya Bani Dinar di Madinah. Ia termasuk perempuan yang memeluk Islam, berbaiat kepada Rasulullah, dan mendampingi perjuangan kaum Muslimin pada masa-masa awal dakwah. Ia juga dikenal sebagai ibu dari beberapa sahabat yang ikut berjihad di jalan Allah.

Baca Juga: Menyelami Rahasia Surat Al Araf sebagai Cahaya Petunjuk

Sumaira Binti Qais Teladan Cinta yang Mendahulukan Rasulullah

Kesabaran yang Menggetarkan Hati

Peristiwa paling terkenal dalam hidup Sumaira terjadi setelah Perang Uhud. Saat itu, Madinah dipenuhi kepanikan karena tersebar kabar bahwa Rasulullah gugur di medan perang. Penduduk berhamburan keluar untuk memastikan keadaan beliau, termasuk Sumaira.

Di tengah perjalanan, seseorang mengabarkan bahwa putranya, Nu’man, telah syahid. Belum sempat ia mengusap air mata, datang kabar berikutnya bahwa putranya yang lain, Sulaim, juga gugur. Bahkan beberapa riwayat menyebut suami dan kerabat dekatnya turut syahid pada hari yang sama. Meski demikian, Sumaira tidak larut dalam ratapan. Kalimat yang pertama keluar dari lisannya justru, “Bagaimana keadaan Rasulullah?”

Ketika akhirnya ia melihat Rasulullah masih hidup, wajahnya dipenuhi rasa syukur. Ia kemudian mengucapkan kalimat yang begitu masyhur:

“Setiap musibah setelah engkau, wahai Rasulullah, terasa ringan.”

Ucapan ini bukan berarti ia tidak mencintai keluarganya. Sebaliknya, ia sangat menyayangi mereka. Namun cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya berada di atas segala kecintaan duniawi.

Sifat yang Patut Diteladani

Ada beberapa akhlak indah yang dapat kita pelajari dari Sumaira binti Qais.

Pertama, iman yang kokoh. Dalam keadaan kehilangan orang-orang tercinta, ia tetap mampu menenangkan hati dengan mengingat Rasulullah. Ia memahami bahwa keselamatan agama lebih besar daripada kehilangan harta maupun keluarga.

Kedua, sabar yang aktif. Kesabaran Sumaira bukan berarti tidak merasakan sedih. Ia tetap seorang ibu yang kehilangan anak-anaknya. Namun ia memilih bersabar tanpa menyalahkan takdir Allah, bahkan menerima syahidnya putra-putranya sebagai kemuliaan.

Ketiga, mendidik keluarga dalam ketaatan. Anak-anak Sumaira tumbuh menjadi pejuang Islam. Nu’man, Adh-Dhahhak, dan Sulaim dikenal sebagai sahabat yang ikut berjihad bersama Rasulullah. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pendidikan iman yang dibangun di dalam rumahnya.

Pelajaran untuk Muslimah Masa Kini

Kisah Sumaira mengajarkan bahwa cinta kepada Rasulullah bukan sekadar diucapkan dalam shalawat, tetapi dibuktikan dengan menjadikan ajaran beliau sebagai prioritas hidup. Di zaman sekarang, ujian mungkin bukan lagi medan perang, melainkan godaan dunia, kesibukan, dan kecintaan berlebihan kepada hal-hal yang melalaikan.

Ketika hati mulai dipenuhi kegelisahan karena kehilangan sesuatu, kisah Sumaira mengingatkan kita bahwa masih ada nikmat yang jauh lebih besar: iman dan petunjuk Allah. Selama keduanya tetap terjaga, setiap musibah akan terasa lebih ringan untuk dihadapi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Semoga Allah menghimpunkan kita bersama para sahabat yang hatinya dipenuhi cinta kepada Rasulullah dan menanamkan kesabaran seperti yang dimiliki Sumaira binti Qais. [DW]

Tags: Sumaira Binti Qais Teladan Cinta yang Mendahulukan Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tsabitah Binti Yu’ar Sosok yang Mengajarkan Arti Memerdekakan Sesama

Next Post

Menkes Waspadai Gangguan Kesehatan yang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Next Post
Menkes Waspadai Gangguan Kesehatan yang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Menkes Waspadai Gangguan Kesehatan yang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

ParagonCorp dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Mengembangkan Kapabilitas Inovasi Berbasis Sains di Indonesia

ParagonCorp dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset untuk Mengembangkan Kapabilitas Inovasi Berbasis Sains di Indonesia

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga