• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Perpisahan Abu Dzar dengan Istri dan Anaknya

29/04/2024
in Kisah
Sebelas Amalan yang Mendatangkan Rizki

Foto: Unsplash

109
SHARES
842
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perpisahan Abu Dzar dengan Istri dan Anaknya

Sungguh Abu Dzar hidup menjalani wasiat Rasulullah, dan ditempatnya corak hidupnya sesuai dengan wasiat itu, hingga iapun menjadi hati nurani masyarakat dari ummat dan bangsanya.

Berkata Ali: “Tak seorangpun tinggal sekarang ini yang tidak memperdulikan celaan orang dalam menegakkan agama Allah, kecuali Abu Dzar!”

Hidupnya dibaktikan untuk menentang penyalahgunaan kekuasaan dan penumpukkan harta! Untuk menjatuhkan yang salah dan menegakkan yang benar!

Baca Juga: Pesan Rasulullah kepada Abu Dzar

Perpisahan Abu Dzar dengan Istri dan Anaknya

Mengambil alih tanggung jawab untuk menyampaikan nasihat dan peringatan!

Mereka larang ia memberikan fatwa, tapi suaranya bertambah lantang, katanya kepada yang melarang itu:

“Demi Tuhan yang nyawaku berada di tangan-Nya! Seandainya tuan-tuan menaruh pedang di atas pundakku, sedang menurut rasa hatiku masih ada kesempatan untuk menyampaikan ucapan Rasulullah yang kudengar daripadanya, pastilah akan kusampaikan juga sebelum tuan-tuan menebas batang leherku!

Wahai, kenapa Kaum Muslimin tak hendak mendengarkan nasihat dan tutur katanya waktu itu! Seandainya mereka dengarkan, pastilah fitnah yang berkobar dan berlarut-larut, yang menjerumuskan pemerintah dan masyarakat Islam pada bahaya, padam dan mati dalam kandungan.

Sekarang Abu Dzar sedang menghadapi sakaratul maut di Rabadzah, suatu tempat yang dipilihnya sebagai tempat kediaman setelah terjadi perbedaan pendapat dengan Utsman radhiyallahu ‘anhu.

Nah marilah kita renungkan, untuk melepas kepergian orang besar ini, dan menyaksikan akhir kesudahan dari kehidupannya yang luar biasa!

Seorang perempuan kurus yang berkulit kemerah-merahan dan duduk dekatnya menangis. Perempuan itu adalah isterinya.

Abu Dzar bertanya kepadanya: “Apa yang kamu tangiskan padahal maut itu pasti datang?”

Jawabnya: “karena anda akan meninggal, padahal pada kita tak ada kain untuk kafanmu!”

Abu Dzar tersenyum dengan amat ramah, seperti halnya orang yang hendak merantau jauh, lalu berkata kepada isterinya itu:

“Janganlah menangis! Pada suatu hari, ketika saya berada di sisi Rasulullah bersama beberapa orang shahabatnya, saya dengar beliau bersabda: “Pastilah ada salah seorang di antara kalian yang akan meninggal di padang pasir liar, yang akan disaksiakan nanti oleh serombongan orang-orang beriman!”

Semua yang ada di Majlis Rasulullah itu telah meninggal di kampung dan di hadapan jama’ah Kaum Muslimin, tak ada lagi yang masih hidup di antara mereka kecuali daku. Nah, inilah daku sekarang menghadapi maut di padang pasir, maka perhatikanlah olehmu jalan.

Siapa tahu kalau-kalalu rombongan orang-orang berimana itu sudah datang! Demi Allah saya tidak bohong, dan tidak pula di bohongi!”

Dan ruhnyapun kembali ke hadirat Allah, dan benarlah tidak salah.

Kafilah yang sedang berjalan cepat di padang sahara itu terdiri atas rombongan Kaum Muslimin yang dipimpin oleh Abdullah bin Mas’ud, shahabat Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam.

Dan sebelum sampai ke tempat tujuan, Ibnu Mas’ud telah melihat sesosok tubuh, sesosok tubuh yang terbujur seperti tubuh mayat, sedang disisinya seorang wanita tua dengan seorang anak, kedua-duanya menangis.

Dibelokkannya kekang kendaraan ke tempat itu, diikuti dari belakang oleh anggota rombongan. Dan demi pandangannya jatuh ke tubuh mayat, tampak olehnya wajah shahabatnya, saudaranya seagama dan saudaranya dalam membela agama Allah, yakni Abu Dzar.

Air matanya mengucur lebat, dan di hadapan tubuh mayat yang suci itu ia berkata:

“Benarlah ucapan Rasulullah…

Anda berjalan sebatang kara…

Mati sebatang kara…

Dan dibangkitkan nanti sebantang kara!”

Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu pun duduk. lalu diceritakan kepada para shahabatnya maksud dari pujian yang diucapkannya itu:

“Anda berjalan seorang diri, mati seorang diri dan dibangkitkan nanti seorang diri!” [Ln]

Tags: Perpisahan Abu Dzar dengan Istri dan Anaknya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gambar Kopi Boikot di Depan Ka’bah Bikin Geram, Ini Keistimewaan Kota Makkah

Next Post

Maknai 50 Tahun Perjalanan, ChildFund International Dorong Partisipasi dan Dukungan Lebih Banyak Pihak

Next Post
Maknai 50 Tahun Perjalanan, ChildFund International Dorong Partisipasi dan Dukungan Lebih Banyak Pihak

Maknai 50 Tahun Perjalanan, ChildFund International Dorong Partisipasi dan Dukungan Lebih Banyak Pihak

Si Bungsu dan Si Sulung

Salah Itu Biasa

Saling Mencintai dan Bersaudara Antara Pimpinan Dengan Anggota

Saling Mencintai dan Bersaudara Antara Pimpinan Dengan Anggota

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8238 shares
    Share 3295 Tweet 2060
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1160 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Menghina Allah dalam Hati

    453 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11266 shares
    Share 4506 Tweet 2817
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga