• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Laila Binti Abi Hatsmah Sang Perintis Hijrah di Jalan Allah

24/08/2026
in Kisah
Laila Binti Abi Hatsmah Sang Perintis Hijrah di Jalan Allah

Sumber: Pixabay

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA Laila Binti Abi Hatsmah mungkin tidak sepopuler Khadijah, Aisyah, atau Sumayyah, tetapi perjalanan hidupnya menyimpan keberanian yang luar biasa. Ia termasuk perempuan generasi awal yang menerima Islam dan rela meninggalkan kenyamanan demi mempertahankan keimanannya.

Laila dikenal sebagai Laila binti Abi Hatsmah bin Hudzaifah bin Ghanim dari Quraisy Bani Adi. Ia merupakan istri Amir bin Rabi’ah, salah seorang sahabat Rasulullah. Dari pernikahannya, Laila memiliki seorang putra bernama Abdullah bin Amir bin Rabi’ah. Ia juga dikenal dengan kunyah Ummu Abdullah. Sumber-sumber sejarah menyebut Laila sebagai salah satu perempuan yang lebih dahulu memeluk Islam dan berbaiat kepada Rasulullah.

Baca Juga: Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

Laila Binti Abi Hatsmah Sang Perintis Hijrah di Jalan Allah

Keislaman Laila tidak berlangsung dalam suasana yang mudah. Pada masa awal dakwah di Makkah, kaum Muslimin menghadapi tekanan dan gangguan dari kaum Quraisy. Keadaan itu membuat sebagian sahabat harus mencari tempat yang lebih aman agar dapat mempertahankan agama mereka.

Laila bersama suaminya kemudian termasuk rombongan kaum Muslimin yang berhijrah menuju Habasyah. Perjalanan tersebut bukan sekadar berpindah tempat tinggal. Bagi Laila, hijrah berarti meninggalkan tanah kelahiran, lingkungan yang sudah dikenalnya, serta kenyamanan hidup demi menjaga keyakinan kepada Allah. Catatan sejarah memasukkan Laila dan Amir bin Rabi’ah dalam kelompok awal kaum Muslimin yang berhijrah ke Habasyah.

Ada satu kisah menarik yang memperlihatkan keteguhan Laila sekaligus menjadi bagian penting dari sejarah masuk Islamnya Umar bin Khattab. Ketika Laila hendak berangkat menuju Habasyah, Umar yang saat itu dikenal keras terhadap kaum Muslimin mendatanginya.

Umar bertanya ke mana Laila hendak pergi. Dengan tegas Laila menjawab bahwa mereka telah disakiti karena agama dan ingin pergi ke tempat di mana mereka dapat beribadah tanpa gangguan. Mendengar jawaban itu, Umar justru mengucapkan doa agar Allah menyertai perjalanan mereka. Laila melihat perubahan sikap tersebut sebagai sesuatu yang berbeda dari Umar sebelumnya. Ia bahkan berharap Umar kelak mendapatkan hidayah.

Kisah itu menunjukkan bahwa Laila bukan perempuan yang pasif dalam menghadapi keadaan. Ia mampu berbicara dengan tegas ketika harus mempertahankan keyakinannya. Bahkan di tengah tekanan, ia tetap menyimpan harapan bahwa orang yang selama ini memusuhinya suatu hari dapat menemukan jalan menuju Islam.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Laila kemudian menjalani dua perjalanan hijrah. Setelah hijrah ke Habasyah, ia bersama suaminya juga berhijrah menuju Madinah. Karena itu, ia dikenal sebagai salah satu sahibah al-hijratain, perempuan yang mengalami dua hijrah. Sejumlah riwayat bahkan menyebut Laila sebagai perempuan pertama yang memasuki Madinah dalam perjalanan hijrah, meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai siapa perempuan pertama yang tiba di Madinah.

Kisah Laila binti Abi Hatsmah mengajarkan bahwa perjuangan perempuan dalam sejarah Islam bukan hanya berada di balik layar. Ia turut mengambil keputusan besar, meninggalkan kampung halaman, menanggung ketidakpastian perjalanan, dan mempertahankan agama ketika tekanan datang bertubi-tubi.

Namanya mungkin tidak selalu muncul dalam kisah-kisah populer, tetapi langkahnya meninggalkan jejak penting. Laila menunjukkan bahwa keberanian tidak selalu berbentuk pertempuran. Terkadang keberanian adalah memilih iman ketika mempertahankannya membuat seseorang harus meninggalkan segala sesuatu yang dicintainya.

Dari Laila kita belajar bahwa hijrah bukan hanya perjalanan menuju tempat baru. Hijrah juga merupakan keberanian untuk memilih Allah ketika pilihan itu terasa berat. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Laila Binti Abi Hatsmah Sang Perintis Hijrah di Jalan Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kemenhaj Fasilitasi Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

Next Post

Ketika Takdir Tak Sesuai Harapan Belajarlah Percaya pada Allah

Next Post
Ketika Takdir Tak Sesuai Harapan Belajarlah Percaya pada Allah

Ketika Takdir Tak Sesuai Harapan Belajarlah Percaya pada Allah

Heboh Duit Palsu Grade A

Heboh Duit Palsu Grade A

Memahami Kata Kafir

Ragu dengan Keimanan

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9606 shares
    Share 3842 Tweet 2402
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1401 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2559 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2489 shares
    Share 996 Tweet 622
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga