• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

21/08/2026
in Kisah
Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

Sumber: Pixabay

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA Yusairah binti Yasir mungkin tidak sepopuler shahabiyah launnya. namun beliau meninggalkan warisan yang sangat berharga bagi umat Islam: kebiasaan berdzikir dengan penuh istiqamah hingga Rasulullah sendiri menjadikannya teladan.

Yusairah dikenal sebagai seorang wanita Anshar yang memiliki kecintaan besar kepada ibadah. Ia meriwayatkan salah satu hadis penting tentang dzikir yang hingga kini diamalkan oleh jutaan Muslim di seluruh dunia. Melalui dirinya, kita belajar bahwa amal yang tampak sederhana dapat memiliki nilai yang sangat agung di sisi Allah.

Baca Juga: Mengenal Ummu Waraqah, Perempuan Penghafal Al-Qur’an yang Dijuluki Syahidah oleh Rasulullah

Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

Perempuan yang selalu menghiasi lisannya dengan dzikir

Suatu hari Rasulullah melihat Yusairah dan beberapa perempuan sedang menghitung bacaan tasbih menggunakan jari-jari mereka. Beliau tidak melarang kebiasaan itu. Justru beliau memberikan tuntunan agar mereka memperbanyak bacaan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir serta menghitungnya dengan ruas-ruas jari.

Rasulullah bersabda bahwa jari-jari itu akan dimintai kesaksian pada hari kiamat. Karena itulah, beliau menganjurkan agar jari digunakan sebagai alat menghitung dzikir, sebab setiap ruasnya kelak menjadi saksi atas amal yang dilakukan.

Keistimewaan yang sering terlupakan

Kisah Yusairah mengajarkan bahwa kedekatan kepada Allah tidak selalu diukur dari banyaknya harta atau besarnya peran di hadapan manusia. Ia tidak dikenal sebagai panglima perang atau tokoh politik, tetapi dikenang karena konsistensinya menjaga hati melalui dzikir.

Dalam kehidupan sehari-hari, ia menunjukkan bahwa seorang muslimah dapat menjadikan setiap waktu sebagai ladang pahala. Saat menunggu, berjalan, atau menyelesaikan pekerjaan rumah, lisannya tetap basah mengingat Allah. Inilah bentuk ibadah yang ringan dilakukan, tetapi berat timbangannya.

Dzikir juga bukan sekadar ucapan berulang. Para ulama menjelaskan bahwa hakikat dzikir adalah menghadirkan kesadaran akan kebesaran Allah sehingga hati menjadi lebih tenang, sabar, dan mudah bersyukur. Yusairah telah mempraktikkan hal itu jauh sebelum konsep kesehatan mental dikenal pada masa kini.

Jari yang akan berbicara

Salah satu pelajaran paling menyentuh dari hadis yang diriwayatkan Yusairah adalah gambaran tentang hari kiamat. Kelak, bukan hanya lisan yang dimintai pertanggungjawaban, tetapi anggota tubuh juga akan menjadi saksi. Jari-jari yang digunakan untuk menghitung tasbih akan berbicara tentang ketaatan pemiliknya.

Pesan ini begitu mendalam. Tangan yang hari ini memegang gawai dapat menjadi saksi atas apa yang kita lakukan: apakah lebih banyak menggulir media sosial, atau juga digunakan untuk membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berdzikir. Yusairah seakan mengingatkan bahwa setiap ruas jari memiliki kesempatan menjadi saksi yang membela kita di hadapan Allah.

Teladan bagi muslimah masa kini

Di tengah kehidupan yang serba cepat, warisan Yusairah binti Yasir terasa semakin relevan. Ia mengajarkan bahwa ibadah tidak selalu membutuhkan tempat khusus atau waktu yang panjang. Dzikir dapat menjadi teman dalam perjalanan, saat memasak, bekerja, maupun sebelum tidur.

Istiqamah adalah inti dari keteladanannya. Amal kecil yang dilakukan terus-menerus lebih dicintai Allah daripada amal besar yang hanya sesekali. Karena itu, membiasakan membaca Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan La ilaha illallah setiap hari merupakan langkah sederhana untuk meneladani shahabiyah mulia ini.

Semoga Allah menghimpunkan kita bersama orang-orang yang lisannya senantiasa hidup dengan dzikir, sebagaimana Yusairah binti Yasir yang namanya terus dikenang melalui hadis yang ia riwayatkan. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Yusairah binti Yasir Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Ragam Manfaat Bawang Hitam untuk Lansia di Sini!

Next Post

Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40 Persen dan Nilai Manfaat 60 Persen

Next Post
Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40% dan Nilai Manfaat 60%

Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40 Persen dan Nilai Manfaat 60 Persen

Cara Adaptasi di Awal Menikah

Cara Adaptasi di Awal Menikah

Tari Saman Jakarta Islamic School Raih Medali Emas di World Dance Festival 2026 Korea Selatan

Tari Saman Jakarta Islamic School Raih Medali Emas di World Dance Festival 2026 Korea Selatan

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9301 shares
    Share 3720 Tweet 2325
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Tren Kecantikan Kembali Nuansa Era 2000-an

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 5 Style Hijab Tanpa Peniti yang Praktis dan Tetap Modis

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4796 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4218 shares
    Share 1687 Tweet 1055
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga