• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 25 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

21/08/2026
in Kisah
Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

Sumber: Pixabay

70
SHARES
539
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA Yusairah binti Yasir mungkin tidak sepopuler shahabiyah launnya. namun beliau meninggalkan warisan yang sangat berharga bagi umat Islam: kebiasaan berdzikir dengan penuh istiqamah hingga Rasulullah sendiri menjadikannya teladan.

Yusairah dikenal sebagai seorang wanita Anshar yang memiliki kecintaan besar kepada ibadah. Ia meriwayatkan salah satu hadis penting tentang dzikir yang hingga kini diamalkan oleh jutaan Muslim di seluruh dunia. Melalui dirinya, kita belajar bahwa amal yang tampak sederhana dapat memiliki nilai yang sangat agung di sisi Allah.

Baca Juga: Mengenal Ummu Waraqah, Perempuan Penghafal Al-Qur’an yang Dijuluki Syahidah oleh Rasulullah

Yusairah binti Yasir, Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan

Perempuan yang selalu menghiasi lisannya dengan dzikir

Suatu hari Rasulullah melihat Yusairah dan beberapa perempuan sedang menghitung bacaan tasbih menggunakan jari-jari mereka. Beliau tidak melarang kebiasaan itu. Justru beliau memberikan tuntunan agar mereka memperbanyak bacaan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir serta menghitungnya dengan ruas-ruas jari.

Rasulullah bersabda bahwa jari-jari itu akan dimintai kesaksian pada hari kiamat. Karena itulah, beliau menganjurkan agar jari digunakan sebagai alat menghitung dzikir, sebab setiap ruasnya kelak menjadi saksi atas amal yang dilakukan.

Keistimewaan yang sering terlupakan

Kisah Yusairah mengajarkan bahwa kedekatan kepada Allah tidak selalu diukur dari banyaknya harta atau besarnya peran di hadapan manusia. Ia tidak dikenal sebagai panglima perang atau tokoh politik, tetapi dikenang karena konsistensinya menjaga hati melalui dzikir.

Dalam kehidupan sehari-hari, ia menunjukkan bahwa seorang muslimah dapat menjadikan setiap waktu sebagai ladang pahala. Saat menunggu, berjalan, atau menyelesaikan pekerjaan rumah, lisannya tetap basah mengingat Allah. Inilah bentuk ibadah yang ringan dilakukan, tetapi berat timbangannya.

Dzikir juga bukan sekadar ucapan berulang. Para ulama menjelaskan bahwa hakikat dzikir adalah menghadirkan kesadaran akan kebesaran Allah sehingga hati menjadi lebih tenang, sabar, dan mudah bersyukur. Yusairah telah mempraktikkan hal itu jauh sebelum konsep kesehatan mental dikenal pada masa kini.

Jari yang akan berbicara

Salah satu pelajaran paling menyentuh dari hadis yang diriwayatkan Yusairah adalah gambaran tentang hari kiamat. Kelak, bukan hanya lisan yang dimintai pertanggungjawaban, tetapi anggota tubuh juga akan menjadi saksi. Jari-jari yang digunakan untuk menghitung tasbih akan berbicara tentang ketaatan pemiliknya.

Pesan ini begitu mendalam. Tangan yang hari ini memegang gawai dapat menjadi saksi atas apa yang kita lakukan: apakah lebih banyak menggulir media sosial, atau juga digunakan untuk membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berdzikir. Yusairah seakan mengingatkan bahwa setiap ruas jari memiliki kesempatan menjadi saksi yang membela kita di hadapan Allah.

Teladan bagi muslimah masa kini

Di tengah kehidupan yang serba cepat, warisan Yusairah binti Yasir terasa semakin relevan. Ia mengajarkan bahwa ibadah tidak selalu membutuhkan tempat khusus atau waktu yang panjang. Dzikir dapat menjadi teman dalam perjalanan, saat memasak, bekerja, maupun sebelum tidur.

Istiqamah adalah inti dari keteladanannya. Amal kecil yang dilakukan terus-menerus lebih dicintai Allah daripada amal besar yang hanya sesekali. Karena itu, membiasakan membaca Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan La ilaha illallah setiap hari merupakan langkah sederhana untuk meneladani shahabiyah mulia ini.

Semoga Allah menghimpunkan kita bersama orang-orang yang lisannya senantiasa hidup dengan dzikir, sebagaimana Yusairah binti Yasir yang namanya terus dikenang melalui hadis yang ia riwayatkan. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Yusairah binti Yasir Shahabiyah Ahli Dzikir yang Jarinya Menjadi Saksi Kebaikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Ragam Manfaat Bawang Hitam untuk Lansia di Sini!

Next Post

Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40 Persen dan Nilai Manfaat 60 Persen

Next Post
Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40% dan Nilai Manfaat 60%

Usulkan Rata-Rata BPIH Sebesar Rp107,3 Juta, Menhaj: Porsi Bipih 40 Persen dan Nilai Manfaat 60 Persen

Cara Adaptasi di Awal Menikah

Cara Adaptasi di Awal Menikah

Tari Saman Jakarta Islamic School Raih Medali Emas di World Dance Festival 2026 Korea Selatan

Tari Saman Jakarta Islamic School Raih Medali Emas di World Dance Festival 2026 Korea Selatan

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9603 shares
    Share 3841 Tweet 2401
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2557 shares
    Share 1023 Tweet 639
  • Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2488 shares
    Share 995 Tweet 622
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga