• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

12/01/2026
in Kisah, Unggulan
Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

foto: pixabay

115
SHARES
881
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH semut dan satu sendok sirup ini merefleksikan bagaimana karakter manusia bisa saja seperti apa yang dilakukan semut kecil ketika bertemu dengan harta dunia.

Sore hari memang sedang sibuk-sibuknya bagi seorang ibu untuk menyiapkan hidangan buka puasa bagi keluarganya. Tidak terkecuali ibu yang satu ini, ia sedang membuat sirup dingin nan segar.

Tanpa sengaja, ada sedikit sirup yang terjatuh ke lantai. Memang tidak banyak, kurang dari satu sendok. Tetapi kalau tidak segera dibersihkan tetap saja akan lengket. Apalagi itu jenis sirup yang kental seperti madu.

Segera saja si ibu hendak membersihkan gumpalan kecil itu di lantai. Tetapi belum lagi ia melakukannya, seekor semut datang mendekat, kemudian mencicipi sirup manis tersebut.

Semut hitam itu lantas pergi menjauh, tetapi tidak lama kemudian ia kembali dan mencicip lagi. Mungkin ia belum kenyang. Sampai akhirnya sang semut merasa sudah puas dengan nikmatnya sirup itu, ia lalu pergi.

Tanpa diduga, semut itu lagi-lagi kembali mendekati sirupnya! Apa yang terjadi? Mengapa ia terlihat mondar-mandir sejak tadi?

Si ibu terdiam memperhatikan tingkah polah semut hitam itu. Ia juga penasaran apa yang hendak dilakukan sang semut.

Terjawab sudah apa yang diinginkan semut itu sebenarnya. Rupanya ia ingin menikmati lebih jauh lagi, dan menguasai sirup itu sebanyak-banyaknya.

Tanpa pikir panjang, sang semut nekat menerobos masuk ke dalam gumpalan sirup! Mungkin ia berpikir betapa beruntungnya jika berada di tengah-tengah makanan nikmat itu.

Apa daya, sirup pekat itu melengket dengan seluruh tubuhnya dan akhirnya ia mati di tengah-tengah gumpalan makanannya sendiri.

Si ibu yang masih memperhatikan kejadian itu geleng kepala. Sebab biasanya semut itu suka berbagi. Ia bergumam.

“Bukankah semut itu sudah cukup puas mencicipi sirup tersebut berulang-ulang? Rupanya ia tamak dan menuruti nafsunya. Maka jadilah ia tenggelam dalam kerakusannya sendiri.”

Baca Juga: Amal Semut Bisa Senilai Gajah

Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

Begitulah dunia. Hanya bagaikan satu sendok sirup saja. Bahkan Rasulullah mengumpamakan dunia lebih rendah nilainya daripada sayap nyamuk.

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ الله جَنَاحَ بَعُوضَةٍ ، مَا سَقَى كَافِراً مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir.”

(Hadist Riwayat Tirmidzi)

Oleh karena itu, seorang muslim sepantasnya belajar dari kisah semut hitam itu agar menjauhi sifat tamak. Karena sifat ini hanya akan menjerumuskan diri kita sendiri.

Salam Hijrah.[ind]

Sumber: https://t.me/semangatsubuh

 

Tags: kisah semutsatu sendok sirupsemutSifat manusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengembangkan Rasa Tanggung Jawab Anak melalui Pengasuhan Hewan Peliharaan

Next Post

Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Next Post
Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Manusia Makhluk yang Pandai Menunda

Nasihat untuk Anak yang Belum Mandiri dan Sifatnya Belum Stabil

Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026

Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2985 shares
    Share 1194 Tweet 746
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9040 shares
    Share 3616 Tweet 2260
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4089 shares
    Share 1636 Tweet 1022
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4730 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11666 shares
    Share 4666 Tweet 2917
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga