• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

12/01/2026
in Kisah, Unggulan
Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

foto: pixabay

116
SHARES
895
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH semut dan satu sendok sirup ini merefleksikan bagaimana karakter manusia bisa saja seperti apa yang dilakukan semut kecil ketika bertemu dengan harta dunia.

Sore hari memang sedang sibuk-sibuknya bagi seorang ibu untuk menyiapkan hidangan buka puasa bagi keluarganya. Tidak terkecuali ibu yang satu ini, ia sedang membuat sirup dingin nan segar.

Tanpa sengaja, ada sedikit sirup yang terjatuh ke lantai. Memang tidak banyak, kurang dari satu sendok. Tetapi kalau tidak segera dibersihkan tetap saja akan lengket. Apalagi itu jenis sirup yang kental seperti madu.

Segera saja si ibu hendak membersihkan gumpalan kecil itu di lantai. Tetapi belum lagi ia melakukannya, seekor semut datang mendekat, kemudian mencicipi sirup manis tersebut.

Semut hitam itu lantas pergi menjauh, tetapi tidak lama kemudian ia kembali dan mencicip lagi. Mungkin ia belum kenyang. Sampai akhirnya sang semut merasa sudah puas dengan nikmatnya sirup itu, ia lalu pergi.

Tanpa diduga, semut itu lagi-lagi kembali mendekati sirupnya! Apa yang terjadi? Mengapa ia terlihat mondar-mandir sejak tadi?

Si ibu terdiam memperhatikan tingkah polah semut hitam itu. Ia juga penasaran apa yang hendak dilakukan sang semut.

Terjawab sudah apa yang diinginkan semut itu sebenarnya. Rupanya ia ingin menikmati lebih jauh lagi, dan menguasai sirup itu sebanyak-banyaknya.

Tanpa pikir panjang, sang semut nekat menerobos masuk ke dalam gumpalan sirup! Mungkin ia berpikir betapa beruntungnya jika berada di tengah-tengah makanan nikmat itu.

Apa daya, sirup pekat itu melengket dengan seluruh tubuhnya dan akhirnya ia mati di tengah-tengah gumpalan makanannya sendiri.

Si ibu yang masih memperhatikan kejadian itu geleng kepala. Sebab biasanya semut itu suka berbagi. Ia bergumam.

“Bukankah semut itu sudah cukup puas mencicipi sirup tersebut berulang-ulang? Rupanya ia tamak dan menuruti nafsunya. Maka jadilah ia tenggelam dalam kerakusannya sendiri.”

Baca Juga: Amal Semut Bisa Senilai Gajah

Kisah Semut dan Satu Sendok Sirup

Begitulah dunia. Hanya bagaikan satu sendok sirup saja. Bahkan Rasulullah mengumpamakan dunia lebih rendah nilainya daripada sayap nyamuk.

لَوْ كَانَت الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ الله جَنَاحَ بَعُوضَةٍ ، مَا سَقَى كَافِراً مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

“Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir.”

(Hadist Riwayat Tirmidzi)

Oleh karena itu, seorang muslim sepantasnya belajar dari kisah semut hitam itu agar menjauhi sifat tamak. Karena sifat ini hanya akan menjerumuskan diri kita sendiri.

Salam Hijrah.[ind]

Sumber: https://t.me/semangatsubuh

 

Tags: kisah semutsatu sendok sirupsemutSifat manusia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengembangkan Rasa Tanggung Jawab Anak melalui Pengasuhan Hewan Peliharaan

Next Post

Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Next Post
Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Kenali Tren Makeup Tahun 2026 yang akan Mendominasi

Manusia Makhluk yang Pandai Menunda

Nasihat untuk Anak yang Belum Mandiri dan Sifatnya Belum Stabil

Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026

Alasan Kawasan Adat Baduy Dalam Ditutup untuk Wisatawan Mulai 20 Januari 2026

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9479 shares
    Share 3792 Tweet 2370
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11821 shares
    Share 4728 Tweet 2955
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1338 shares
    Share 535 Tweet 335
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4847 shares
    Share 1939 Tweet 1212
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4284 shares
    Share 1714 Tweet 1071
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2448 shares
    Share 979 Tweet 612
  • Hukum Sesama Besan Menikah

    788 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Tips Sebelum Berpergian Menggunakan Kereta Api

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tetap Dakwah meski Sakit Parah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2507 shares
    Share 1003 Tweet 627
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga