• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Rasulullah Muhammad Mendapat Wahyu Pertama

03/04/2025
in Kisah, Unggulan
Wajah Putih Bersinar atau Hitam di Hari Kiamat Ditentukan Sejak di Dunia

(foto: Pixabay)

104
SHARES
803
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

INILAH kisah Rasulullah Muhammad mendapat wahyu pertama. Ketika berusia genap 40 tahun, mulai tampak tanda-tanda nubuwah di dalam diri Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Di antara tanda-tanda itu adalah mimpi yang hakiki di dalam tidur, beliau tidak pernah melihat sesuatu melainkan ada sesuatu yang datang menyerupai fajar subuh.

Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dijuluki Al-Amin karena perkataannya yang lemah lembut, sifatnya yang mulia, paling terjaga jiwanya, paling terpuji kebaikannya, paling baik memenuhi janji, dan paling bisa dipercaya.

Keadaan Muhammad juga digambarkan Ummul Mukminin Khadijah.

Ketika Rasulullah berusia hampir empat puluh tahun dan diangkat menjadi Rasul, selama bulan Ramadan, satu bulan penuh, sesuatu yang disukainya adalah mengasingkan diri.

Dalam bahasa Arab disebut dengan istilah tahannuts.

Sebagai bekal, beliau membawa roti dari gandum dan air, kalau perbekalan habis, beliau pulang ke rumah mengambil bekal yang baru atau Khadijah mengirim utusan mengantarkan sampai kaki bukit.

Jarak dari rumah beliau ke Jabal Nur kira-kira 4 mil dari Mekkah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Beliau menghabiskan waktunya untuk beribadah, memikirkan keagungan sekitarnya. Beliau tidak penah puas melihat keyakinan kaumnya yang tak pernah lepas dari takhayul.

Oleh sebab itu, beliau tidak pernah mengikutinya. Begitu juga beliau sangat gelisah melihat ketidakadilan serta kezaliman yang dilakukan oleh para pembesar dan penguasa Mekkah.

Baca Juga: Kasih Sayang Rasulullah kepada Anak-Anak

Kisah Rasulullah Muhammad Mendapat Wahyu Pertama

Ketika berusia genap 40 tahun, mulai tampak tanda-tanda nubuwah, di antara tanda-tanda itu adalah mimpi yang hakiki di dalam tidur beliau tidak pernah melihat sesuatu melainkan ada sesuatu yang datang menyerupai fajar subuh.

Sampai suatu malam, Allah subhanahu wa taala mengutus Jibril menyampaikan wahyu pertama kepada Muhammad.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri bercerita: “Pada malam itu, Jibril datang mendekapku sampai aku kepayahan.

Kemudian melepaskanku dan berkata: “Bacalah.” Aku menjawab aku tidak bisa membaca. Jibril kembali memegangiku dan merangkulku hingga aku merasa sesak.

Kemudian melepaskanku dan berkata: ‘Bacalah.” Aku menjawab aku tidak bisa membaca. Jibril kembali mendekapku untuk ketiga kalinya sampai aku merasa sesak. Kemudian melepaskanku dan berkata:


ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS.Al-‘Alaq 96:1-5)

Rasulullah mengulang bacaan ini dengan hati yang bergetar, lalu beliau pulang menemui Khadijah dengan penuh ketakutan badannya menggigil.

Sampai di rumah, seraya berkata, “Selimutilah aku, selimutilah aku! Pinta beliau. Maka beliau diselimuti hingga badan beliau tidak lagi dan membiarkan beliau istirahat sambil menenangkan diri.

Setelah Rasulullah merasa tenang barulah bercerita kepada isterinya apa yang baru saja dialaminya. Khadijah kemudian memawa Nabi Muhammad saw menemui saudara sepupunya Waraqah ibn Naufal.

Sepupu Khadijah ini seorang Nasrani yang taat, mampu menulis Taurat dan Injil dalam bahasa Ibrani. Ia sudah tua dan buta.

“Apa yang pernah engkau lihat wahai saudaraku?” tanya Waraqah kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Setelah Waraqah mendengarkan apa yang dialami oleh Muhammad, dia bekata:

“Ini adalah Namus (Malaikat Jibril) yang Allah turunkan kepada Musa alaihis salam. Andaikan saja aku masih muda saat itu. Andai saja aku masih hidup ketika engkau diusir oleh kaummu”, katanya.

Spontan Muhammad bertanya: “Benarkah mereka akan mengusirku?”

Waraqah menjawab: “Ya, tidaklah seseorang membawa seperti yang kau bawa, kecuali pasti akan dimusuhi. Andai aku masih hidup pada masa itu, tentu aku akan menolongmu dengan sungguh-sungguh.”

Namun, Waraqah meninggal, pada saat –saat turun wahyu.

Ath-Thabrani dan Ibnu Hisyam meriwayatkan bahwa beliau shallallahu alaihi wa sallam pergi meninggalkan gua Hira’ setelah mendapatkan wahyu, lalu menemui istrinya dan pulang ke Makkah.[Walidah/Sdz]

Bersambung

Tags: Kisah Rasulullah saw Mendapat Wahyu Pertama
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Divonis Cuci Darah, Apakah Sudah Pasti Seumur Hidup?

Next Post

Risalah Puasa Syawal dalam Kitab Bulughul Maram

Next Post
Hari Arafah Bukan Hari Beberes Rumah, tapi Hari Mujahadah dengan Ibadah

Risalah Puasa Syawal dalam Kitab Bulughul Maram

Tragis Beringin Tumbang Timpa Jamaah Shalat Idul Fitri di Pemalang

Tragis Beringin Tumbang Timpa Jamaah Shalat Idul Fitri di Pemalang

Drama yang Disukai Banyak Wanita

Kisah Pernikahan Muhammad dengan Khadijah

  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7990 shares
    Share 3196 Tweet 1998
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1908 shares
    Share 763 Tweet 477
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5009 shares
    Share 2004 Tweet 1252
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3516 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2932 shares
    Share 1173 Tweet 733
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1148 shares
    Share 459 Tweet 287
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    388 shares
    Share 155 Tweet 97
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga