• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 3 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

13/08/2026
in Kisah
Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

Sumber: Pixabay

69
SHARES
529
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA sahabat Rasulullah  yang dikenal bukan karena banyaknya harta, luasnya rumah, atau kemewahan hidup. Justru, semakin dekat ia dengan Allah, semakin ringan pula hatinya terhadap kenikmatan dunia. Salah satunya adalah Abu Darda radhiyallahu ‘anhu, sahabat Nabi yang terkenal dengan ilmu, hikmah, ibadah, dan kezuhudannya.

Abu Darda memiliki nama Uwaimir bin Zaid bin Qais al-Anshari dan berasal dari Bani al-Haritsah, salah satu kabilah Khazraj. Menariknya, sebelum kehidupannya dipenuhi kezuhudan, ia dikenal sebagai seorang pedagang. Setelah memeluk Islam, orientasi hidupnya berubah. Dunia tidak lagi menjadi tujuan utama, melainkan sarana untuk mendapatkan kehidupan akhirat.

Baca Juga: Khairah binti Abi Hadrad, Shahabiyah Cerdas yang Dikenal Tekun Beribadah

Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

Zuhud Abu Darda bukan berarti membenci dunia atau menganggap semua harta sebagai sesuatu yang buruk. Zuhud lebih berkaitan dengan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan hati. Seseorang boleh memiliki harta, tetapi hatinya tidak diperbudak oleh harta tersebut.

Alkisah pada suatu malam, Abu Darda kedatangan serombongan tamu. Untuk mereka, ia menyediakan makanan hangat, tetapi tidak menyediakan selimut padahal malam begitu dingin. Ketika tiba waktu tidur, tamu-tamu tersebut berunding soal selimut.

“Aku akan menemuinya untuk membicarakan soal selimut ini.” kata salah seorang tamu.

“Jangan.” kata yang lain “tidak usah.”

Akhirnya, salah seorang dari tamu tersebut menghampiri Abu Darda. Dilihatnya si tuan rumah tidur membujur dengan istrinya dan hanya mengenakan pakaian tipis yang sama sekali tidak mampu menahan hawa dingin.

Tak tahan, seorang tamu bertanya, “Ya Abu Darda, kulihat Anda tidur seperti kami. Mana barang-barang hasil perniagaan Anda?”

Abu Darda menjawab, “Kita punya rumah “di sana.” sehingga semua barang kukirimkan “ke sana.”Jalan yang harus ditempuh untuk mencapai “rumah” itu penuh rintangan dan kesulitan. Dengan demikian, orang yang bawaannya ringan lebih enak dibandingkan yang bawaannya berat.”

Abu Darda juga dikenal memiliki perhatian besar terhadap ilmu. Ia tidak memandang banyaknya harta sebagai ukuran keberhasilan seseorang. Dalam salah satu nasihat yang dinisbatkan kepadanya, ia menganjurkan manusia untuk bertakwa, bersikap zuhud terhadap dunia, dan mengharapkan apa yang ada di sisi Allah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kecintaannya terhadap ibadah pun begitu kuat. Sebuah riwayat yang dinukil Ibnu Asakir menyebutkan bahwa Abu Darda mengungkapkan kecintaannya terhadap tiga perkara: rasa haus ketika panas, sujud pada malam hari, dan duduk bersama orang-orang yang memilih perkataan yang baik. Namun, sumber tersebut juga memberikan catatan bahwa riwayat dengan redaksi tersebut tidak diketahui sebagai atsar yang sahih dari sahabat. Karena itu, kisah semacam ini perlu disampaikan dengan hati-hati.

Kezuhudan Abu Darda memberikan pelajaran penting bagi kehidupan modern. Zuhud bukan berarti seseorang harus meninggalkan pekerjaan, keluarga, atau seluruh kenikmatan yang halal. Yang perlu ditinggalkan adalah keterikatan hati yang membuat manusia lupa kepada Allah.

Seseorang boleh memiliki rumah yang nyaman, kendaraan, pekerjaan, dan penghasilan yang baik. Namun semua itu tidak seharusnya membuatnya sombong atau lalai. Jika mendapatkan nikmat, ia bersyukur. Jika kehilangan sesuatu, ia tetap bersabar.

Inilah salah satu sisi menarik dari kehidupan Abu Darda. Ia mengajarkan bahwa kekayaan sejati bukan terletak pada banyaknya sesuatu yang berada di tangan, tetapi pada sedikitnya sesuatu yang menguasai hati. [DW]

Sumber: Dahsyatnya Ibadah Para Sahabat Rasulullah SAW. Yanuar Arifin. Noktah: 2020.

 

Tags: Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan Begini Kisah Zuhud Abu Darda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Teori Rusuh Agustus, antara Isu dan Strategi

Next Post

Anak Hasil Zina Bisa Dapat Warisan? Begini Aturannya dalam Islam

Next Post
Anak Hasil Zina

Anak Hasil Zina Bisa Dapat Warisan? Begini Aturannya dalam Islam

Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

Khaulah binti Hakim, Shahabiyah yang Peka dan Aktif Membantu Rasulullah 

Khaulah binti Hakim, Shahabiyah yang Peka dan Aktif Membantu Rasulullah 

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    204 shares
    Share 82 Tweet 51
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9237 shares
    Share 3695 Tweet 2309
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • El Nino Kuat Mengintai Indonesia Saatnya Bersiap dari Sekarang

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4183 shares
    Share 1673 Tweet 1046
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2345 shares
    Share 938 Tweet 586
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2453 shares
    Share 981 Tweet 613
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga