• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Teori Rusuh Agustus, antara Isu dan Strategi

12/08/2026
in Berita
Inilah Kenapa Israel Begitu Ambisius Kuasai Palestina

Ilustrasi, foto: washingtonpost.com

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AGUSTUS tiba-tiba menjadi momen menegangkan republik ini. Isu itu pun ditafsirkan sebagai strategi pihak oposisi.

Bulan Agustus ini isu tentang rusuh dan sejenisnya tiba-tiba menyeruak. Masyarakat pun kaget ketika sejumlah mal besar membangun pagar pengaman ‘super tinggi’, meskipun akhirnya dibongkar lagi.

Pertanyaannya, benarkah akan ada rusuh nasional seperti yang diisukan?

Teori 3,5 Persen Massa

Seorang ilmuwan politik Barat: Erica Chenoweth, menemukan sebuah rumus mobilisasi massa sebesar 3,5 persen dari jumlah penduduk sebuah wilayah atau negara.

Menurutnya, aksi massa besar tidak berarti semua rakyat turun ke jalan. Cukup 3,5 persen saja di semua kota besar, maka aksi itu akan bisa menjatuhkan rezim berkuasa.

Dengan catatan, aksi itu dilakukan secara damai dan melibatkan banyak sisi profesi publik, misalnya buruh, mahasiswa, dan lainnya. Aksi damai itu justru lebih efektif dari kudeta bersenjata.

Hal itu merupakan kesimpulan penelitiannya dari ratusan gerakan massa mulai dari tahun 1900-an hingga 2006.

Pertanyaannya, apakah sudah ada gerakan massa besar di hampir semua kota di negeri ini? Rasanya tidak juga. Mungkin juga, pihak penguasa sudah melakukan antisipasi dari teori gerakan massa itu.

Teori Desa Mengepung Kota

Teori ini juga disebut encircling cities from the countryside. Teori ini merupakan gerakan revolusioner yang pernah dilakukan tokoh komunis Cina: Mao Zedong.

Aksi ini merupakan sinergi mobilisasi besar-besaran antara kaum buruh di perkotaan dengan kaum petani di desa-desa untuk merebut kekuasaan politik.

Nah, teori ini akan menjadi sangat relevan jika keadaan kaum petani di desa-desa menjerit karena isu ketidakadilan. Begitu pun dengan kaum buruh yang berada di perkotaan.

Masalahnya, para petani di negeri ini umumnya tidak tertarik dengan gerakan politik. Dan tidak banyak partai politik yang mampu menjangkau kantong-kantong para petani di pelosok desa.

Rekayasa Isu Melalui Media Sosial

Mobilisasi massa melalui media sosial sepertinya menjadi trend baru di era digital. Para konseptor tidak perlu turun ke jalan dan memobilisasi massa langsung. Cukup dengan mengolah isu di media sosial.

Biasanya, orang-orang penggerak ini memadukan antara isu media informasi dengan algoritma digital. Mereka memilih mana yang sedang viral, emosional, ketidakadilan, dan lebih efektif lagi isu SARA.

Kalau hawa ‘panas’ dirasa sudah merata di banyak wilayah, maka pemanasan di lapangan akan mulai dikondisikan di masyarakat. Antara lain, dalam bentuk aksi anarkis, tawuran di pusat-pusat kota, dan lainnya.

Tidak jarang, teori gerakan massa ini cenderung memproduksi berita-berita hoaks yang sesuai dengan skenario mereka. Atau, memproduksi penggalan video-video pidato ‘orang besar’ yang diolah sedemikian rupa sehingga membangkitkan kemarahan publik.

Jangankan di negara berkembang, di negara maju seperti Inggris pun strategi ini masih ampuh. Hal ini pernah terjadi pada Agustus 2024. Saat itu, media sosial ramai memberitakan bahwa ada imigran muslim melakukan penusukan terhadap warga asli.

Akibatnya, kerusuhan besar terjadi di hampir semua kota di Inggris. Hampir saja, rusuh ini berdampak pada jatuhnya sebuah rezim.

Begitu pun yang terjadi di Maroko beberapa waktu lalu terhadap perbatasan Spanyol. Puluhan ribu anak muda Maroko nekat menyeberangi laut pembatas dua negara itu. Syukurnya, aparat Spanyol tidak terpancing. Setelah masuk dan diperlakukan dengan baik, warga Maroko ini pun akhirnya dipulangkan.

Apakah fenomena pagar tinggi di sejumlah mal beberapa waktu lalu korban dari salah satu teori ini? Mungkin saja.

Namun yang jelas, selama ketidakadilan dan kesulitan ekonomi masih terus dirasakan banyak orang, segala macam teori gerakan massa itu bukan lagi sebab. Melainkan sebagai ‘pelancar’ saja. [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: antara Isu dan StrategiTeori Rusuh Agustus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wardah AM Club Hadirkan Exclusive Pilates Experience, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kulit Glowing

Next Post

Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

Next Post
Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

Ketika Dunia Tak Lagi Menjadi Tujuan, Begini Kisah Zuhud Abu Darda

Anak Hasil Zina

Anak Hasil Zina Bisa Dapat Warisan? Begini Aturannya dalam Islam

Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9696 shares
    Share 3878 Tweet 2424
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2616 shares
    Share 1046 Tweet 654
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2534 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4384 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Menjaga Stamina dan Konsentrasi saat Bekerja, Berikut 5 Tips yang Perlu Diterapkan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Phu Quoc Perkuat Wisata Halal, Vietnam Sasar Pasar Pelancong Muslim Dunia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga