• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Keberanian Umar bin Khaththab Untuk Hijrah

19/07/2022
in Fokus, Kisah, Unggulan
Keberanian Umar bin Khaththab Untuk Hijrah

Foto: Pixabay

85
SHARES
654
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Suatu hari Umar bin Khaththab memasuki rumahnya lalu ia mengambil pedang, busur dan anak panah. Setelah itu, dia pergi ke Ka’bah dan melakukan thawaf sebanyak tujuh kali putaran dan diakhiri dengan shalat dua raka’at.

Selesai shalat, ‘Umar menuju tempat orang-orang Quraisy yang sedang duduk-duduk di dekat Ka’abah.

Umar menantang orang-orang Quraisy, “Wahai orang-orang Quraisy siapa yang ingin ibunya merana, anaknya menjadi yatim, dan istrinya menjadi janda, maka besok setelah shalat fajar, temuilah aku di belakang jurang itu. Sungguh, aku akan pergi hijrah,”

Baca Juga: Sebab Luka Wanita Inilah Umar bin Khaththab Masuk Islam

Keberanian Umar bin Khaththab Untuk Hijrah

Tidak ada suara jawaban, mereka diam membisu. Tampak tidak berani menerima tantangan dari Umar.

Maka keesokan harinya, tanpa diikuti oleh kaum musyrik Quraisy, Umar berangkat bersama 20 orang Muslim dari golongan miskin dan lemah.

Di antara rombongan yang berangkat itu ada Ayyasy bin Abi Rabi’ah dan Hisyam bin Al-Ash.

Abu Jahal menyusul mereka dan memaksa Ayyash untuk kembali ke Mekah. Ia mengacam Ayyash dengan mengatakan, “Wahai Ayyash, ibumu bersumpah, dia tidak akan makan dan minum sampai engkau mau kembali. Dia juga tidak mau mandi sampai engkau kembali.”

Ayyash terkejut dan khawatir dengan ancaman itu, namun Umar berusaha untuk menenangkannya, “Teguhkanlah dirimu, Wahai Ayyash.”

“Tapi Umar, ibuku…” jawab Ayyash sedih.

Belum selesai ia berkata Umar kembali meneguhkannya, “Wahai Ayyash, jika engkau kembali mereka akan memfitnah agamamu.”

Air mata Ayyash mulai membasahi pipinya, “Wahai Umar, aku tidak kuat, ibuku…”

“Wahai Ayyash, jika hari ini dia tidak mandi, kutu-kutu akan memenuhi rambutnya, sehingga dia pasti mandi. Bila dia hari ini tidak minum, dia akan sangat haus sehingga dia akan minum juga,” Umar kembali berusaha untuk meyakinkannya.

“Wahai Umar, aku tidak kuat. Ibuku…” Ayyash mulai histeris.

“Apabila engkau menolak nasihatku dan engkau harus kembali, ambilah untaku ini sehingga engkau dapat ingat hadapku. Semoga suatu saat engkau akan kembali kepada kami dengan unta itu,” ucap Umar.

Ayyash akhirnya kembali ke rumah untuk menemui ibunya. Belum sampai Ayyash ke rumahnya, tiba-tiba Abu Jahal mengikat dan menahannya.

Ia tertahan selama dua tahun lamanya di Mekah. Setelah itu Umar menulis surat untuk Ayyash di Mekah. Setiba surat itu di tangan Ayyash, dia lalu membacanya dan menangis.

Tiba-tiba ia melihat unta milik Umar berada di hadapannya. Ayyash segera menaikinya menuju Yastrib. Dia pun selamat dan berkumpul dengan kaum Muhajirin. [Ln]

Tags: hijrah untuk meraih bahagiaKeberanian Umar bin Khaththab Untuk Hijrah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Munajat dari Tanah Suci bersama Ustaz Bachtiar Nasir

Next Post

Kemenkop UKM Dorong Penindakan Tegas bagi Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Muhammadiyah

Next Post
Kemenkop UKM Dorong Penindakan Tegas bagi Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Muhammadiyah

Kemenkop UKM Dorong Penindakan Tegas bagi Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Muhammadiyah

Asem-Asem Patin

Resep Asem-Asem Patin Segar untuk Berbuka Puasa

Pesona Jogja

Pesona Jogja dalam Islam yang Tersembunyi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8908 shares
    Share 3563 Tweet 2227
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11595 shares
    Share 4638 Tweet 2899
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3481 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4688 shares
    Share 1875 Tweet 1172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4013 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • PC Salimah Jonggol Isi Materi MPLS di SMA Negeri 3 Jonggol, Tekankan Pentingnya Rasa Syukur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2366 shares
    Share 946 Tweet 592
  • Kisah Nabi Musa Mencari Cara Mengambil Hak dari Orang Kuat

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga