• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ada Surga di Balik Derita, Kisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga

28/04/2026
in Kisah, Unggulan
Empat Wanita Teladan Penghulu Surga

foto: pixabay

182
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA surga di balik derita. Ini adalah kisah seorang wanita yang memiliki penyakit epilepsi tapi dia dijamin masuk surga oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

Sahabat Ibnu Abbas menggunakan metode bertanya kepada muridnya, Atha bin Abi Rabah.

“Maukah engkau? Aku tunjukkan seorang wanita penduduk surga?” kata Ibnu Abbas.

Atha jelas mengiyakan dan senang.

Wanita berkulit hitam itu pernah menemui Rasulullah untuk menceritakan penyakit epilepsi yang ia derita hingga terkadang auratnya tersingkap.

Wanita itu mohon didoakan oleh Rasulullah.

Beliau memberi dua pilihan,”Jika engkau siap bersabar, ada surga untukmu.Tapi kalau engkau mau sembuh,aku akan berdoa kepada Allah”.

Antara sembuh dan surga? Mana yang ia pilih? Andaikan engkau ada pada posisinya, mana yang akan kamu pilih?

“Saya memilih untuk bersabar,” jawab wanita itu.

Baca Juga: Kisah Rasulullah Berjodoh dengan Gadis Mesir

Ada Surga di Balik Derita, Kisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga

Namun wanita itu tetap memohon agar Rasulullah berdoa supaya ketika penyakit itu kambuh, auratnya tidak tersingkap.

Dan Nabi Muhammad pun mendoakan.

Cerita di atas diriwayatkan oleh al Bukhari (5652) dan Muslim (2576).

Baarakallahu fiik.

Wanita berkulit hitam di atas mungkin tidak begitu dianggap orang. Kata al Utsaimin, “Tidak dihargai di tengah masyarakat”.

Bisa jadi karena faktor fisik,latar belakang atau statusnya.

Tetapi, bagi kita bukankah hal itu tidak jadi soal. Bukankah patokan dan barometernya adalah ketakwaan?

Lihat saja! Wanita tersebut telah diberitakan Nabi Muhammad sebagai penduduk surga.

Wanita mulia itu mengajarkan untuk tidak perlu ragu saat harus memilih, antara surga dengan kesenangan dunia. Apapun konsekuensinya. Bagaimanapun beratnya.

Siapa bilang hidup di dunia itu bisa dilalui tanpa derita? Cukup dengan bahagia dan tertawa.

Sahabat, dunia ini penuh dengan tangisan dan rasa kecewa. Kecemasan dan rasa curiga. Iri dan dengki. Ditambah lagi lemah dan rapuhnya diri.

Itu semua mesti dilalui dan dihadapi dengan kesabaran supaya surga bisa didapatkan.

Untukmu, Sahabat, yang saat ini sedang susah, bersabarlah.

Untukmu yang sedang sakit tak sembuh-sembuh. Sakit yang belum hilang. Bahkan sakit yang divonis tak ada obatnya. Sakit yang membuat para dokter angkat tangan dan menyerah.

Untukmu yang sedang sakit parah. Sakit berat hingga tak bisa beraktivitas maksimal.

Bersabarlah! Semoga surga balasannya.

Wanita mulia berjiwa besar di dalam hadis punya penyakit epilepsi. Kadang-kadang mengalami kejang-kejang. Terjatuh. Tidak sadarkan diri. Bisa jadi di depan umum. Dilihat banyak orang.

Susah, bukan? Berat, bukan?

Bersabarlah! Barangkali engkau masih belum seberapa. Baarakallahu fiikum.[ind]

Sumber: @anakmudadansalaf @tintasyabab, https://t.me/semangatsubuh

 

Tags: Ada Surga di Balik DeritaKisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Provokasi dan Argumentasi (2)

Next Post

Dari Pedagang Es Puter Menuju Baitullah

Next Post
Dari Pedagang Es Puter Menuju Baitullah

Dari Pedagang Es Puter Menuju Baitullah

4 Persiapan Sebelum Menjalankan Umroh Mandiri

4 Persiapan Sebelum Menjalankan Umroh Mandiri

Penjual Gula Aren Asal NTB akan Berangkat Haji Bersama Istrinya

Penjual Gula Aren Asal NTB akan Berangkat Haji Bersama Istrinya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9001 shares
    Share 3600 Tweet 2250
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11645 shares
    Share 4658 Tweet 2911
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4066 shares
    Share 1626 Tweet 1017
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3513 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2390 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5211 shares
    Share 2084 Tweet 1303
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga