• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tsabit bin Qurrah, Ilmuwan Jenius yang juga Seorang Penerjemah

15/09/2022
in Khazanah
Resep Ikan Bakar Sambal Kecap

Foto: Islampos

170
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TSABIT bin Qurrah adalah ilmuwan jenius yang juga seorang penerjemah. Memang, ilmuwan Islam pada masa kejayaan Islam umumnya menguasai lebih dari satu bidang keilmuan.

Karena kedudukan ilmu dalam Islam sangat tinggi. Tsabit bin Qurrah adalah seorang ilmuwan besar Arab dalam ilmu matematika, astronomi, dan kedokteran yang mengungguli semua dokter pada masanya.

Dia termasuk salah satu dari penerjemah terkemuka yang memikul tanggung jawab mengalihkan berbagai macam ilmu dari bahasa latin ke dalam bahasa Arab pada masa kejayaan terjemah.

Baca Juga: Ilmuwan Turki Mulai Menguji Obat untuk Obati Kanker Stadium Lanjut

Tsabit bin Qurrah, Ilmuwan Jenius yang juga Seorang Penerjemah

Nama aslinya adalah Abu Al-Hasan bin Marwan Tsabit bin Qurrah Al-Harrani. Dia dilahirkan di Harran, suatu tempat yang terletak di antara sungai Dajlah dan Furat di Turki pada tahu 221 H (836 M), dari keluarga Ash-Shaibah.

Tsabit telah menampakkan kecedersannya sejak usia dini ketika dia masih belajar ilmu. Pada suatu hari, dia berbeda pendapat dengan kelompoknya tentang beberapa hal yang membuat mereka menganggapnya telah keluar dari kelompoknya sehingga mereka melarangnya untuk masuk ke tempat peribadatan meraka.

Dia lalu hijrah ke suatu daerah yang disebut Kafrutuma. Di sana, dia bertemu dengan seorang ilmuwan besar dalam bidang matematika, Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi yang merasa kagum dengan kecerdasan Tsabit. Kemudian ia diajak ke Baghdad.

Di Baghdad, kiblat ilmu pada saat itu, Tsabit bin Qurrah mengajarkan ilmu matematika, astronomi, kedokteran dan filsafat.

Dia kemudian bergabung di sekolah Musa bin Syakir untuk mengajarkan ilmu yang dikuasainya. Dia selalu mendapatkan pujian atas apa yang diajarkannya. Tsabit lalu dikenal dengan sebutan khusus sebagai dokter.

Sebagian besar karya dan penemuannya sebagai seorang dokter, astronom, ahli matematika, dan dilsuf terdengar ke telinga Khalifah Dinasti Abbasiyah bernama Al-Mu’tadh. Khalifah lalu memanggilnya ke istananya dan mengumpulkannya bersama para astronom lainnya.

Tsabit dapat mengungguli mereka semua. Dia telah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan, sehingga menambah kecintaan Al-Mu’tadh kepadanya dan memberinya jabatannya yang tinggi. Bahkan dia didudukkan di samping khalifah sambil bersenda gurau dengannya.

Tsabit termasuk di antara salah seorang yang bekerja di teropong milik Khalifah Al’Ma’mun di Baghdad. Di sini dia membuat teori tentang kecenderungan persamaan siang dan malam pada musim semi dan musim gugur.

Kedudukan Tsabit yang tinggi di istana sangat berpengaruh dalam mengangkat derajat kelompok Ash-Shaibah, dengan munculnya seorang ilmuwan dari kalangan mereka.

Sekalipun karya dan penemuan Tsabit paling banyak dalam ilmu astronomi dan matematika, akan tetapi dia dikenal sebagai dokter dan filsuf pada zamannya.

Ini merupakan hal yang lumrah, karena masyarakat biasanya selalu mencari dokter yang manjur untuk menyembuhkan penyakitnya.

Adapun dia dikenal sebegai filsuf, karena dia memiliki ilmu pengetahuan ilmiahnya dan otak yang jenius. Sedangkan karya dan penemuan ilmiahnya dalam ilmu pengetahuan alam -sekalipun tidak berpengaruh bagi peradaban- tidak terlalu kelihatan kecuali bagi orang yang memahami ilmu pengetahuan alam dan memiliki pandangan luas.

Tsabit Sebagai Seorang Penerjemah

Tsabit bisa berbahasa Suryani, Yunani, dan Ibrani, di sampung bahasa Arab. Dia menulis sebagian bukunya dalam bahasa Suryani dan Arab. Ia juga termasuk orang yang menonjol diantaranya sekian banyak penerjemah pada masanya.

Dia telah banyak menerjemahkan buku-buku matematika, kedokteran dan astroomi ke dalam bahasa Arab. Di antaranya sebagian terjemahnya untuk Darul Hikmah adalah terjemah buku-buku Ptolemaeus dalam bidang astronomi.

Bahkan dia adalah orang yang pertama kali menerjemahkan bukunya “Al-Majisthi” (Almagest). Sebagaimana dia juga telah menerjemahkan buku Ptolemaeus dalam ilmu geografi “Jughrafiyyah Al-Ma’murah” (Gheographia.)”

Tsabit bin Qurrah adalah ilmuawan yang hidup pada masa Al-Khuwarizmi yang dan pada masa Al-Kindi. Kedua ilmuan besar tersebut sempat mengadakan dialog ilmiah yang menarik dan sangat berharga. [w/Cms]

Sumber : 147 Ilmuan Terkemuka dalam Sejarah Islam, Muhammad Gharib Gaudah, Pustaka Al Kautsar

Tags: Tsabit bin Qurrah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Allah Menolong Pasukan Muslim dengan Ribuan Malaikat

Next Post

Keluhan yang Tak Ada Habisnya

Next Post
Pelajaran Berharga dari Taubatnya Nabi Adam

Keluhan yang Tak Ada Habisnya

Pendidikan Anak Harus Sukses di Tangan Orangtuanya

Pendidikan Anak Harus Sukses di Tangan Orangtuanya

Apakah Hina Menjadi Pelayan Suami?

Hati-Hati Penyebab Sesak Napas

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8107 shares
    Share 3243 Tweet 2027
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1983 shares
    Share 793 Tweet 496
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3602 shares
    Share 1441 Tweet 901
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5054 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    473 shares
    Share 189 Tweet 118
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1956 shares
    Share 782 Tweet 489
  • Lily Jay, Aktris dan Penyanyi Internasional dari Australia, Temukan Islam Lewat ChatGPT

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    198 shares
    Share 79 Tweet 50
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    201 shares
    Share 80 Tweet 50
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga