• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Teriakan Itu Mematikan Ruh

28/08/2019
in Khazanah
74
SHARES
572
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tiba di kepulauan Solomon, sebuah negara di tengah Melanesia demi informasi ULMWP. Saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon.

Nah, penduduk yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik. Kebiasaan itu adalah “meneriaki pohon”.

Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan, apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat. Pohon yang kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak, atau benda tajam lainnya.

Inilah yang mereka lakukan, dengan tujuannya supaya pohon itu mati.

Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu, perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu, dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Kalau diperhatikan, apa yang dilakukan oleh penduduk Solomon ini sungguhlah aneh. Namun, kita bisa belajar satu hal dari mereka.

Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu singkat, makhluk hidup itu akan mati.

Nah. Sekarang, yang jelas dan perlu diingat bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda? orang dikeliling Anda atau siapapun?
Ayo cepat!
Dasar lelet!
Bego banget sih! Begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Jangan main-main di sini!
Berisik!

Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?
Suami/istri seperti kamu nggak tahu diri!
Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!
Aduuuuh, perempuan/laki kampungan banget sih!?

Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya:
Goblok, soal mudah begitu aja nggak bisa! Kapan kamu jadi pinter?!

Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal:
Eh tahu nggak?! Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi, aku nggak bakal nyesel!
Ada banyak yang bisa gantiin kamu!
Sial! Kerja gini nggak becus? Ngapain gue gaji elu?

Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka, ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini.

Mereka mengajari kita sesuatu yang penting. Bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita, perlahan -lahan dan pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan Anda.

Dalam kehidupan sehari-hari, teriakan hanya diberikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya. Benar?

Nah, mengapa orang yang marah dan emosional mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka dekat bahkan hanya bisa dihitung dalam sentimeter,
Mudah menjelaskannya.

Pada realitanya, meskipun secara fisik, dekat tapi sebenarnya hati begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!

Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki.

Kita berteriak karena kita ingin melukai. Kita ingin membalas.

Jadi mulai sekarang, jika tetap ingin roh pada orang yang Anda sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan – teriakan.

Saatnya sekarang kita ciptakan kehidupan yang damai, tanpa teriak. Berhentilah berteriak. Teriakan itu mematikan roh. #peace. [ind]

Sumber:
Ditulis oleh Mardigu WP dalam Channel Telegram “Mardigu WP” tanggal 25 Agustus 2019

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Indonesia Muslim Life Fest Suguhkan Gaya Hidup Halal yang Komprehensif

Next Post

Masyarakat Semakin Tak Beradab karena Orang tua Sibuk dengan Dunianya Sendiri

Next Post

Masyarakat Semakin Tak Beradab karena Orang tua Sibuk dengan Dunianya Sendiri

Konten Video di Media Sosial Makin Diminati

Warganya Kritis, Walikota Bengkulu Pinjamkan Mobil Alphard untuk Berobat ke Palembang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9572 shares
    Share 3829 Tweet 2393
  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11858 shares
    Share 4743 Tweet 2965
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4876 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2531 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • 7 Nasihat Umar bin Khattab yang Mengajarkan Arti Kehidupan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Belajar Bersyukur agar Hati Lebih Tenang dan Bahagia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga