• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 20 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

18/08/2025
in Khazanah
Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Foto: Pixabay

89
SHARES
684
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ALLAH memberikan kita keberkahan ketika pergi pada pagi hari untuk mencari nafkah.

Aktivitas kehidupan yang sesungguhnya di dunia ini memang dimulai di pagi hari, baik itu manusia ataupun binatang.

Lihatlah burung-burung yang terbang bergerombol di angkasa biru di pagi hari dengan perut kosong, kemudian di sore hari mereka pulang dengan perut penuh makanan.

Lihatlah juga para petani, mereka berangkat ke sawah di pagi hari dan pulang ketika sore menjelang.

Baca Juga: Hindari 4 Kebiasaan Ini Di Pagi Hari

Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Demikianlah kehidupan, Allah telah menjadikan siang sebagai saat-saat mencari ladang penghidupan dan Dia jadikan malam untuk waktu istirahat.

Tentu saja, aktivitasnya yang dimulai di pagi hari akan menuai hasil yang lebih baik dibanding aktivitas yang dimulai kala sinar mentari telah menyengat kulit.

Karena semakin pagi suatu aktivitas diawali, maka semakin luaslah waktu untuk berbuat, bekerja, berkarya, dan berkreasi.

Itulah makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Ya Allah, berkahilah umatku dalam berpergiannya di pagi hari.” (HR. Abu Dawud)

Karena memang, berpergian seseorang di pagi hari untuk bekerja atau mulai melakukan suatu aktifitas, merupakan tanda kesungguhan dan kegigihan usahanya dalam rangka mencapai hasil yang maksimal.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Allah tentu tidak akan menyia-nyiakan usaha seseorang.

Dia akan membalas amal seseorang sesuai dengan usahanya dan apa yang dia lakukan.

Demikian ajaran Islam. Demikian pula Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mempraktikkan.

Dalam bepergiannya, beliau senang berangkat pada pagi hari.

Hal ini tercermin dalam kebiasaan beliau yang jika mengirim suatu pasukan, beliau selalu memberangkatkannya di pagi hari.

Dalam sebuah hadits disebutkan.

“Dari Shakhr bin Wada’ah Al-Ghamidi Radhiyallahu Anhu, ia berkata, ‘Bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam apabila mengutus suatu kelompok atau pasukan, beliau memberangkatkannya pada permulaan siang’.” (HR. At-Tirmidzi)

“Permulaan siang,” sebagaimana yan diketahui, adalah pagi hari. Sedangkan kita menhhartikan permulaan malam sebagai sore hari, dan tentu saja jika dikatakan permulaan pagi, maka artinya adalah waktu subuh.

Hadits ini menjelaskan, bahwa beliau memberangkatkan pasukannya di pagi hari.

Selain karena diharapkan dapat mencapai target maksimal, pagi hari adalah waktu turunnya barakah dari Allah, sebagaimana disebutkan dalam doa Nabi pada sebelumnya.

Dan perawi hadits ini, yakni Syakhr bin Wada’ah, adalah seorang pedagang.

Dia selalu berangkat membawa barang dagangannya di pagi hari.

Kemudian di waktu sore, dia pulang dengan keuntungan yang melimpah.

Di kemudian hari, dia menjadi salah seorang sahabat yang banyak hartanya.

Dalam banyak hadits dan berbagai kitab Sirah Nabawiyah disebutkan, bahwa setiap kali Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bepergian atau mengadakan pejalanan jauh.

Beliau biasa berhenti ketika malam hari tiba, di saat bayangan matahari telah menghilang dan bulan atau bintang gemintang memamerkan gemerlap cahayanya.

Kemudian, beliau bersama para sahabat Radhiyallahu Anhum membuat tenda sebagai tempat untuk tidur dan beristirahat.

Selanjutnya, manakala waktu fajar datang menyapa dan beliau telah menunaikan shalat subuh berjamaah bersama para sahabat, maka acara berikutnya adalah bersiap-siap dan bergegas untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Dan, perjalanan pun dimulai lagi. Mereka berangkat pada pagi hari dengan keimanan yang tegar, jiwa yang segar, badan yang bugar, semangat yang berkobar, di bawah mentari yang mulai bersinar, dengan membawa asa yang nayar, siap untuk merengkuh tujuan mulia demi kejayaan agama yang paling benar (Islam), dan –tentu saja– dengan diiringi rasa penuh tawakal kepada Allah Yang Maha Besar.

[Cms/Sdz]

(Sumber: 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar)

Tags: Keberkahan pada pagi hari
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Keunikan Upacara Proklamasi di Jakarta Islamic School Kodam

Next Post

Muslim LifeFest 2025 Hadirkan EduFest, JHEC, & Daurah Muslim Path di ICE BSD

Next Post
Muslim LifeFest 2025 Hadirkan EduFest, JHEC, & Daurah Muslim Path di ICE BSD

Muslim LifeFest 2025 Hadirkan EduFest, JHEC, & Daurah Muslim Path di ICE BSD

Uang Bisa Merusak Persaudaraan

Lomba Bertahan Hidup

Studi IIFL: Minat Warga Inggris terhadap Islam Meningkat di Tengah Konflik Israel–Gaza

Jangan Berhenti Berdoa dan Berbuat untuk Gaza

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8921 shares
    Share 3568 Tweet 2230
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11606 shares
    Share 4642 Tweet 2902
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4022 shares
    Share 1609 Tweet 1006
  • Salimah Tulungagung Bagikan Tips Menua dengan Bahagia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4693 shares
    Share 1877 Tweet 1173
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2290 shares
    Share 916 Tweet 573
  • Membaca Fenomena Distrust Society

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga