• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Berhenti Berdoa dan Berbuat untuk Gaza

19/08/2025
in Khazanah, Unggulan
Studi IIFL: Minat Warga Inggris terhadap Islam Meningkat di Tengah Konflik Israel–Gaza

foto:pinterest

72
SHARES
550
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DUHAI sauadarku, jangan berhenti berdoa dan berbuat untuk Gaza.

Ketika panglima Qutaibah bin Muslim al-Bahili mencapai tembok Bukhara, ia tercengang melihat jumlah musuh dan perlengkapan mereka yang sangat banyak.

Pertempuran sudah di depan mata, dan hati terasa tegang. Tetapi ia tidak bertanya tentang jumlah tentara atau senjata mereka.

Sebaliknya, hal pertama yang ia katakan adalah:

“Di mana Muhammad bin Wasi’ al-Azdi?”

Mereka berkata kepadanya:

“Dia ada di sana, di sisi kanan pasukan, bersandar pada tombaknya, menatap langit, mengangkat jarinya, bermunajat kepada Allah.”

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Mereka menawarkan untuk memanggilnya, tetapi Qutaibah berkata dengan yakin dan tenang, “Tidak, jarinya itu lebih berharga bagiku daripada seribu pedang terhunus.”

Saat itu, Qutaibah tidak sedang mencari kekuatan dari besi, melainkan kekuatan dari langit.

Ia merasakan ketenangan merayapi dadanya, mengetahui bahwa di antara pasukannya ada orang yang apabila berdoa pasti dikabulkan, apabila bermunajat kepada Allah pasti tidak dikecewakan.

Qutaibah menyadari bahwa pertolongan Allah bisa datang melalui doa orang saleh, dengan jari yang terangkat dan khusyu’, bukan hanya melalui pedang terhunus.

Jangan Berhenti Berdoa dan Berbuat untuk Gaza

Qutaibah, pemimpin yang berpengalaman, menyadari bahwa di antara barisannya terdapat jari-jari bertakwa yang bisa menjadi sebab bagi tercapainya kemenangan besar, dan bahwa doa dari hati yang tulus dapat mengubah berbagai timbangan peperangan.

Di sinilah terwujudkan hakikat agung:

Setiap amal, sekecil apa pun, memiliki timbangan tersendiri.

Setiap niat yang tulus memiliki pengaruh, meskipun tersembunyi.

Kepada mereka yang bertanya hari ini, “Apa yang bisa kita lakukan untuk rakyat Gaza?”

Kami katakan kepada mereka: Ketahuilah bahwa amal kita diukur dengan rentangan tangan, langkah, dan detak jantung yang berdetak untuk Gaza.

Baca juga: Ini Pesan Ibu Anas Al Sharif, Jurnalis Gaza yang Gugur karena Serangan Zionis Israel

Kesalehan dan ketakwaanmu bisa menjadi bekal yang dikirimkan kepada mereka.

Berbagai kemunkaran dan larangan yang kamu tinggalkan bisa menjadi dukungan dan penguatan bagi keteguhan mereka.

Janganlah meremehkan dirimu sendiri, jangan meremehkan amal kecil apa pun yang kau lakukan dengan tulus, jangan menganggap rendah doa yang kau panjatkan secara diam-diam.

Karena jari-jari yang terangkat ke langit bisa menopang seluruh pasukan.

Dua hal yang tak terpisahkan. Pedang, tombak, dan tali yang terhubung dengan Tuhan Penguasa langit.[Sdz]

Sumber: Madrasatuna

Tags: Jangan Berhenti Berdoa dan Berbuat untuk Gaza
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lomba Bertahan Hidup

Next Post

Merdeka yang Hakiki: Renungan Ulama di Usia 80 Tahun Indonesia (1)

Next Post
Merdeka yang Hakiki: Renungan Ulama di Usia 80 Tahun Indonesia (1)

Merdeka yang Hakiki: Renungan Ulama di Usia 80 Tahun Indonesia (1)

Merdeka yang Hakiki: Renungan Ulama di Usia 80 Tahun Indonesia (2)

Merdeka yang Hakiki: Renungan Ulama di Usia 80 Tahun Indonesia (2)

Kita Sampai di Penghujung Bulan Dzulqa'dah

Amalan agar Terbebas dari Neraka (2)

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9004 shares
    Share 3602 Tweet 2251
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11648 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Saudi Education Expo 2026 Diserbu Ribuan Pengunjung di Hari Pertama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghafal Quran Saat Usia 40 Tahun Inilah Pengalaman Prof. DR. Ir. Kudang Boro Seminar, Msc.

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4068 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Kisah Kuli Bangunan yang Berhasil Menerbitkan Sebuah Buku

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2392 shares
    Share 957 Tweet 598
  • Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga