• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 12 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

22/12/2025
in Khazanah, Unggulan
Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Foto: Pinterest

68
SHARES
520
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH peringatan Hari Ibu di Indonesia memiliki latar belakang yang berbeda dengan peringatan Hari Ibu di sejumlah negara Barat.

Oleh karena itu, anggapan bahwa peringatan Hari Ibu di Indonesia merupakan bentuk penyerupaan terhadap tradisi keagamaan atau budaya asing yang bersifat pagan tidak memiliki dasar historis yang kuat.

Hari Ibu di Indonesia berawal dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang dilaksanakan pada 22–25 Desember 1928.

Kongres ini menjadi momentum penting dalam sejarah pergerakan perempuan Indonesia dan diikuti oleh berbagai organisasi perempuan, termasuk organisasi perempuan dari kalangan Islam seperti Aisyiyah.

Peristiwa tersebut mencerminkan semangat perjuangan perempuan dalam konteks kebangsaan, sosial, dan kemasyarakatan, bukan dalam konteks ritual keagamaan tertentu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Penetapan Hari Ibu sebagai hari nasional dilakukan melalui Dekrit Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1953 yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno.

Tanggal 22 Desember dipilih untuk mengenang dan mengapresiasi peran serta kontribusi perempuan Indonesia dalam pembangunan bangsa, sekaligus untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Penetapan ini tidak disertai dengan unsur budaya, simbol, maupun ritual yang bertentangan dengan ajaran agama.

Dengan demikian, peringatan Hari Ibu di Indonesia tidak memiliki keterkaitan dengan sejarah Hari Ibu di Barat yang dalam beberapa literatur disebut berakar dari tradisi tertentu.

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Baca juga: Hukum Perayaan Hari Ibu dalam Islam

Apabila peringatan tersebut mengandung unsur penyerupaan terhadap simbol atau praktik kekufuran, maka kemungkinan besar para ulama dan lembaga keagamaan di Indonesia, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah menyampaikan penolakan sebagaimana sikap tegas yang pernah ditunjukkan terhadap praktik keagamaan lain yang melibatkan umat Islam.

Selain itu, Hari Ibu di Indonesia dikategorikan sebagai hari besar nasional, bukan hari raya keagamaan.

Peringatan ini juga tidak dapat disamakan dengan perayaan-perayaan tertentu yang berasal dari budaya Barat seperti Valentine, Halloween, atau perayaan sejenis, yang tidak berstatus sebagai hari nasional di Indonesia.

Dalam praktiknya, Hari Ibu di Indonesia juga tidak pernah diposisikan sebagai bagian dari hari raya dalam ajaran agama tertentu, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara.[Sdz]

 

Tags: Sejarah Hari Ibu di Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Indonesia Mengunci Posisi Runner-Up SEA Games 2025 dengan Perolehan 91 Medali Emas

Next Post

Saat Engkau Marah Seolah Anak Tak Bernilai

Next Post
Orang tua Marah Sebagai Tanda Sayang, Padahal Tidak Menurut Anak

Saat Engkau Marah Seolah Anak Tak Bernilai

Mahasiswa Indonesia Gagalkan Penculikan di Inggris dan Dapat Penghargaan Resmi dari Kepolisian

Mahasiswa Indonesia Gagalkan Penculikan di Inggris dan Dapat Penghargaan Resmi dari Kepolisian

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra' Mi'raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

16 Fenomena Akhir Zaman yang Tanpa Sadar Kita Rasakan

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    294 shares
    Share 118 Tweet 74
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Resep Singkong Keju Goreng

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7822 shares
    Share 3129 Tweet 1956
  • Nasihat Imam Ghazali untuk Anak

    220 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Gelar Majelis Taklim di Pendopo, Fery Farhati Berpesan Agar Semangat Mendatangi Majelis Ilmu

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    391 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    541 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1647 shares
    Share 659 Tweet 412
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga