• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

22/12/2025
in Khazanah, Unggulan
Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Foto: Pinterest

69
SHARES
529
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH peringatan Hari Ibu di Indonesia memiliki latar belakang yang berbeda dengan peringatan Hari Ibu di sejumlah negara Barat.

Oleh karena itu, anggapan bahwa peringatan Hari Ibu di Indonesia merupakan bentuk penyerupaan terhadap tradisi keagamaan atau budaya asing yang bersifat pagan tidak memiliki dasar historis yang kuat.

Hari Ibu di Indonesia berawal dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang dilaksanakan pada 22–25 Desember 1928.

Kongres ini menjadi momentum penting dalam sejarah pergerakan perempuan Indonesia dan diikuti oleh berbagai organisasi perempuan, termasuk organisasi perempuan dari kalangan Islam seperti Aisyiyah.

Peristiwa tersebut mencerminkan semangat perjuangan perempuan dalam konteks kebangsaan, sosial, dan kemasyarakatan, bukan dalam konteks ritual keagamaan tertentu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Penetapan Hari Ibu sebagai hari nasional dilakukan melalui Dekrit Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1953 yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno.

Tanggal 22 Desember dipilih untuk mengenang dan mengapresiasi peran serta kontribusi perempuan Indonesia dalam pembangunan bangsa, sekaligus untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Penetapan ini tidak disertai dengan unsur budaya, simbol, maupun ritual yang bertentangan dengan ajaran agama.

Dengan demikian, peringatan Hari Ibu di Indonesia tidak memiliki keterkaitan dengan sejarah Hari Ibu di Barat yang dalam beberapa literatur disebut berakar dari tradisi tertentu.

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Baca juga: Hukum Perayaan Hari Ibu dalam Islam

Apabila peringatan tersebut mengandung unsur penyerupaan terhadap simbol atau praktik kekufuran, maka kemungkinan besar para ulama dan lembaga keagamaan di Indonesia, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), telah menyampaikan penolakan sebagaimana sikap tegas yang pernah ditunjukkan terhadap praktik keagamaan lain yang melibatkan umat Islam.

Selain itu, Hari Ibu di Indonesia dikategorikan sebagai hari besar nasional, bukan hari raya keagamaan.

Peringatan ini juga tidak dapat disamakan dengan perayaan-perayaan tertentu yang berasal dari budaya Barat seperti Valentine, Halloween, atau perayaan sejenis, yang tidak berstatus sebagai hari nasional di Indonesia.

Dalam praktiknya, Hari Ibu di Indonesia juga tidak pernah diposisikan sebagai bagian dari hari raya dalam ajaran agama tertentu, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap peran perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan negara.[Sdz]

 

Tags: Sejarah Hari Ibu di Indonesia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Indonesia Mengunci Posisi Runner-Up SEA Games 2025 dengan Perolehan 91 Medali Emas

Next Post

Saat Engkau Marah Seolah Anak Tak Bernilai

Next Post
Orang tua Marah Sebagai Tanda Sayang, Padahal Tidak Menurut Anak

Saat Engkau Marah Seolah Anak Tak Bernilai

Mahasiswa Indonesia Gagalkan Penculikan di Inggris dan Dapat Penghargaan Resmi dari Kepolisian

Mahasiswa Indonesia Gagalkan Penculikan di Inggris dan Dapat Penghargaan Resmi dari Kepolisian

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra' Mi'raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

16 Fenomena Akhir Zaman yang Tanpa Sadar Kita Rasakan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7916 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3448 shares
    Share 1379 Tweet 862
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2120 shares
    Share 848 Tweet 530
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga