• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sakit Hati Bilal karena Abu Dzar Al Ghifari

27/07/2021
in Khazanah
Sakit Hati Bilal karena Abu Dzar Al Ghifari

Foto: Pixabay

155
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sakit Hati Bilal karena Abu Dzar Al Ghifari

Suatu hari para sahabat duduk di majelis, sementara Rasulullah SAW tidak bersama mereka. Khalid bin Walid, Abdurrahman bin Auf, Bilal, dan Abu Dzar duduk di dalam majelis. Abu Dzar adalah orang yang memiliki ketajaman dan temperamen tinggi.
Orang-orang berbicara mengenai satu topik pembicaraan. Lalu Abu Dzar berbicara dan menyampaikan sebuah usulan, “Aku mengusulkan agar pasukan diperlakukan demikian dan demikian.”

Baca Juga: Abu Idris Al-Khaulani, Selalu Konsisten Menegakkan Keadilan

Sakit Hati Bilal karena Abu Dzar Al Ghifari

Tiba-tiba Bilal menimpali, “Tidak, itu adalah usulan yang salah.”

Lantas Abu Dzar berkata, “Beraninya kamu menyalahkanku, wahai anak wanita berkulit hitam?”

“Lâ Ilâha illallâh! Bercerminlah engkau. Lihatlah siapa dirimu sebenarnya?”

Seketika itu Bilal berdiri dengan terkejut dan marah sejadi-jadinya sambil berkata, “Demi Allah, aku akan mengadukanmu kepada Rasulullah SAW,” lalu Bilal pun pergi kepada Rasulullah SAW.

Ketika Bilal sampai kepada Rasulullah SAW, dia berkata, “Wahai, Rasulullah. Maukah engkau mendengar apa yang telah dikatakan oleh Abu Dzar kepadaku?”

Rasulullah saw. menjawab, “Apakah yang telah dikatakannya?”

Bilal berkata, “Dia telah berkata begini dan begitu.”

Seketika itu rona muka Rasulullah SAW berubah.

Lalu Abu Dzar bergegas datang dengan tergopoh-gopoh. Dia berkata, “Wahai, Rasulullah. Assalâmu ‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.”

Ketika itu Rasulullah sangat marah, hingga dikatakan, “Kami tidak tahu apakah Nabi menjawab salamnya atau tidak.”

Nabi bersabda, “Wahai, Abu Dzar. Engkau telah menghinakannya dengan merendahkan ibunya. Di dalam dirimu terdapat sifat jahiliyah.”(HR. Bukhari).

Kalimat tersebut terdengar bagaikan petir di telinga Abu Dzar. Lantas dia menangis, dan menghampiri Rasulullah, lalu berkata, “Wahai, Rasulullah. Beristigfarlah untukku. Mintakanlah ampunan dari Allah untukku.” Kemudian dia keluar dari masjid sambil menangis.

Abu Dzar pergi dan meletakkan kepalanya di atas tanah yang dilalui Bilal. Lalu Bilal menghampirinya.

Umar berkata, “Abu Bakar adalah sayyid (tuan) kami, dan dia telah memerdekakan sayyid kami, yaitu Bilal.”

Abu Dzar menghempaskan pipinya ke atas tanah, dan berkata, “Demi Allah, wahai Bilal. Aku tidak akan mengangkat pipiku, kecuali engkau menginjaknya dengan kakimu. Engkaulah orang yang mulia dan akulah yang hina.”

Allah akan meninggikan kedudukanmu, wahai Abu Dzar, sampai batas ini. Sungguh, itulah didikan Islam, dan kehidupan di bawah naungan Al-Qur’an.

“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Mahagagah lagi Mahabijaksana.” (Al-Anfal: 63).

Lantas Bilal pun menangis melihat pemandangan tersebut. Siapa yang tidak luruh hatinya melihat hal demikian?

Simaklah apa yang membuat Bilal sakit hati, yaitu perkataan Abu Dzar tentang nasab ibunya yg seolah-olah menghina. Perhatikan bagaimana Rasulullah marah dan berkata masih ada kejahiliyahan dlm diri Abu Dzar… teguran Rasulullah membuat Abu Dzar sadar bahwa kemulian tidaklah karena rupa, harta dan keturunan…lihatlah bagaimana Abu Dzar meminta maaf pada Bilal…hal itu dilakukan tiada lain karena Abu Dzar takut Allah murka….

Sekarang ini kita lihat berapa banyak orang yang memanfaatkan kekurangan fisik, atau berbohong akan nasab seseorang hanya agar dianggap lucu, menjadi bahan lawakan.

“Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,” (QS Al-Humazah : 1)

celakalah orang yang berbohong mencela baik fisik ataupun nasabnya hanya untuk ditertawakan orang lain. (w)

*Kajian Tafsir Al Humajah  oleh Ust. Rofiq Hidayat, Lc

Tags: Sakit Hati Bilal karena Abu Dzar Al Ghifari
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Anies: Saya Latihan Debat Sejak ’90-an

Next Post

Aktris Angeline Jolie Kecam Kebijakan Anti-Imigran Muslim Trump

Next Post

Aktris Angeline Jolie Kecam Kebijakan Anti-Imigran Muslim Trump

Penerima Beasiswa Fulbright Khawatir dengan Larangan Perjalanan Trump

Sandi Ajak Warga Hidup Sehat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8014 shares
    Share 3206 Tweet 2004
  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1755 shares
    Share 702 Tweet 439
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5020 shares
    Share 2008 Tweet 1255
  • Viral! Siswa SMA dari Jakarta Islamic Boarding School Mampir ke Restoran Sunda Saat Perjalanan Umroh Bersama

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Ilmuwan Jepang: Saat Lapar, Tubuh Membersihkan Sel Rusak

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3531 shares
    Share 1412 Tweet 883
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga