• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Pujian yang Tidak Sebenarnya

01/05/2023
in Khazanah, Unggulan
Pujian yang Tidak Sebenarnya

Foto: Unsplash

96
SHARES
741
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PUJIAN yang sering kali ditujukan seseorang kepada kita sebenarnya adalah salah satu kebaikan Allah menutup aib-aib kita. Kemuliaan yang kita miliki sejatinya bukan milik kita namun Allahlah yang menitipkan dan menghadirkannya kepada diri kita.

مَنْ أَ كْـرَمَكَ إِنَّـمَا أَ كْـرَمَ فِيْكَ جَمِيْلَ سِتْرِهِ فَالْحَمْدُ لِمَنْ سَتَرَكَ لَيْسَ الْحَمْدُ لِمَنْ أَ كْـرَمَكَ وَشَكَرَكَ

“Siapa yang memuliakanmu, sesungguhnya ia memuliakan keindahan yang ditutupi oleh Allah, maka seharusnya pujian itu bagi (Dia) yang menutupimu, bukan bagi (orang) yang memuliakanmu dan berterima kasih kepadamu.” (Ibnu Athaillah)

Terkait ungkapan di atas Ustaz Faisal Kunhi M.A memberikan beberapa penjelasan sebagai berikut:

1. Jangan bangga dan sombong jika ada yang memujimu karena sesungguhnya ia sedang memuji Allah yang menutupi keburukanmu dengan menampakkan kebaikanmu.

Baca Juga: Ikut Kajian Bareng Selebritas, Pesona Tissa Biani Berhijab Tuai Pujian

Pujian yang Tidak Sebenarnya

2. Penghormatan seorang manusia kepada manusia lainnya sebenarnya diarahkan kepada batinnya, namun karena manusia tidak mampu melihat sisi dalam manusia maka manusia menilai dengan apa yang tampak.

3. Di antara nama Allah adalah “As-Sittiir”, yaitu Dia yang suka menutupi aib dan dosa hamba-hamba-Nya; karenanya Allah tidak suka ketika sebuah dosa dilakukan secara terbuka sebab di dalamnya ada unsur promosi untuk mengajak orang melakukan maksiat yang serupa.

4. Ibnul Qayyim rahimahullah juga menjelaskan makna nama Allah ini dalam bait-bait Nuniyyah-nya,

وَهُوَ الْحَيِيُّ فَلَيْسَ يَفْضَحُ عَبْدَهُ عِنْدَ التَّجَاهُرِ مِنْهُ بِالْعِصْيَان
لَكِنَّهُ يُلْقِي عَلَيْهِ سِتْرَهُ فَهُوَ السِّتِّيْرُ وَصَاحِبُ اْلغُفْرَانِ

“Dan Dialah Al-Hayiyyu (Yang Maha Pemalu), Dia tidak akan membuka aib hamba-Nya saat hamba tersebut terang-terangan dalam bermaksiat.

Namun, Dia justru melemparkan tirai penutupnya, dan Dialah As-Sittiir (Yang Maha Menutupi) dan mampu memberikan ampunan.” (Dinukil dari “An-Nahju Al-Asmaa’”)

5. Ketika seorang hamba terjebak dalam sebuah perbuatan dosa, hendaknya dia berusaha untuk menutupinya dengan tidak menceritakannya walau dia sudah bertaubat, karena itu tanda ia menyesal dan agar selamat dari rasa bangga ketika bermaksiat. Dalam hadis dari Ibnu ‘Umar radhiyalllahu ‘anhuma,

إِنَّ اللهَ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ فَيَقُوْلُ: أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا، أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا؟ فَيَقُوْلُ: نَعَمْ، أَيْ رَبِّ. حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ، قَالَ: سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala mendekatkan seorang mukmin kepada-Nya, lalu Allah menutupkan untuk hamba tersebut penutup-Nya. Allah bertanya kepadanya, ‘Apakah kamu mengetahui dosa ini? Apakah kamu juga mengetahui dosa ini?’

Hamba itu pun mengatakan, ‘Ya, wahai Rabbku.’ Sampai kemudian ketika Allah Ta’ala meminta dia agar mengakui dosanya dan dia pun menyangka dirinya akan celaka, maka Allah Ta’ala mengatakan kepadanya, ‘Aku telah tutup dosa itu padamu di dunia, dan pada hari ini Aku ampuni dosamu.’”(HR. Bukhari)

6. Hendaknya seseorang juga banyak berdoa agar Allah senantiasa menutup aib dan dosanya, di antara yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan adalah membaca doa berikut ini sekali setiap pagi dan setiap petang,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf serta keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan harta bendaku. Ya Allah, tutupilah auratku …” (HR. Abu Dawud, shahih)

Syekh ‘Abdurrozzaq hafidzahullah menjelaskan bahwa dalam doa di atas terdapat permohonan agar aurat kita senantiasa ditutupi Allah, baik aurat yang sifatnya fisik maupun non fisik. Aurat fisik adalah bagian tubuh yang tidak boleh ditampakkan kepada orang lain.

Bagi kaum wanita adalah seluruh badannya, sedangkan aurat laki-laki adalah antara lutut hingga pusar. Adapun aurat non fisik adalah aib, kekurangan, dan setiap perbuatan yang jelek apabila ditampakkan.

[Ln]

Tags: Pujian yang Tidak Sebenarnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dear Para Peruqyah

Next Post

Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Indonesia dengan Gerakan

Next Post
Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Indonesia dengan Gerakan

Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Indonesia dengan Gerakan

Idul Fitri di Trafalgar Square: Peristiwa Berkesan Seumur Hidup

Idul Fitri di Trafalgar Square: Peristiwa Berkesan Seumur Hidup

Manfaat Gliserin Sebagai Pembersih Kulit Wajah

Manfaat Gliserin Sebagai Pembersih Kulit Wajah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8807 shares
    Share 3523 Tweet 2202
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11547 shares
    Share 4619 Tweet 2887
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1052 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Gebyar Muharam Salimah Tulungagung: Konsultan Parenting Ungkap 3 Cara Sederhana Mendidik Anak Jadi Bertanggung Jawab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Rekomendasi Warna Hijab untuk Baju Abu-Abu

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Menghina Allah dalam Hati

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Belajar Pengasuhan dan Pendidikan dari Drama Korea Teach You a Lesson

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2480 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Perhiasan yang Boleh Dipakai Laki-laki

    2430 shares
    Share 972 Tweet 608
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga