• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 20 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Propaganda Lewat Film

12/02/2026
in Khazanah
Hukum Mengunduh Film di Internet

Hukum Mengunduh Film di Internet (foto: pixabay)

86
SHARES
662
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tulisan propaganda lewat film ini ditulis oleh Erizeli Jely Bandaro, seorang pengusaha dan praktisi Neuro Linguistic yang juga penyuka film. Ia menulis bagaimana sebuah film mampu mengubah cara berpikir masyarakat.

Selama lebih dari 10 tahun di China, Saya suka nonton drama TV. Padahal di Indonesia hal yang jarang sekali saya tonton adalah Drama TV. Mungkin sudah lebih 20 tahun saya tidak nonton Drama TV.

Jadi apa yang menyebabkan saya tertarik? Tentu beralasan. Saya pernah berbisnis di bidang film dan rumah produksi (PH). Jadi saya tahu bagaimana teknis sinema dan proses produksi, yang melibatkan ahli pembuat skenario, pengatur lampu, peran, musik dan sutradara. Karena itu, saya kagum dengan tampilan drama TV di China.

Teman saya seorang wanita penulis skenario di Wuhan cerita kepada saya. Dia sedang menggarap cerita dengan tema cinta kepada keluarga.

Selama 1 tahun, dia riset secara langsung. Tinggal bersama mereka dari kelas bawah maupun atas, menyelami fenomena yang sedang terjadi pada keluarga akibat adanya perubahan zaman. Memahami mindset yang berkembang di masyarakat.

Setelah itu, dia harus belajar tentang kebudayaan dalam keluarga di China, AS dan Eropa. Dari sana lahirlah film drama hebat, yang kaya hikmah dalam setiap dialogh. Enggak asal adegan atau sekadar follow tren apa yang suka ditonton orang.

Sahabat saya di Changsa yang juga pengusaha industri kimia tidak merasa rendah dan khawatir ketika melihat putranya belajar mandiri berbisnis. Diawali membuka restoran kecil dengan karyawan 1 orang. Padahal dia punya uang banyak untuk memanjakan putra satu-satunya itu. Mengapa?

“Istri saya mendidik dia jadi petarung yang tabah dan punya semangat“ katanya.

“Bagaimana istri kamu mampu memotivasinya?” tanya saya.

“Itu berkat drama TV, yang mengajarkan semangat dan karakter wirausaha,” katanya.

“Mengapa?”

“Dalam ilmu psikologi ada yang disebut dengan konsep Neuro Linguistic Programming (penyusunan bahasa syaraf) yang menjelaskan bahwa setiap manusia mempunyai susunan syaraf yang sama. Artinya segala sesuatu yang orang lain dapat lakukan, kita juga bisa melakukannya. Film drama TV menggunakan konsep itu. Mendidik orang meniru yang baik.”

Baca Juga: Lawan Propaganda Islamofobia dengan Ilmu Jurnalistik

Propaganda Lewat Film

Saya sadar bahwa drama TV di China itu tidak lebih bagian dari propanda politik. Itu sebabnya semua perusahaan TV dimiliki oleh Negara.

Partai menggunakan media TV untuk mendidik rakyat bela negara, semangat wirausaha, perang terhadap korupsi, cinta kepada orang tua, setia kawan, peduli dalam semangat berkorban, keutamaan keluarga, dan cinta.

Walau sifatnya propaganda, namun ditampilkan dengan tekhnis sinema yang luar biasa cerdasnya. Orang tidak merasa sedang masuk perangkap brainwashing.

Karena cerita drama memang menggiring emosi dan psikis penonton untuk belajar memahami makna di balik adegan. Ya menghibur dan mendidik sehingga proses perubahan mental dan transformasi budaya terjadi terus menerus kearah yang positif.

Di Indonesia, media TV memang orientasinya bisnis. Tidak penting apakah itu mendidik atau tidak. Yang penting orang terhibur dan rating naik.

Dari sana pendapatan iklan meningkat. Walau karena itu acara TV lebih banyak mengarahkan orang jadi bigot, menganggap dunia itu too good to be true.

Realitas yang menyesatkan dan karenanya penonton terjebak kepada kehidupan hedonis, individualisme, tidak open minded. Makanya jangan kaget, kemajuan sains yang berhasil membawa manusia ke planet lain tetapi kita masih doyan membahas omong kosong.[ind]

sumber: NLP Great Parenting Community https://nlpgreatparenting.com

Tags: Propaganda Lewat Film
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Antara Cinta dan Benci

Next Post

Skrining untuk Mencegah Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi

Next Post
Skrining untuk Mencegah Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi

Skrining untuk Mencegah Kekurangan Hormon Tiroid pada Bayi

Pesta Muslim Jakarta 2025 Hadirkan Pengalaman Belanja Ala Pasar Tanah Abang

Pesta Muslim Jakarta 2025 Hadirkan Pengalaman Belanja Ala Pasar Tanah Abang

Selamat Datang Dzulhijjah

4 Persiapan Ramadan Buat Kamu yang Bergembira dengan Datangnya Bulan Suci Ini

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9143 shares
    Share 3657 Tweet 2286
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4137 shares
    Share 1655 Tweet 1034
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2361 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga