• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perusak Agama dan Masyarakat (1)

25/05/2026
in Khazanah, Unggulan
Perusak Agama dan Masyarakat (1)

foto:pixabay

87
SHARES
672
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERUSAK agama dan masyarakat yang dijelaskan oleh Ustaz M. Abdullah Sholihun.

Namimah atau mengadu domba merupakan dosa besar yang sangat dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.

Perilaku buruk ini termasuk penyakit hati yang mematikan, virus ganas yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat serta melahirkan permusuhan dan pertikaan dikalangan umat manusia.

Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan bahaya namimah ini dalam firman-Nya:

وَلاَ تُطِعْ كُلَّ حَلاَّفٍ مَهِينٍ (10) هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ (11)

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang ke sana ke mari menghambur fitnah”. (QS. Al-Qalam: 10-11).

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, yang dimaksud dengan orang yang kesana kemari menghambur fitnah yaitu orang yang berjalan ke sana ke mari dikalangan orang banyak, menabur benih permusuhan diantara mereka, menukil pembicaran dengan tujuan mengadu domba diantara sesama, perilaku jelek seperti ini adalah perusak.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Para ulama mendefinisikan namimah dengan menukil ucapan sebagian orang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan keduanya.

Atau dengan bahasa hadits Nabi, orang yang menemui seseorang dengan satu wajah, dan menemui orang lain dengan wajah yang lain.

Artinya, “nammam” atau orang yang melakukan namimah itu bermuka dua, bermuka manis di depan seseorang sembari menjelekkan orang lain. Rasullullah bersabda:

وَتَجِدُونَ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ

“Engkau mendapati diantara orang yang paling jahat adalah si muka dua, dia mendatangi suatu kaum dengan satu wajah, dan mendatangi kaum yang lain dengan wajah yang lain.” (HR. Muslim).

Dampak buruk dari namimah sangatnya besar, sehingga Ibnu Abdil Barr dari Yahya bin Abi Katsir, ia mengatakan:

Perusak Agama dan Masyarakat (1)

“Para penabur benih permusuhan dan pendusta mampu merusak (manusia) hanya dalam waktu yang singkat, sesuatu yang tidak dijumpai pada penyihir dalam setahun.”

Senada dengan nukilan tesebut, Imam An Nawawi mengatakan:

“Namimah adalah merekayasa omongan untuk menghancurkan manusia.”

Sesungguhnya bagi orang yang mengadu domba dan menebar fitnah terdapat ancaman yang sangat berat, sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi, diantranya:

Pertama, mendapatkan ancaman untuk masuk neraka.

Baca juga: Definisi Sombong dalam Syariat Islam

Imam al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam ash-Shahihain, dari Hamam bin Harits, beliau berkata:

“Kami duduk-duduk bersama Hudzaifah di dalam masjid. Lalu ada seseorag datang dan duduk bersama kami, sembari mengadu pada Hudzaifah: “Sesungguhnya orang ini telah mengadu beberapa hal pada Sulthan (penguasa).” Maka Hudzaifah berkata, “Aku pernah mendengar Rasulallah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا يَدْخُلُ الجَنَّةَ نَمَّامٌ

“Tidak akan masuk surga tukang (fitnah) pengadu domba.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dosa namimah sangatlah besar, mengingat dampak buruk yang diakibatkannya.

Oleh karena itu wajar apabila pelakunya mendapatkan ancaman tidak masuk surga.

Tentunya sesuai dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah, bahwa yang dimaksud disini tidak masuk surga pada momen pertama kali kaum muslimin masuk surga setelah melewat Ash-shirath atau jembatan yang membentang di atas neraka Jahannam.

Ia harus memasuki neraka beberapa waktu untuk membersihkan dirinya dari dosa tersebut.

Jika semua dosanya sudah diberikan azab yang setimpal, maka ia akan dimasukkan surga jika ada keimanan di dalam dadanya.[Sdz]

 

Tags: Perusak Agama dan Masyarakat (1)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memastikan Si Kecil Cukup Makan

Next Post

Beberapa Cara untuk Menjalankan Rutinitas Skincare Berbahan Brokoli

Next Post
Beberapa Cara untuk Menjalankan Rutinitas Skincare Berbahan Brokoli

Beberapa Cara untuk Menjalankan Rutinitas Skincare Berbahan Brokoli

Kenapa Saat Marah Kita Tidak Bisa Berpikir Rasional

7 Cara Mengatasi Emosi dalam Psikologi

Ketahui Manfaat Pare untuk Kecantikan Kulit

Ketahui Manfaat Pare untuk Kecantikan Kulit

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9024 shares
    Share 3610 Tweet 2256
  • Maroko dan Tragedi Perbatasan dengan Spanyol

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11660 shares
    Share 4664 Tweet 2915
  • Tiga Golongan Manusia

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Ambillah Ilmu dari Ahlinya

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Cara Mengolah Kulit Cempedak Jadi Olahan Makanan yang Menyehatkan

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Surah Yusuf Ayat 6-10: Pembicaraan Rahasia Diantara Saudara-Saudara Yusuf

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga