• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 19 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Kisah Hijrah Rasulullah ke Tha’if

10/02/2025
in Khazanah, Unggulan
Kisah Hijrah Rasulullah ke Tha’if

Kisah Hijrah Rasulullah ke Thaif Foto: Pixabay

200
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

THAIF wilayah berjarak kurang lebih 60 mil dari Makkah. Rasulullah hijrah dan berdakwah ke Tha’if pada tahun 10 kenabian (akhir Mei 619).

Hijrah Ke Tha’if

Tha’if terletak 100 kilometer sebelah Tenggara Mekah. Tha’if adalah salah satu tempat yang bersejarah dalam perkembangan agama Islam.

Thaif memiliki kota pegunungan dengan ketinggian hampir 2.000 meter diatas permukaan laut. Tha’if adalah kota dagang dengan hasil bumi dan perkebunan buah seperti anggur.

Rasulullah mencoba mengalihkan dakwah langsung keluar Kota Mekah. Bersama Zaid bin Haritsah, Rasulullah pergi ke kota Tha’if. Tiba di kota itu, Rasulullah menemui tiga orang pembesar kota dan menawarkan Islam kepada mereka. Apa tanggapan mereka?

“Bahkan akan kusobek-sobek selubung Ka’bah untuk membuktikan bahwa demikian tidak percayanya aku padamu!” ujar seseorang.

Mendengar temannya bicara seperti itu, yang lain tersenyum mengejek sambil berkata, “Apakah Tuhan tidak mendapatkan orang yang lebih baik daripada kamu? Kalau engkau seorang nabi, pastilah engkau terlalu mulia untuk menjadi teman bicaraku. Kalau bukan, maka engkau terlalu rendah kulayani.” Ujar yang lainnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kisah Hijrah Rasulullah ke Tha’if

Rasulullah meminta tiga pembesar Tha’if yaitu Mas’ud, Abdu Yalail, dan Habib, tidak mengumumkan kepada masyarakat penolakan mereka terhadap beliau. Akan tetapi, ketiga pembesar itu tidak mengabulkan permintaan Rasulullah.

Mereka malah menghasut agar para pemuda mengolok-olok Rasulullah. Mereka keluar dan berteriak kepada orang banyak, “Wahai penduduk Tha’if! Lihat orang ini! Ia mencoba mengganti para berhala kita dengan satu Tuhan baru yang tidak terlihat!”

Beliau berada di tengah penduduk Tha’if selama sepuluh hari. Setiap pemuka masyarakat Tha’if yang datang menemui beliau, pasti diajaknya berbicara dan diserunya.

Akhirnya mereka berkata,” Usir orang ini dari negeri kita dan kerahkan semua rakyat untuk memperdayainya,”

Kemudian, mulailah para pemuda melempari Rasulullah dengan batu. Melihat hal itu, orang-orang kaya tidak mau ketinggalan. Mereka menyuruh budak-budaknya.

“Hei, tunggu apalagi? Ambil batu dan lempari dia! Sekaranglah saatnya kalian bersenang-senang!”
Rasulullah dan Zaid berlari di sepanjang jalan ke luar Kota Tha’if. Mereka diikuti hujan batu disertai gemuruh caci maki dan cemooh gerombolan pemuda dan budak. Batu-batu terbang berbunyi debag-debug menghantam seluruh tubuh Rasulullah meski sudah dilindungi Zaid. Darah suci Rasulullah berceceran di sepanjang jalan.

Baca Juga: Kisah Hijrahnya Umat Islam ke Habasyah

Do’a Rasulullah Ketika di Tha’if

Setelah jauh keluar dari kota, gerombolan orang yang mengejar Rasulullah pun membubarkan diri dengan senyum puas dan mengejek.

Saat itu Rasulullah bertemu dengan seorang istri pembesar Tha’if dari Bani Jumah yang sedang lewat. Perempuan itu memandang Rasulullah dengan rasa kasihan bercampur heran.

“Lihatlah, apa yang ditimpakan kepada kami oleh rakyat suamimu,” sabda Rasulullah.

Mendengar orang Tha’iflah yang menganiaya beliau, perempuan itu berlalu dengan perasaan takut jika diketahui orang bahwa ia menunjukkan belas kasihan kepada Rasulullah.

Untuk melepas lelah dan membasuh luka, Rasulullah dan Zaid berlindung di sebuah kebun anggur milik Utbah dan Syaibah. Keduanya anak Rabi’ah, seorang pembesar Quraisy. Saat itu, keluarga Rabi’ah memerhatikan Rasulullah dari jauh, tetapi mereka tidak berbuat apa pun.

Setelah napasnya kembali normal, Rasulullah mengangkat kepala dan menengadah ke langit. Beliau memanjatkan doa yang amat mengharukan.

“Allahuma ya Allah, kepada-Mu juga aku mengadukan kelemahanku, kurangnya kemampuanku, serta kehinaanku di hadapan manusia.”
“Oh Tuhan Maha Pengasih, Maha Penyayang, Engkaulah Pelindungku.”
“Kepada siapa hendak Engkau serahkan aku? Kepada orang jauh yang berwajah muram, kepadaku, atau kepada musuh yang akan menguasai diriku?”
“Asalkan Engkau tidak murka kepadaku, aku tidak peduli, karena sungguh luas kenikmatan yang Engkau limpahkan kepadaku.”
“Aku berlindung kepada nur wajah-Mu yang menyinari kegelapan, dunia, dan akhirat.”
“Janganlah kemurkaan-Mu menimpa aku.”
“Kepada-Mu lah aku menghamba sampai Engkau puas sesuai kehendak-Mu. Tiada yang lebih kuat dan kuasa dari pada-Mu.”[Cms/Sdz]

Tags: Kisah Hijrah Rasulullah ke Tha'if
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pemimpin Muda dalam Sejarah Islam

Next Post

Cara Cek Daya Tampung SNBP Tahun 2025

Next Post
Cara Cek Daya Tampung SNBP Tahun 2025

Cara Cek Daya Tampung SNBP Tahun 2025

Belajar Menjadi ‘Tinggi’

Hati-hati Penyakit Senioritas

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 8 tentang Orang Munafik

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 8 tentang Orang Munafik

  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    Mandi Junub Menggunakan Shower

    4999 shares
    Share 2000 Tweet 1250
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7980 shares
    Share 3192 Tweet 1995
  • Tatacara Shalat Tarawih Skema 4-4-3

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • KPIPA Lantik Pengurus Koalisi Perempuan Sumut untuk Palestina (KPSP)

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11165 shares
    Share 4466 Tweet 2791
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Ini Lima Masjid Referensi Kajian Sunnah di Jabodetabek

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Hukum Anak Laki-Laki Memandikan Jenazah Ibunya

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga