• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Terpedaya oleh Amal Sendiri, Inilah Sikap yang Dicontohkan Orang Saleh

05/07/2026
in Khazanah
Jangan Terpedaya oleh Amal Sendiri, Inilah Sikap yang Dicontohkan Orang Saleh

Sumber: Pixabay

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERAMAL adalah salah satu bentuk penghambaan seorang Muslim kepada Allah. Setiap sholat yang didirikan, sedekah yang dikeluarkan, puasa yang dijalankan, hingga kebaikan kecil yang dilakukan merupakan bagian dari ikhtiar untuk meraih ridha-Nya. Namun, ada satu ujian yang sering kali datang setelah seseorang berhasil melakukan amal saleh, yaitu munculnya rasa bangga terhadap amal yang telah dikerjakan.

Dalam sebuah nasihat yang dinukil dari Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, dijelaskan bahwa setelah beramal, seseorang masih membutuhkan kesabaran. Kesabaran itu bukan lagi untuk mengerjakan ibadah, melainkan kesabaran agar tidak memandang amalnya sendiri dengan rasa kagum.

Nasihat ini terdengar sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat dalam. Tidak sedikit orang yang mampu melakukan ibadah, namun kemudian terjatuh pada penyakit hati yang membuat amal tersebut kehilangan keberkahannya. Ia mulai merasa dirinya lebih baik dibandingkan orang lain, merasa ibadahnya lebih banyak, atau diam-diam mengharapkan pujian atas apa yang telah dilakukan.

Baca Juga: Suami Meninggal, Begini Cara Single Parent Mendidik Anak

Jangan Terpedaya oleh Amal Sendiri, Inilah Sikap yang Dicontohkan Orang Saleh

Imam Ibnul Qayyim mengingatkan bahwa seorang mukmin harus bersabar agar tidak terkena penyakit ujub, yaitu rasa kagum terhadap diri sendiri. Ujub membuat seseorang merasa bahwa keberhasilan beribadah terjadi karena kehebatan dirinya, padahal semua itu tidak lepas dari pertolongan Allah. Jika Allah tidak memberikan hidayah dan kekuatan, niscaya seseorang tidak akan mampu menunaikan satu rakaat sholat pun dengan sempurna.

Karena itu, setelah menyelesaikan sebuah amal, hendaknya seseorang tidak sibuk menghitung berapa banyak ibadah yang telah ia lakukan. Sebaliknya, ia perlu bertanya kepada dirinya sendiri, apakah amal tersebut sudah benar, sudah ikhlas, dan apakah Allah berkenan menerimanya.

Para ulama terdahulu justru lebih banyak mengkhawatirkan diterimanya amal daripada banyaknya amal yang mereka kerjakan. Mereka memahami bahwa amal yang sedikit tetapi diterima Allah jauh lebih berharga daripada amal yang banyak namun tercampur riya, ujub, atau kesombongan.

Rasa bangga terhadap amal juga dapat membuat seseorang memandang rendah orang lain. Ia mungkin mulai menilai orang lain kurang rajin beribadah, kurang baik, atau lebih banyak melakukan kesalahan. Padahal, boleh jadi orang yang dipandang biasa saja memiliki hati yang jauh lebih ikhlas di sisi Allah.

Al-Qur’an pun mengingatkan agar manusia tidak menganggap dirinya paling suci. Allah lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertakwa. Oleh sebab itu, menjaga kerendahan hati merupakan bagian penting dari perjalanan seorang hamba dalam beribadah.

Sikap tawadhu setelah beramal dapat diwujudkan dengan memperbanyak istigfar. Menariknya, setelah menunaikan sholat, Rasulullah justru mengajarkan umatnya untuk beristigfar. Hal ini menjadi pelajaran bahwa meskipun telah melakukan ibadah, seorang Muslim tetap menyadari bahwa ibadahnya belum tentu sempurna dan masih membutuhkan ampunan Allah.

Selain itu, jangan pernah merasa telah berjasa kepada agama hanya karena melakukan beberapa amal kebaikan. Semua kesempatan beribadah merupakan nikmat dari Allah yang seharusnya disyukuri, bukan dibanggakan. Semakin tinggi ilmu dan ketakwaan seseorang, biasanya semakin besar pula rasa takutnya jika amalnya tidak diterima.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada akhirnya, ukuran seorang hamba bukanlah seberapa banyak amal yang ia tampilkan kepada manusia, melainkan seberapa tulus ia beribadah kepada Allah. Setelah beramal, tugas berikutnya adalah menjaga hati agar tetap rendah, tidak silau oleh pencapaian diri sendiri, dan terus memohon agar Allah menerima setiap amal yang telah dilakukan. Itulah sikap yang diajarkan oleh para ulama dan menjadi ciri orang-orang yang benar-benar mengharap ridha Allah semata. [DW]

Sumber: Instagram Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Tags: Jangan Terpedaya oleh Amal Sendiri Inilah Sikap yang Dicontohkan Orang Saleh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jerawat Tidak Dipencet bisa jadi Flek Hitam di Wajah

Next Post

Hanya Allah Sebaik-Baik Penolong, Tempat Kembali Saat Semua Jalan Terasa Buntu

Next Post
Hanya Allah Sebaik-Baik Penolong, Tempat Kembali Saat Semua Jalan Terasa Buntu

Hanya Allah Sebaik-Baik Penolong, Tempat Kembali Saat Semua Jalan Terasa Buntu

Simak Tujuh Bahaya Kulit Kering

Simak Tujuh Bahaya Kulit Kering

Fillet Ikan Rempah Chinese Menggugah Selera

Fillet Ikan Rempah Chinese Menggugah Selera

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9290 shares
    Share 3716 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4210 shares
    Share 1684 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga