• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 9 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Jangan Mengambil Keputusan Saat Marah

04/03/2026
in Khazanah
Jangan Mengambil Keputusan Saat Marah

Foto: pixabay

69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JANGAN mengambil keputusan saat marah. Tulisan ini saya awali dengan sebuah cerita antara Jengis Khan dengan Elang kesayangannya. Suatu pagi, seorang komandan Mongol bernama Jenghis Khan, dan pengawalnya pergi berburu. Rekan rekannya membawa busur dan anak panah, tetapi Jenghis Khan hanya membawa elang favoritnya di lengannya, yang lebih baik dan lebih pasti daripada panah mana pun, karena burung itu dapat terbang ke langit dan melihat segala sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh manusia.

Namun setelah berjam-jam pergi berburu, mereka tidak menemukan apa pun. Jenghis Khan, frustrasi oleh ketidakberhasilan kelompoknya, berpisah dari rombongan dan berkuda sendirian dengan elangnya. Setelah berkelana lama di hutan, Khan menjadi lelah dan haus. Di musim panas berkepanjangan, semua aliran sungai telah mengering, dan ia tidak dapat menemukan apa pun untuk diminum. Kemudian, dengan takjub, dia melihat air mengalir dari batu tepat di depannya. Perlahan-lahan Khan mengisi cangkir peraknya, tetapi ketika dia hendak minum seteguk pertama yang bisa memuaskan dahaga, elangnya terbang dan menjatuhkan cangkir itu dari tangannya. Khan sangat marah tetapi sabar dengan burung kesayangannya dan berpikir mungkin juga haus.

Ia kembali mengisi cangkir dengan sisa air yang menetes dari bebatuan. Namun, yang membuatnya sangat kesal, ketika cangkirnya bahkan belum penuh, burung itu mengulangi tindakan yang sama sekali lagi. Khan menghargai burung ini, tetapi dia tahu bahwa dia tidak bisa, dalam keadaan apa pun, membiarkan tindakan yang menurutnya kurang ajar seperti itu. Khan kemudian membuat keputusan. Saat dia mengisi cangkirnya untuk ketiga kalinya, dia memegang pedangnya, dan ketika elang itu menukik ke bawah, dia menusuk dada burung itu dengan pedangnya, membuatnya mati seketika.

Baca juga: Apakah Marah Membatalkan Puasa?

Jangan Mengambil Keputusan Saat Marah

Tidak ada lagi aliran air di batu, jadi Khan naik untuk menemukan sumbernya. Yang mengejutkannya bahwa benar-benar ada genangan air di tempat yang lebih tinggi dan di tengahnya terbaring mati salah satu ular paling beracun di wilayah itu. Jika dia minum airnya, dia juga akan mati. Khan, yang dilanda penyesalan mendalam, membawa elang yang mati kembali ke perkemahannya untuk dikuburkan. Untuk menghormati sahabat terbaiknya, Khan memerintahkan pembuatan patung Elang emas, dengan sebuah kata-kata penghormatan terukir di setiap sayap yang terentang: “Bahkan ketika seorang sahabat melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai, dia tetap menjadi sahabatmu”, yang tertulis pada sayap sebelah kiri. ”Setiap tindakan yang dilakukan dalam kemarahan adalah tindakan yang ditakdirkan untuk gagal”, yang tertulis pada sayap sebelah kanan.

Sobat, apa hikmah dari cerita di atas? Kita tidak boleh mengambil keputusan saat marah atau saat sedih sebab saat itu, otak seperti tidak berfungsi, seperti sedang dibajak sehingga keputusannya akan berdampak tidak baik. Coba perhatikan saat kita sedang marah, kita tidak bisa berpikir rasional. Keputusannya pun pasti akan keliru. Nanti kalau emosinya sudah turun dan kembali normal barulah kita akan sadar dan menyesali bahwa keputusan kita itu salah.

Emosi itu naik turun, tidak mungkin naik terus enggak turun-turun atau turun terus nggak naik-naik. Saat emosi berada pada intensitas naik berusahalah untuk tidak mengambil keputusan. Pada saat emosi turun kemarahannya semakin mereda, sehingga otak yang rasional kembali berfungsi, di kondisi itulah waktu yang ideal untuk mengambil keputusan.

Jadi saat engkau marah dan sedih jangan sekali-kali mengambil keputusan, sekali lagi saya ingatkan jangan mengambil keputusan saat engkau sedang marah atau sedih, engkau pasti akan menyesal nantinya.[ind]

Penulis: Randy Ariyanto (Rumah Pintar Aisha) 

Tags: JANGAN MENGAMBIL KEPUTUSAN SAAT MARAH
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pendidikan Anak Setelah Selesai SMA

Next Post

Jus Melon, Nanas, Stroberi dan Jeruk Mengandung Asam Folat dan Vitamin C

Next Post
Jus Melon, Nanas, Stroberi dan Jeruk Mengandung Asam Folat dan Vitamin C

Jus Melon, Nanas, Stroberi dan Jeruk Mengandung Asam Folat dan Vitamin C

Hafalan Al-Qur’an Hilang karena Dibutakan Cinta (1)

Lakukan 3 Hal Ini dalam Mendidik Anak dengan Al-Qur`an

Darimana Anak Belajar Bullying?

Darimana Anak Belajar Bullying?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8835 shares
    Share 3534 Tweet 2209
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11559 shares
    Share 4624 Tweet 2890
  • Setelah Iran, Giliran Mesir Tersingkir Bukan karena Bola

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3979 shares
    Share 1592 Tweet 995
  • 6 Manfaat Air Putih Untuk Kesehatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Saat Satu Pintu Tertutup, Percayalah Allah Masih Menyediakan Jalan yang Lebih Baik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ketahui Harga Tiket dan Jadwal Penayangan Planetarium TIM Jakarta

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2269 shares
    Share 908 Tweet 567
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4667 shares
    Share 1867 Tweet 1167
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga