• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cara Menahan Diri dari Marah

02/01/2023
in Khazanah
Cara terbaik mengungkapkan amarah

Foto: SHOTPRIME

77
SHARES
596
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CARA menahan diri dari marah. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, “Wasiatilah aku.” Nabi bersabda, “Jangan marah!”

Beliau mengulangi beberapa kali dan bersabda, “Jangan marah!” (HR. Bukhari).

Baca Juga: Mengucap Talak karena Marah

Cara Menahan Diri dari Marah

Seorang muslim memiliki akhlak yang mulia dengan sifat penyantun, malu, tawadhu, kecintaan pada sesama manusia, berani, sabar, memberi maaf dan menahan amarah. Hadits di atas adalah petunjuk dari seorang guru kepada muridnya tentang akhlak seorang muslim. Akhlak ini juga yang perlu dimiliki Ayah Bunda dalam mendidik anak-anak. Jika Akhlak ini sudah menjadi karakter maka Ayah Bunda akan lebih mudah menahan amarah ketika melakukan perbuatan yang kurang berkenan di hati orangtua.

Menjadi pemaaf dan dapat mengendalikan amarah merupakan jalan keberuntungan dan menuju keridhaan Allah.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu dan kepada surge yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain, Allah menyikai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran : 133 – 134)

Dalam riwayat Ahmad, orang yang bertanya menjelaskan, “Saya berpikir ketika Rasulullah mengatakan apa yang beliau katakan tu, ternyata marah itu menghimpun segala keburukan.” Dan barang siapa meninggalkan segala keburukan, ia akan mendapatkan segala kebaikan.

Cepat marah dan tidak mau mendengarkan penjelasan dari anak adalah tanda kelemahan orangtua. Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, Rasulullah bersabda, “Kekuatan itu bukan dengan jago gulat, tetapi kekuatan adalah menguasai hawa nafsu ketika marah.”

Marah adalah akhlak tercela dan senjata yang menghancurkan. Coba perhatikan orang-orang yang sedang dikendalikan amarah, wajahnya memerah, naiknya tekanan darah, gerahamnya terbuka, tubuhnya bergetar, gerakan badannya gemetar, kalimatnya terbata-bata, dari mulutnya keluar kalimat yang keji serupa dengan cacian dan hinaan.

Bagi hati, marah hanya akan menimbulkan kedengkian, dendam dan kejahatan.

Ada enam cara untuk melatih diri untuk menjauhi amarah yang diajarkan Rasulullah:

1. Menghiasi diri dengan akhlak-akhlak yang mulia yang bermuara pada ketenangan seperti pemaaf, sabar, hati-hati dalam setiap urusan.

2. Mengingat-ingat akibat buruk dari amarah dan keutamaan menahan marah dan memberi maaf.

“Tidaklah seorang hamba menahan marahnya, kecuali hatinya akan dipenuhi dengan keimanan.” (HR. Ahmad)

3. Selalu meminta pertolongan kepada Allah dari setan yang terkutuk  .

Dua orang laki-laki saling menghina di depan Nabi shallallahu Alaihi wa Sallam. Salah seorangnya mencaci saudaranya sambil marah dengan wajah yang memerah. Maka Nabi berkata, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah kalimat kalau dia katakana, pasti akan hilang apa yang ada padanya, yaitu kalaulah dia berkata, “A’udzu billahhi minasysyaithanirrajim.”

4. Mengubah posisi ketika sedang marah.

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu marah dalam keadaan berdiri maka duduklah, karena dengannya rasa marah akan hilang dan jika tidak maka berbaringlah.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

5. Berhenti berbicara.

Berhentilah bicara saat sedang marah karena mungkin ketika ia berbicara aka nada yang membantah dan hal itu akan menambah kemarahannya atau akan membuatnya menyesal atas apa yang dia ucapkan saat marah.Rasulullah bersabda, ‘Apabila salah seorang di antara kamu marah maka diamlah.” Beliau mengatalannya tiga kali. (HR. Ahmad, At Tirmidzi dan Abu dawud)

6. Berwudhulah

Marah menimbulkan panas dalam tubuh sehingga aliran darah menjadi cepat dan tekanannya meningkat. Air akan mendinginkannya.

Rasulullah besabda, “Ingatlah bahwa amarah itu bara yang menyala dalam hati anak Adam.” (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)

Namun jika marah karena Allah, karena kehormatan agama dilanggar, akidah Islam dihujat dan dilecehkan, mengolok-olok salah satu ibadah, atau dirusaknya kehormatan seorang muslim, maka dalam kondisi seperti ini marah menjadi perilaku yang dianjurkan. “Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah marah terhadap sesuatu.

Namun jika larangan-larangan Allah dilanggar, maka ketika itu tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi rasa marahnya.” (HR. Bukhari Muslim dan lainnya.) (Maya Agustiana/Cms]

Tags: Cara menahan diri dari marahCara menahan marah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pemain Maroko Ajarkan Dunia tentang Bakti pada Ibu

Next Post

Tujuh Negara Jago Bola Ini Tumbang di Piala Dunia Usai Ngotot Kampanye LGBT

Next Post
Barat Tampak Bodoh ketika Dukung LGBT?

Tujuh Negara Jago Bola Ini Tumbang di Piala Dunia Usai Ngotot Kampanye LGBT

Melindungi Diri Atau Menjauh Jika Buang Hajat

Bohong Itu Hina bagi Masyarakat Jahiliah

Khasiat pepaya mengkel

Khasiat Pepaya Mengkal bagi Pencernaan

  • Mewaspadai Benih Kemunafikan

    Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1888 shares
    Share 755 Tweet 472
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    544 shares
    Share 218 Tweet 136
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8058 shares
    Share 3223 Tweet 2015
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3560 shares
    Share 1424 Tweet 890
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11200 shares
    Share 4480 Tweet 2800
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3123 shares
    Share 1249 Tweet 781
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga