• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 24 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi

27/07/2026
in Kisah, Unggulan
Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi

Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi (Foto: Unsplash)

290
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SYAFIYAH binti Huyay adalah istri nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dari keturunan Yahudi. Ia adalah putri Huyay bin Al Akhtab, pemimpin Bani Nadhir yang menghasut Quraisy untuk menyerang Madinah dalam Perang Khandaq.

Suaminya, Kinanah bin Abul Huqaiq, dibunuh akibat berkhianat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam karena menyembunyikan harta Bani Nadhir.

Syafiyah binti Huyay diberikan kepada Dihyah bin Al Khalifah.

Namun, seorang sahabat merasa iba kepada putri bangsawan Yahudi itu. Ia mendatangi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan berkata,

“Wahai Rasulullah Apakah engkau menyerahkan Syafiyah binti Huyay, putri pemimpin Quraidhah dan Bani Nadhir kepada Dihyah? Shafiyah hanya pantas dimiliki engkau.”

Untuk menjaga kehormatan Syafiyah, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meminta Dihyah mengambil tawanan yang lain.

Beliau menawarkan Syafiyah agar masuk Islam. Shafiyah pun menerimanya.

Setelah itu, Syafiyah pun menerima pinangan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan kebebasannya sebagai mahar.

Baca Juga: 11 Istri Nabi Muhammad, Siapakah Mereka?

Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi

Di Ash Shaba’, dalam perjalanan pulang ke Madinah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menyelenggarakan walimah nikah. Ummu Sulaim merias Syafiyah.

Untuk makan, dihidangkan kurma, makanan dari tepung, dan keju. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berada di sana selama tiga hari.

Pada saat itu, beliau melihat memar-memar biru pada wajah bunda Syafiyah, lalu beliau bertanya, “Ada apa ini?”

“Wahai Rasulullah, sebelum engkau mendatangi kami, aku bermimpi melihat bulan seakan-akan terlepas dari tempatnya dan jatuh ke bilikku. Aku menceritakan mimpi ini kepada suamiku dan aku tidak menyebut-nyebut dirimu sedikitpun, namun ia menempeleng wajahku.”

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tersenyum dan memberikan kata-kata menghibur, “Rupanya engkau dianugerahi kerajaan yang ada di Madinah.”

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menikahi Shafiyah dan kebebasannya menjadi mahar perkawinan dengannya.

Pernikahan beliau dengan Syafiyah didasari beberapa landasan.

Syafiyah telah diberikan pilihan oleh Rasululah dengan memeluk Islam atau dimerdekakan dan kembali kepada agamanya, namun Syafiyah lebih memilih memeluk Islam.

Syafiyah juga merupkan putri dari orang yang sangat gigih menentang Islam, juga kecintaannya kepada Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Syafiyah berusaha mengejar ketinggalannya dalam berislam selama ini. Setiap waktu, selalu ia gunakan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa taala.

Ia adalah seorang yang sangat jujur, berkata apa adanya dan bukan basa basi, hatinya bersih dan keterbukaannya tulus.

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menghormati Syafiyah sebagaimana hormatnya beliau terhadap istri-istri yang lain.

Akan tetapi, istri-istri beliau menyambut kedatangan Syafiyah dengan wajah sinis karena dia adalah orang Yahudi, juga karena kecantikannya yang menawan.

Menurut Ummu Sinan Al-Aslamiyah, Syafiyah memiliki kulit yang sangat putih dan memiliki paras yang cantik, sehingga membuat cemburu istri-istri Rasulullah yang lain.

Akibat sikap mereka, Rasulullah pernah tidak tidur dengan Zainab binti Jahsy karena kata-kata yang dia lontarkan tentang Syafiyah.

Aisyah bertutur tentang peristiwa tersebut:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tengah dalam perjalanan. Tiba-tiba, unta Syafiyah sakit, sementara unta Zainab berlebih. Rasulullah berkata kepada Zainab:

‘Unta tunggangan Syafiyah sakit, maukah engkau memberikan salah satu dari untamu?”

Zainab menjawab:

‘Akankah aku memberi kepada seorang perempuan Yahudi?’ Akhirnya beliau meninggalkan Zainab pada bulan Dzulhijjah dan Muharram.

Artinya, beliau tidak mendatangi Zainab selama tiga bulan. Zainab berkata:

‘Sehingga aku putus asa dan aku mengalihkan tempat tidurku’

Aisyah mengatakan lagi:

“Suatu siang, aku melihat bayangan Rasulullah datang. Ketika itu Syafiyah mendengar obrolan Hafsah dan Aisyah tentang dirinya dan mengungkit-ungkit asal usul dirinya. Betapa sedih perasaannya.

Lalu dia mengadu kepada Rasulullah sambil menangis.

Rasulullah menghiburnya:

‘Mengapa engkau tidak katakan, bagaimana kalian berdua lebih baik dariku, suamiku Muhammad, ayahku Harun dan pamanku Musa.”

Baca Juga: Tertawanya Istri Nabi Ibrahim

Salah satu bukti cinta Syafiyah kepada Nabi terdapat pada hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Saad dalam Thabaqat-nya tentang istri-istri Nabi yang berkumpul menjelang beliau wafat.

Syafiyah berkata:

“Demi Allah, ya Nabi, aku ingin apa yang engkau derita juga menjadi deritaku.”

Istri-istri Rasulullah memberikan isyarat satu sama lain.

Melihat hal demikian Rasulullah berkata;

“Berkumurlah!”

Dengan terkejut, mereka bertanya:

“Dari apa?”

Beliau menjawab:

“Dari isyarat mata kalian terhadapnya. Demi Allah, dia adalah benar.”

Baca Juga: Mengenal Para Istri Nabi Muhammad dan Saudara Sepersusuannya

Setelah Rasulullah wafat, Syafiyah merasa sangat terasing di tengah kaum Muslimin karena mereka selalu menganggapnya berasal dari Yahudi, tetapi dia tetap komitmen terhadap Islam dan mendukung perjuangan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Ketika terjadi fitnah besar tentang kematian Utsman bin Affan, ia berada di barisan Utsman. Selain itu, ia juga banyak meriwayatkan hadis Nabi.

Di hari-hari terakhir kehidupan Utsman bin Affan, Syafiyah menorehkan sikap mulia yang menunjukkan keutamaan dan pengakuannya terhadap kedudukan Utsman bin ‘Affan.

Kinanah berkata:

“Aku menuntun kendaraan Syafiyah ketika hendak membela Utsman. Kami dihadang oleh Al-Asytar, lalu ia memukul wajah keledainya hingga miring. Melihat hal itu, Syafiyah berkata:

‘Biarkan aku kembali, jangan sampai orang ini mempermalukanku.’

Kemudian, Syafiyah membentangkan kayu antara rumahnya dengan rumah Utsman guna menyalurkan makanan dan air minum.”

Sikap mulia ini menunjukan ketidaksukaan Ummul Mukminin Syafiyah radhiyallahu anha terhadap orang-orang yang menzalimi dan menekan Utsman, bahkan membiarkannya kelaparan dan kehausan.

Syafiyah wafat pada masa pemerintahan Mu’awiyah bin Sufyan sekitar tahun 50 H. Jenazahnya dimakamkan di Baqi, berdampingan dengan makam istri Rasulullah yang lain.

Marwan bin Hakam menshalatinya, kemudian menguburkannya di Baqi’. [Wn/ind]

Sumber: islamnyamuslim.com/Sirah Nabawiyah Mubarakfurry

Tags: istri nabi keturunan yahudisyafiyah binti huyay
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Alasan Pakaian Hitam Menjadi Sangat Panas saat Cuaca Kemarau

Next Post

Ketahui Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu di Sumba

Next Post
Ketahui Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu di Sumba

Ketahui Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu di Sumba

Saat Sujud Jangan Hanya Meminta Dunia, Apa Alasannya?

Saat Sujud Jangan Hanya Meminta Dunia, Apa Alasannya?

Ketika Allah Mencintaimu

Orang yang Dekat Dengan Allah

  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9169 shares
    Share 3668 Tweet 2292
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4149 shares
    Share 1660 Tweet 1037
  • Tokoh Muda Kemanusiaan Itu Telah ‘Pergi’

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Heboh Duit Palsu Grade A

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Lidah Mertua yang Menyebalkan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • HNI Festival 2026 Hadirkan Ruang Kolaborasi, Ribuan Warga Ramaikan Perayaan Milad ke-14

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga