• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Imam Hanafi Menangis Ketika Bertemu Anak Kecil Ini

11/07/2026
in Kisah
Imam Hanafi Menangis Ketika Bertemu Anak Kecil Ini

Imam Hanafi Menangis Ketika Bertemu Anak Kecil Ini (foto: pixabay)

324
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah berikut tentang Imam Hanafi yang menangis ketika bertemu anak kecil. Apakah yang dikatakan anak kecil tersebut sehingga membuat seorang Imam besar menangis?

Satria Hadi Lubis menuliskan kisah ini sebagai berikut.

Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit, atau populer disebut Imam Hanafi, pernah berpapasan dengan seorang anak kecil yang tampak berjalan mengenakan sepatu kayu.

“Hati-hati, Nak, dengan sepatu kayumu itu. Jangan sampai kau tergelincir,” sang imam menasihati.

Bocah miskin ini pun tersenyum, menyambut perhatian pendiri mazhab Hanafi ini dengan ucapan terima kasih.

”Bolehkah saya tahu namamu, Tuan?” tanya si bocah itu. ”Nu’man.” jawab Imam Hanafi. “Jadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar al-imam al-a‘zham (imam agung) itu?” tanya bocah itu lagi.

”Bukan aku yang menyematkan gelar itu. Masyarakatlah yang berprasangka baik dan menyematkan gelar itu kepadaku,” jawab sang imam.

“Wahai Imam, hati-hati dengan gelarmu. Jangan sampai Tuan tergelincir ke neraka gara-gara dia. Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi GELARMU itu dapat menjerumuskanmu ke kubangan api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya.”

Ulama hebat yang diikuti banyak umat Islam itu pun tersungkur menangis.

Imam Hanafi bersyukur. Siapa sangka, peringatan itu datang dari lidah seorang bocah.

Baca Juga: Perjalanan Imam Syafi’i Menimba Ilmu

Imam Hanafi Menangis Ketika Bertemu Anak Kecil Ini

Hari ini kita melihat betapa banyak orang bangga dengan gelarnya. Apakah itu gelar akademis, gelar bangsawan, gelar jabatan atau gelar hajinya.

Bahkan ada orang yang tersinggung jika gelarnya tidak disebutkan. Padahal gelar-gelar itu menjadi percuma jika tidak disertai ketakwaan dan sikap tawadhu.

Gelar bisa menjerumuskan kita ke neraka kalau kita meletakkan nilai kepribadian kita semata-mata dari gelar fana tersebut.

Begitu bergengsinya gelar, sehingga misalnya untuk sebuah undangan pernikahan saja sampai sang penganten menyebutkan gelar akademisnya.

Padahal kalau dipikir-pikir apa hubungannya antara menikah dengan menyebutkan gelar di surat undangan pernikahan?

Sesungguhnya sebaik-baiknya “gelar” adalah tingkat ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa taala.

Bukankah Allah telah menetapkan sejak diciptakannya manusia bahwa yang paling mulia di antara kita adalah yang paling bertaqwa?

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.

“Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti” (Qs. 49 ayat 13).[ind]

 

Tags: Imam Hanafi Menangis Ketika Bertemu Anak Kecil Ini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

Next Post

Alasan Pakaian Hitam Menjadi Sangat Panas saat Cuaca Kemarau

Next Post
Alasan Pakaian Hitam Menjadi Sangat Panas saat Cuaca Kemarau

Alasan Pakaian Hitam Menjadi Sangat Panas saat Cuaca Kemarau

Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi

Syafiyah binti Huyay Istri Nabi Keturunan Yahudi

Ketahui Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu di Sumba

Ketahui Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu di Sumba

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9029 shares
    Share 3612 Tweet 2257
  • Saudi Edu Expo 2026 Usai, Antusias Pengunjung Melonjak Lebih Tiga Kali Lipat

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Kemendikdasmen Buka Pendaftaran UKPPPG hingga 15 Agustus 2026

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2327 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11662 shares
    Share 4665 Tweet 2916
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4077 shares
    Share 1631 Tweet 1019
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2399 shares
    Share 960 Tweet 600
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga