• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Bisnis Tajir di Balik Perang

22/05/2022
in Khazanah
Bisnis Tajir di Balik Perang

Ilustrasi, foto: givingcompass.org

74
SHARES
567
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERANG di satu sisi begitu mengerikan. Tapi, di tangan seorang pebisnis, perang seperti show room senjata canggih mutakhir.

Apa yang bisa ditangkap dari Perang Rusia Ukraina? Ya, apalagi kalau bukan kematian, kehancuran, dan malapetaka. Semuanya tentang kengerian

Sepertinya, tak ada yang untung di kedua belah pihak. Yang menang, ekonominya tersedot habis. Yang kalah, lebih parah lagi.

Itu pandangan sisi luar dari perang. Di sisi yang lain, perang bisa menjadi ajang pameran senjata. Persis seperti sales yang sedang mendemokan produk-produk terbaru yang menarik.

Nggak percaya? Perkembangan yang mengikuti selama perang Rusia Ukraina bisa menjadi pemandangan yang menarik.

Satu, Belarus Beli Senjata Rusia

Negeri tetangga Rusia yakni Belarus akhirnya membeli senjata canggih ke Rusia. Senjata-senjata itu antara lain sistem rudal Iskander dan S-400.

Senjata-senjata ini tergolong rudal jarak pendek yang teranyar buatan Rusia. Meskipun pendek, rudal ini bisa menjangkau jarak 500 kilometer dengan tepat sasaran. Hulu ledaknya bisa dilengkapi dengan nuklir.

Boleh jadi, masih banyak negara lain yang juga transaksi senjata dengan Rusia. Tapi, tidak diberitakan alias diam-diam.

Dua, Finlandia dan Swedia Belanja Senjata ke Nato

Selain Belarus yang belanja senjata ke Rusia, dua negara Eropa lainnya belanja senjata ke lawan dari Rusia, yaitu Nato. Dua negara yang berbatasan dengan Rusia itu adalah Finlandia dan Swedia.

Dua negara ini dikabarkan akan “menerima” stok senjata canggih dari Nato untuk mempertahankan wilayah teritorialnya dari serangan Rusia.

Tiga, Ukraina Belanja Senjata ke Amerika

Jangan dikira Amerika tidak untung di perang Rusia dan Ukraina. Sebaliknya, negeri Joe Biden ini “nanggok” untung dari penjualan senjata ke Ukraina.

Sebuah kabar menyebutkan, untuk biaya operasional militer, Ukraina membayar sebesar 4,3 triliun rupiah. Dan untuk penyediaan amunisi, biayanya 2,3 triliun rupiah.

Itu baru biaya awal dengan prediksi perang tidak lama. Tapi kenyataannya, perang berlarut-larut. Para analisis menyebut bahwa utang Ukraina membengkak karena belanja senjata ke Amerika dan Inggris.

Lebih parah lagi, personil Ukraina tidak terbiasa dengan senjata canggih Amerika. Karena itu, Amerika pun menyediakan “relawan” untuk melatih dan menggunakan senjata-senjata itu. Ya, tentu nggak ada yang gratis buat Amerika.

  1. Rusia Pamer Senjata-senjata Canggih Terbaru

Jangan bayangkan Rusia sedang habis-habisan ngeluarin semua senjatanya untuk perang. Sebaliknya, Rusia justru sedang menggelar pameran senjata.

Tidak heran jika setiap senjata-senjata canggih yang ditembakkan termasuk rudal jarak dekat dan menengah, selalu ada rekaman videonya dengan sudut pandang yang menarik.

Buat apa video itu? Bukan sekadar buat nakut-nakutin musuh. Tapi sedang gelar pameran senjata terbaru.

Jadi, kalaupun senjata-senjata itu terpakai banyak untuk perang, suatu saat, produk-produk itu akan laris di pasaran dunia. Sebuah investasi dengan cara yang berbeda.

Mahal nggak sih senjata perang itu? Sebagai gambaran, satu butir peluru saja harganya bisa sepuluh ribu rupiah. Itu yang ukuran standar.

Ketika PT Pindad menawarkan peluru kaliber 5,56 mm per butirnya dengan harga Rp 4.200 sejumlah negara banyak yang beli. Antara lain Singapura. Bahkan negara ini dikabarkan sudah teken kontrak beli peluru tersebut senilai 19 triliun rupiah.

Begitulah perang. Belum lagi cerita tentang pasar gelap senjata yang omsetnya jauh lebih besar dari yang pasar resmi.

Jadi buat pebisnis, perang merupakan sisi lain dari peluang yang bisa mendatangkan banyak keuntungan. [Mh]

 

 

Tags: Bisnis Tajir di Balik Perang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tanda-Tanda Tumbuh Gigi Pada Si Kecil dan Cara Mengatasinya

Next Post

Adakalanya Jauh Lebih Baik daripada Dekat

Next Post
mencari keajaiban

Adakalanya Jauh Lebih Baik daripada Dekat

Cara Mengajarkan Tauhid kepada Anak-anak

Cara Mengajarkan Tauhid kepada Anak-anak

Salimah Jonggol Raih Best Exist se-Kabupaten Bogor

Salimah Jonggol Raih Best Exist se-Kabupaten Bogor

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    479 shares
    Share 192 Tweet 120
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7897 shares
    Share 3159 Tweet 1974
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3431 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Ayo Less Waste Bersama PNH Menyalurkan Bibit Pohon di Yogyakarta dalam Upaya Cegah Bencana Ekologis Berulang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4093 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5267 shares
    Share 2107 Tweet 1317
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
  • Ketika Presiden Korea Selatan ‘Mengamalkan’ Al-Qur’an

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga