• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Belajar dari Runtuhnya Negara Umayyah

14/08/2021
in Khazanah
Belajar dari Runtuhnya Negara Umayyah

Belajar dari Runtuhnya Negara Umayyah (Foto: Pexels/Simon Berger)

97
SHARES
749
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Sahabat Muslim bisa belajar dari runtuhnya negara Umayyah. Tidak hanya dari kejayaan, keruntuhan juga bisa memberi pelajaran kepada kita agar tidak mengulangi kesalahan yang sama penyebab kegagalan. Kita juga bisa belajar untuk menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga: Sorban Rasul Menjadi Perlindungan untuk Sofwan bin Umayyah

Penyebab Runtuhnya Negara Umayyah

Dilansir channel telegram Generasi Shalahuddin, negara Umayyah sudah memberikan sumbangsihnya yang sangat besar bagi Umat. Mereka membuka negeri-negeri yang sebelumnya belum tersentuh dakwah para sahabat Radhiyallahu Anhum ajma’in.

Namun ternyata, seiring dengan bertambahnya umur negeri itu, mereka mulai merasakan lalai dan lupa bahwa kemenangan sejatinya adalah karunia Allah, bukan semata-mata usaha manusia.

Kemunduran itu dimulai benihnya sejak awal, ketika sahabat Muawiyah memutuskan mengangkat anaknya sendiri sebagai Khalifah penerus beliau.

Dr. Abdul Halim Uwais mentadabburi bahwa saat itu peradaban Islam seperti mulai dipisahkan dari ruhnya dan otaknya.

Sebab kaidah musyawarah yang merupakan kekuatan umat dihilangkan dan diganti dengan pewarisan kekuasaan.

Dalam perjalanan sejarahnya, negara Umayyah menjelang jatuhnya, terseret pada fanatisme kebangsaan. Lingkaran kekuasaan secara tidak tertulis harus diisi oleh orang-orang Arab, padahal saat itu Kaum muslimin sudah sangat luas dari Persia sampai ke Andalusia.

Pos-pos kepemimpinan yang harus diisi orang bangsa Arab ini pun terjadi pertikaian antar suku.

Baca Juga: Kisah Muawiyah bin Abu Sufyan, Pendiri Dinasti Umayyah

Diperparah dengan Nepotisme

Selain itu, keadaan ini diperparah dengan nepotisme antar keluarga yang ketika seseorang jadi pejabat, ia memudahkan familinya untuk bisa mengisi kekuasaan penting sementara keluarga lain yang jadi rivalnya dibatasi.

Pertikaian antar keluarga ini bisa berakhir dengan perang kecil yang mengakibatkan keretakan internal pemerintahan.

Kemudian, pemimpin yang tidak lagi memikirkan umat. Di akhir masa negara Umayyah, para pejabat banyak membangun semacam kastil atau istana di luar kota.

Beberapa akhirnya memilih untuk menetap di sana dan menjauh dari keramaian masyarakat. Itulah yang membuat masyarakat marah, karena suara dan aspirasi mereka tidak didengar pemerintah.

Kezaliman penguasa yang menzalimi rakyatnya. Dalam perjalanan menuju keruntuhan, Bani Umayyah sering memilih opsi kekerasan pada rakyatnya yang berbeda pikiran.

Hal ini dimulai sejak Al Hajjaj bin Yusuf di timur Al Wali Abdullah bin Habjab di barat, dua “tukang jagal” yang banyak membunuh sahabat dan Tabi’in karena tidak sesuai dengan kemauan penguasa.

Sahabat Muslim, dari penyebab-penyebab kehancuran tersebut, kita bisa belajar agar hal-hal itu tidak lagi terjadi pada masa sekarang ini. [Cms]

(Referensi dari Dirasat Li Suquth Tsalatsina Daulah Islamiyyah, Dr Abdul Halim Uwais)

Tags: Runtuhnya negara umayyah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berikut Daftar Promo Makanan untuk Sambut HUT RI ke-76

Next Post

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 9, Mereka Menipu Diri Sendiri

Next Post
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 9, Mereka Menipu Diri Sendiri

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 9, Mereka Menipu Diri Sendiri

Kisah Seorang Pemuda yang Bertakwa Setelah Melihat Papan Penunjuk Jalan (1)

Kisah Seorang Pemuda yang Bertakwa Setelah Melihat Papan Penunjuk Jalan (1)

BSI Berkomitmen Dukung UMKM Lewat Program ISDP 2020

BSI Berkomitmen Dukung UMKM Lewat Program ISDP 2020

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8262 shares
    Share 3305 Tweet 2066
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3707 shares
    Share 1483 Tweet 927
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2072 shares
    Share 829 Tweet 518
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11279 shares
    Share 4512 Tweet 2820
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3312 shares
    Share 1325 Tweet 828
  • Menghina Allah dalam Hati

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Kinerja Positif Permata Bank Syariah di Kuartal Pertama Tahun 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga