• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Muawiyah bin Abu Sufyan, Pendiri Dinasti Umayyah

13/04/2022
in Kisah, Unggulan
Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan

Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan (ilustrasi: iStock)

336
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA lengkap Muawiyah adalah Muawiyah bin Abu Sufyan bin Harb bin Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab. Ia berasal dari bani Umayyah.

Masyhur dengan panggilan Muawiyah bin Abu Sufyan, lahir di Makkah pada tahun 20 sebelum hijiriah, ayahnya bernama Abu Sufyan dan ibunya bernama Hindun binti Utbah.

Muawiyah adalah sosok yang terkenal fasih, penyabar, berwibawa, cerdas, cerdik, badannya tingggi, dan berkulit putih.

Tentang keislamannya, ia pernah mengatakan, “Aku masuk Islam pada saat penandatanganan perjanjian Hudaibiyah pada tahun ke-6 hijiriah, tapi aku menyembunyikan keislamanku.”

Ia ikut perang Hunain bersama Rasulullah. Lalu beliau memberinya 100 ekor unta dan 40 Uqiyah (1 Uqiyah= 29,75 gram emas).

Muawiyah bin Abu Sufyan radhiyallahu anhu menjadi orang besar sejak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam masih hidup, yaitu sebagai salah seorang penulis wahyu Alquran.

Pada zaman kekhalifahan Abu Bakar radhiyallahu anhu, Muawiyah radhiyallahu anhu adalah salah seorang panglima penting dalam penaklukkan Syam.

Pada masa Umar radhiyallahu anhu, Muawiyah radhiyallahu anhu telah muncul menjadi sosok yang unggul hingga Khalifah Umar menyerahkan Damaskus dan Ba’labak di bawah kepemimpinannya.

Pada masa Utsman radhiyallahu anhu, Muawiyah radhiyallahu anhu meraih puncak pencapaian yang gemilang, berhasil menaklukkan banyak wilayah di Syam, salah satu pusat kekuatan Romawi paling kokoh saat itu.

Dan pada masa itu pula, untuk pertama kali, umat Islam berhasil membentuk pasukan angkatan laut yang hebat, dan ini sekali lagi adalah jasa Muawiyah radhiyallahu anhu.

Ketika Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu menjadi khalifah, Muawiyah radhiyallahu anhu tidak mau berbaiat, sikap Muawiyah radhiyallahu anhu ini kemudian memicu berbagai peristiwa besar:

Perang Shiffin, peristiwa Tahkim, munculnya Khawarij, munculnya agama Syiah; yang hingga kini semua itu terus menjadi bahan kajian menarik.

Di antara gerakan jihad yang dilakukan Muawiyah adalah menghadapi Romawi Byzantium yang berpusat di Konstantinopel, yang ketika itu adalah palang pintu benua Eropa.

Dan yang paling spektakuler adalah keberhasilan Muawiyah radhiyallahu anhu menaklukkan Afrika Utara seluruhnya.

Kemudian menaklukkan ke arah timur hingga mencapai Khurasan, Sijistan dan negeri negeri seberang sungai Jaihun.

Baca Juga: Antara Ubadah dan Muawiyah

Kisah Muawiyah bin Abu Sufyan, Pendiri Dinasti Umayyah

Muawiyah telah mengabdikan hidupnya di jalan Allah selama empat puluh tahun; dua puluh tahun sebagai Gubernur dan dua puluh tahun sebagai Khalifah, yang sepanjang masa itu penuh dengan torehan jasa yang luar biasa bagi kaum muslimin.

Di akhir hidupnya, ia membaiat putranya, Yazid. Di masa Yazid inilah cucu Nabi Shallallahu alaihi wa sallam al Husain bin Ali radhiyallahu anhu terbunuh.

Muawiyah diakui oleh kalangan Sunni sebagai salah seorang Sahabat Nabi, walaupun keislamannya baru dilakukan setelah Mekkah ditaklukkan.

Ada pendapat lain yang menyatakan bahwa Muawiyah masuk Islam pada 7 H.

Setelah Ali terbunuh, Hasan bin Ali dibaiat menjadi khalifah. Namun, Hasan menyerahkan posisi khalifah kepada Muawiyah.

Dalam menjalankan pemerintahannya, Muawiyah mengubah kebijaksanaan pendahulunya.

Kalau pada masa empat khalifah sebelumnya, pengangkatan khalifah dilakukan dengan cara pemilihan, maka Muawiyah mengubah kebijakan itu dengan cara turun-temurun.

Karenanya, khalifah penggantinya adalah Yazid bin Muawiyah, putranya sendiri.

Muawiyah adalah pendiri Daulah Umayyah

Bani Umayyah (bahasa Arab: بنو أمية, Banu Umayyah, Dinasti Umayyah) atau Kekhalifahan Umayyah, adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin yang memerintah dari 661 sampai 750 di Jazirah Arab dan sekitarnya (beribu kota di Damaskus); serta dari 756 sampai 1031 di Cordoba, Spanyol sebagai Kekhalifahan Cordoba.

Nama dinasti ini dirujuk kepada Umayyah bin ‘Abd asy-Syams, kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah, yaitu Muawiyah bin Abu Sufyan atau kadangkala disebut juga dengan Muawiyah I.

Pada masa ini, kaum Muslimin memperoleh kemajuan yang sangat pesat. Tidak hanya penyebaran agama Islam, tetapi juga penemuan-penemuan ilmu lainnya.

Ketika Byzantium mengerahkan tentaranya untuk memperluas jajahannya, ia tiba di beberapa daerah kekuasaan Umayyah.

Untuk mengusir tentara Byzantium itu, Muawiyah mengerahkan 1.700 kapal perang kecil yang mampu menghalau pasukan musuh.

Dengan tidak mengenal lelah, kaum Muslimin menaklukkan pulau Cyprus dan Rhodus di Laut Tengah.

Di samping itu, pada tahun 50 H, Muawiyah mengangkat Uqbah bin Nafi’ menjadi gubernur di Maroko. Dengan 10.000 tentara, ia berhasil mengalahkan orang-orang Romawi.

Ia juga dapat mengalahkan bangsa Barbar dan penduduk asli Afrika. Lebih dari itu semua, ia telah meletakkan pondasi Daulah Umayyah yang telah mengharumkan nama Islam selama ratusan tahun.

Setelah menjabat sebagai gubernur di Palestina selama 10 tahun dan di Syam 10 tahun, serta sebagai Khalifah Daulah Umayyah selama 20 tahun, Muawiyah meninggal dunia pada Kamis pertengahan Rajab 60 H dalam usia 78 tahun di Damaskus.

Sebelum wafat, ia berwasiat untuk dikafani dengan gamis yang diberikan Rasulullah kepadanya.[ind/Amanji/wikipedia]

Sumber:
buku Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah oleh Syaikh Muhammad Sa’id Mursi

Tags: kisah muawiyahpendiri dinasti umayyah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muslimah dan Ramadan

Next Post

Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Pertandingan Dihentikan untuk Membiarkan Pemain Berbuka Puasa

Next Post
Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Pertandingan Dihentikan untuk Membiarkan Pemain Berbuka Puasa

Pertama dalam Sejarah Liga Sepak Bola Jerman, Pertandingan Dihentikan untuk Membiarkan Pemain Berbuka Puasa

Cara Agar Masalah Tidak Membesar

3 Scrub Alami Berbahan Garam yang Ampuh Atasi Masalah Komedo

Memberi Nutrisi Bagi Jiwa di Bulan Ramadan

Memberi Nutrisi Bagi Jiwa di Bulan Ramadan

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1918 shares
    Share 767 Tweet 480
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3571 shares
    Share 1428 Tweet 893
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11205 shares
    Share 4482 Tweet 2801
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1833 shares
    Share 733 Tweet 458
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Sajian Lebaran, Kue Kering Choco Stick Cookies

    235 shares
    Share 94 Tweet 59
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2963 shares
    Share 1185 Tweet 741
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga