KETIKA masih kecil, banyak dari kita pernah mengalami momen ketika orang tua melarang bermain terlalu jauh dari rumah. Saat itu mungkin kita merasa kesal. Rasanya ingin bebas berlari ke mana saja tanpa ada yang mengatur.
Namun seiring bertambahnya usia, kita mulai memahami alasan di balik larangan tersebut. Orang tua bukan ingin membatasi kebebasan anaknya, melainkan ingin memastikan anak tetap aman dari bahaya yang mungkin mengintai di luar sana.
Perasaan yang sama sering muncul ketika seseorang mulai memahami ajaran Islam. Di masa muda, tidak sedikit orang yang menganggap aturan agama terlalu banyak. Ada yang bertanya mengapa harus menjaga pergaulan, mengapa aurat harus ditutup, mengapa ada batasan dalam berinteraksi dengan lawan jenis, atau mengapa Allah melarang berbagai perbuatan yang tampaknya menyenangkan.
Baca Juga: Pemberian dari Allah Itu Mengandung Kasih Sayang
Aturan Allah adalah Bentuk Kasih Sayang untuk Hamba-Nya
Namun semakin dewasa, semakin banyak pengalaman hidup yang mengajarkan bahwa setiap aturan Allah memiliki hikmah. Apa yang dahulu dianggap sebagai pembatas ternyata merupakan perlindungan agar manusia tidak terjerumus pada sesuatu yang merugikan dirinya sendiri.
Allah mengetahui segala sesuatu yang tidak diketahui oleh manusia. Sebagai Dzat Yang Maha Mengetahui, Allah menetapkan syariat bukan untuk mempersulit kehidupan hamba-Nya, melainkan sebagai petunjuk agar manusia menjalani hidup dengan lebih baik, lebih tenang, dan lebih selamat. Sama seperti orang tua yang melarang anaknya bermain di jalan raya, larangan itu bukan untuk menghilangkan kebahagiaan sang anak, tetapi untuk menjaganya dari bahaya yang mungkin terjadi.
Begitu pula dengan berbagai perintah dan larangan dalam Islam. Ketika Allah memerintahkan shalat, itu bukan karena Allah membutuhkan ibadah kita, tetapi karena shalat menjadi penolong bagi hati yang gelisah. Ketika Allah melarang zina, riba, minuman keras, atau perjudian, semua itu bertujuan melindungi kehormatan, harta, akal, dan masa depan manusia.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sayangnya, tidak semua hikmah dapat langsung dipahami. Ada kalanya seseorang baru menyadari manfaat sebuah aturan setelah melewati berbagai ujian hidup. Pengalaman sering menjadi guru terbaik yang membuka mata bahwa apa yang Allah perintahkan selalu membawa kebaikan, meskipun terkadang terasa berat untuk dijalankan.
Karena itu, semakin dewasa seseorang seharusnya semakin tumbuh rasa percaya kepada Allah. Bukan sekadar menjalankan agama karena kebiasaan, tetapi karena yakin bahwa setiap ketentuan-Nya lahir dari kasih sayang yang begitu besar kepada hamba-hamba-Nya.
Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk berprasangka baik kepada Allah. Ketika ada sesuatu yang diperintahkan, yakinlah bahwa di dalamnya terdapat manfaat. Ketika ada sesuatu yang dilarang, percayalah bahwa Allah sedang menjauhkan kita dari mudarat yang mungkin belum kita sadari.
Semoga Allah menjaga kita hingga akhir hayat, memberikan hati yang selalu menerima petunjuk-Nya dengan lapang, serta menanamkan keyakinan bahwa setiap aturan dalam Islam bukanlah bentuk pembatasan, melainkan bukti cinta dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Sebab pada akhirnya, siapa lagi yang lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. [DW]





