• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Arti Bekerja untuk Orang Jepang

27/01/2026
in Khazanah, Unggulan
Mengenal Seijin No Hi, Hari Menjadi Orang Dewasa di Jepang

Mengenal Seijin No Hi, Hari Menjadi Orang Dewasa di Jepang (foto: pixabay)

98
SHARES
754
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA arti bekerja untuk orang Jepang? Dalam salah satu pembahasan di kelas bahasa Jepang, sempat dibahas tentang ikigai (tujuan hidup) orang Jepang, dan ternyata, banyak orang Jepang yang memiliki Ikigai berupa “bekerja sesuai dengan profesinya masing-masing”.

Oleh: Hifizah Nur, S.Psi., M.Ed. (Ketua Hikari Parenting School)

Memang kalau melihat bagaimana orang Jepang bekerja bisa membuat kita takjub, karena mereka selalu rapi dan all out dalam melakukan tugas-tugasnya. Kalau dalam terminologi Islam, mereka itu orang-orang yang itqon dalam bekerja.

Sebenarnya, apa sih yang membuat orang Jepang seperti itu? Ternyata kalau dari berbagai obrolan dengan teman dan berbagai cerita di drama Jepang, arti kerja menurut mereka itu tidak sesederhana hanya sekadar untuk mencari uang.

Bagi mereka, bisa bekerja berarti diterima oleh masyarakat, bisa berkontribusi di masyarakat dan bisa memberikan semua kemampuan yang dimiliki untuk masyarakat.

Jadi kalau tidak bisa bekerja dengan layak, mereka akan sangat sedih sekali karena merasa tidak diterima dalam masyarakat.

Baca Juga: Subarashi…! Ketika Orang Jepang Naik Haji

Arti Bekerja untuk Orang Jepang

Kalau dari sudut pandang Ikigai, jadinya seperti ini:

Seorang pelajar bisa memberikan kontribusi dengan cara bersungguh-sungguh menuntut ilmu, mempersiapkan diri dengan ilmu dan keterampilan yang bisa disumbangkan pada masyarakat kelak.

Seorang ibu bisa memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat dengan cara mendidik anak-anaknya dengan baik, mengembangkan seluruh potensi kebaikan mereka, sampai mampu memberikan manfaat kepada masyarakat saat dewasa nanti.

Seorang ayah bisa berkontribusi untuk masyarakat dengan cara mencari nafkah dan bermanfaat untuk keluarga, produktif di tempat kerja sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian negara.

Jadi teringat penggalan hadist Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam, “Khoirunnaas anfauhum linnaas”. Yang terbaik di antara manusia, adalah yang paling bermanfaat untuk manusia. Ternyata aplikasi dari hadis ini bisa dicontoh dari masyarakat Jepang.

Itqan berarti kesungguhan dan kemantapan dalam melaksanakan suatu tugas sehingga dikerjakannya secara maksimal, tidak asal-asalan, sampai dengan pekerjaan tersebut tuntas dan selesai dengan baik.

Drama Jepang ini kebanyakan dalam banget filosofinya. Mereka bisa menjadikan profesi yang menurut kita boring menjadi menarik banget dilukiskan dalam cerita, seperti proofreader, ahli kelautan, farmasi, dll dan bisa jadi drama yang keren.[ind]

referensi: https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/11/05/06/lkrbfx-ihsan-dan-itqanlah-dalam-mengemban-tugas

Tags: Arti Bekerja untuk Orang Jepanghifizah nurhikari parenting schoolorang jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Viral Bukan Selalu Baik: Belajar Bijak Bermedia Sosial dari Kasus Tumbler di Commuter Line

Next Post

Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Next Post
Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Manfaat dan Batasan Mengonsumsi Belut yang Tepat

Manfaat dan Batasan Mengonsumsi Belut yang Tepat

Korban Banjir di Aceh Mengungsi ke 35 Titik

Korban Banjir di Aceh Mengungsi ke 35 Titik

  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    519 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Funwalk An Nahl Islamic School Jadi Simbol Sinergi Orang Tua dan Sekolah Dampingi Anak

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7912 shares
    Share 3165 Tweet 1978
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3444 shares
    Share 1378 Tweet 861
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    581 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11129 shares
    Share 4452 Tweet 2782
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    781 shares
    Share 312 Tweet 195
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga