• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 14 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Arti Bekerja untuk Orang Jepang

27/01/2026
in Khazanah, Unggulan
Mengenal Seijin No Hi, Hari Menjadi Orang Dewasa di Jepang

Mengenal Seijin No Hi, Hari Menjadi Orang Dewasa di Jepang (foto: pixabay)

101
SHARES
774
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA arti bekerja untuk orang Jepang? Dalam salah satu pembahasan di kelas bahasa Jepang, sempat dibahas tentang ikigai (tujuan hidup) orang Jepang, dan ternyata, banyak orang Jepang yang memiliki Ikigai berupa “bekerja sesuai dengan profesinya masing-masing”.

Oleh: Hifizah Nur, S.Psi., M.Ed. (Ketua Hikari Parenting School)

Memang kalau melihat bagaimana orang Jepang bekerja bisa membuat kita takjub, karena mereka selalu rapi dan all out dalam melakukan tugas-tugasnya. Kalau dalam terminologi Islam, mereka itu orang-orang yang itqon dalam bekerja.

Sebenarnya, apa sih yang membuat orang Jepang seperti itu? Ternyata kalau dari berbagai obrolan dengan teman dan berbagai cerita di drama Jepang, arti kerja menurut mereka itu tidak sesederhana hanya sekadar untuk mencari uang.

Bagi mereka, bisa bekerja berarti diterima oleh masyarakat, bisa berkontribusi di masyarakat dan bisa memberikan semua kemampuan yang dimiliki untuk masyarakat.

Jadi kalau tidak bisa bekerja dengan layak, mereka akan sangat sedih sekali karena merasa tidak diterima dalam masyarakat.

Baca Juga: Subarashi…! Ketika Orang Jepang Naik Haji

Arti Bekerja untuk Orang Jepang

Kalau dari sudut pandang Ikigai, jadinya seperti ini:

Seorang pelajar bisa memberikan kontribusi dengan cara bersungguh-sungguh menuntut ilmu, mempersiapkan diri dengan ilmu dan keterampilan yang bisa disumbangkan pada masyarakat kelak.

Seorang ibu bisa memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat dengan cara mendidik anak-anaknya dengan baik, mengembangkan seluruh potensi kebaikan mereka, sampai mampu memberikan manfaat kepada masyarakat saat dewasa nanti.

Seorang ayah bisa berkontribusi untuk masyarakat dengan cara mencari nafkah dan bermanfaat untuk keluarga, produktif di tempat kerja sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian negara.

Jadi teringat penggalan hadist Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam, “Khoirunnaas anfauhum linnaas”. Yang terbaik di antara manusia, adalah yang paling bermanfaat untuk manusia. Ternyata aplikasi dari hadis ini bisa dicontoh dari masyarakat Jepang.

Itqan berarti kesungguhan dan kemantapan dalam melaksanakan suatu tugas sehingga dikerjakannya secara maksimal, tidak asal-asalan, sampai dengan pekerjaan tersebut tuntas dan selesai dengan baik.

Drama Jepang ini kebanyakan dalam banget filosofinya. Mereka bisa menjadikan profesi yang menurut kita boring menjadi menarik banget dilukiskan dalam cerita, seperti proofreader, ahli kelautan, farmasi, dll dan bisa jadi drama yang keren.[ind]

referensi: https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/11/05/06/lkrbfx-ihsan-dan-itqanlah-dalam-mengemban-tugas

Tags: Arti Bekerja untuk Orang Jepanghifizah nurhikari parenting schoolorang jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Viral Bukan Selalu Baik: Belajar Bijak Bermedia Sosial dari Kasus Tumbler di Commuter Line

Next Post

Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Next Post
Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Hukum Menjamak Shalat karena Terjebak Macet

Manfaat dan Batasan Mengonsumsi Belut yang Tepat

Manfaat dan Batasan Mengonsumsi Belut yang Tepat

Korban Banjir di Aceh Mengungsi ke 35 Titik

Korban Banjir di Aceh Mengungsi ke 35 Titik

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9104 shares
    Share 3642 Tweet 2276
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4398 shares
    Share 1759 Tweet 1100
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1190 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4746 shares
    Share 1898 Tweet 1187
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4121 shares
    Share 1648 Tweet 1030
  • 5 Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam di Bulan Rabiul Awal Selain Maulid Nabi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga