• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 14 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kecantikan

Perkembangan Riset Skin Microbiome Dukung Fungsi Skin Barrier di Berbagai Kondisi Kulit

14/08/2026
in Kecantikan
Perkembangan Riset Skin Microbiome Dukung Fungsi Skin Barrier di Berbagai Kondisi Kulit

Foto: Istimewa

65
SHARES
503
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERKEMBANGAN riset mengenai skin microbiome terus memperluas pemahaman mengenai peran microbiome dalam mendukung fungsi skin barrier pada berbagai kondisi kulit.

Hal ini tercermin dalam tiga studi klinis yang dipresentasikan LABORÉ pada PIT XXI PERDOSKI 2026 di Yogyakarta pada 7 Agustus 2026, yang mengevaluasi pendekatan berbasis microbiome pada atopic dermatitis, psoriasis vulgaris, serta pemulihan kulit setelah tindakan fractional Er laser. 

Ketiga studi tersebut dilakukan melalui kemitraan dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), RSUD Dr. Soetomo, dan Dermalogia. Rangkaian penelitian ini menjadi bagian dari pembahasan dalam simposium Synbiotics for Skin Resilience: Clinical Evidence on Barrier Repair, Microbiome Balance, and Skin Recovery, yang membahas peran synbiotic dalam mendukung ketahanan dan pemulihan kulit berdasarkan evaluasi klinis.

Dalam rangkaian studi tersebut, LABORÉ menggunakan platform teknologi 3X-SYNBIOTICS yang memadukan komponen pendukung microbiome, seperti postbiotic, prebiotic, dan paraprobiotic, dengan bahan aktif tertentu.

Teknologi ini dikembangkan berdasarkan lebih dari 25 tahun riset microbiome LABORÉ dan ditujukan untuk mendukung fungsi skin barrier serta keseimbangan microbiome kulit.

Studi pertama yang dipimpin oleh Dr. dr. Menul Ayu Umborowati, Sp.DVE., Subsp. DAI., dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengevaluasi penggunaan LABORÉ BiomeRepair™ Barrier Revive Cream pada pasien dengan atopic dermatitis ringan hingga sedang.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan produk sebagai pelembap untuk kulit sensitif membantu meningkatkan hidrasi, mengurangi pengelupasan, dan meningkatkan kenyamanan kulit.

Evaluasi tersebut juga tidak menunjukkan gangguan terhadap mikroorganisme yang bermanfaat maupun potensi iritasi yang signifikan secara klinis.

Dr. Menul menjelaskan bahwa keluhan gatal merupakan salah satu gejala utama pada atopic dermatitis. Menurutnya, pendekatan yang memadukan 3X-SYNBIOTICS dan antiinflamasi dalam moisturizer dapat membantu mengurangi keluhan tersebut sekaligus mendukung proses pemulihan alami kulit dan fungsi skin barrier.

Baca juga: Penyakit Psoriasis Pengaruhi Kondisi Kulit Sekaligus Kualitas Hidup Penderitanya

Perkembangan Riset Skin Microbiome Dukung Fungsi Skin Barrier di Berbagai Kondisi Kulit

Studi kedua dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Cita Rosita S. Prakoeswa, Sp. DVE., Subsp. DAI., FINSDV, FAADV, M.A.R.S., dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Penelitian ini mengevaluasi BiomeRepair™ TopiCalm Cream pada psoriasis vulgaris dengan membandingkannya dengan pelembap konvensional.

Dalam evaluasi tersebut, BiomeRepair™ TopiCalm Cream menunjukkan hasil yang lebih baik dalam membantu menurunkan tingkat keparahan penyakit yang tercermin dari penurunan skor Psoriasis Area and Severity Index (PASI). Hidrasi kulit juga meningkat secara progresif, mencapai 2,05 kali setelah 14 hari dan 5,26 kali setelah 28 hari.

“Pada psoriasis, kami menghitung PASI lengan karena hanya diberikan pada area tersebut. Kalau kita lihat ini semuanya turun signifikan pada kelompok microbiome. Kemudian pada hidrasi, tampak pada kelompok microbiome jauh lebih meningkat dibandingkan non-microbiome,” ujar Prof. Cita.

Sementara itu, studi ketiga yang dipimpin oleh dr. Arini Widodo, SM, Sp. DVE., FINSDV, bersama Dermalogia mengkaji pemulihan kulit setelah tindakan fractional Er:YAG laser.

Penelitian dilakukan dengan mengaplikasikan LABORÉ BiomeRepair™ TopiCalm Cream pada satu sisi wajah peserta dan plasebo pada sisi lainnya, dengan penilaian klinis dilakukan tanpa mengetahui sisi perlakuan.

Hasil penelitian menunjukkan penurunan eritema sebesar 90% setelah tujuh hari. Setelah 14 hari, sebanyak 85% peserta mencapai perbaikan klinis yang signifikan.

Temuan ini mendukung evaluasi lebih lanjut mengenai penggunaan pendekatan berbasis microbiome dalam perawatan kulit selama masa pemulihan pascatindakan laser, ketika kemerahan, sensitivitas, dan gangguan fungsi skin barrier menjadi perhatian.

Rangkaian studi tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan berbasis microbiome terus dieksplorasi dalam berbagai konteks perawatan kulit, mulai dari kondisi kulit sensitif dan inflamasi hingga pemulihan setelah tindakan dermatologi.

Bagi LABORÉ, pengembangan berbasis riset menjadi bagian dari upaya menerjemahkan pemahaman mengenai microbiome ke dalam solusi perawatan kulit yang didukung oleh evaluasi klinis. [Din]

Tags: Perkembangan Riset Skin Microbiome Dukung Fungsi Skin Barrier di Berbagai Kondisi Kulit
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Empat Waktu yang Jangan Sampai Hilang dalam Hidupmu

Next Post

Cara agar Dijauhkan dari Berbuat Maksiat

Next Post
Cara agar Dijauhkan dari Berbuat Maksiat

Cara agar Dijauhkan dari Berbuat Maksiat

Kenali Tujuh Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan tubuh

Kenali Tujuh Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan tubuh

LKC Dompet Dhuafa Aceh Gelar Aksi Layanan Sehat, Layani 100 Warga di Wilayah Terpencil Indrapuri

LKC Dompet Dhuafa Aceh Gelar Aksi Layanan Sehat, Layani 100 Warga di Wilayah Terpencil Indrapuri

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9101 shares
    Share 3640 Tweet 2275
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4397 shares
    Share 1759 Tweet 1099
  • HOKA Ungkap Keunggulan Sepatu dengan Maksimum Cushioning dan Pilihan untuk Beragam Aktivitas

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2346 shares
    Share 938 Tweet 587
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4745 shares
    Share 1898 Tweet 1186
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1189 shares
    Share 476 Tweet 297
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4120 shares
    Share 1648 Tweet 1030
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga