MERAWAT kulit sensitif ditambah jerawat tidak bisa ditangani secara sembarangan, karena salah menangani bisa melukai, tapi dibiarkan begitu saja justru akan memperburuk.
Produk antijerawat yang terlalu kuat bisa memicu iritasi parah. Sementara itu, membiarkan jerawat berkembang juga tidak menjadi solusi.
Di tengah dilema tersebut, tak sedikit pemilik kulit sensitif akhirnya menyerah dan pasrah melihat kondisi kulitnya tak kunjung membaik. Padahal, ada cara aman untuk mengatasi jerawat tanpa harus mengorbankan kesehatan kulit sensitif.
Kulit sensitif jauh lebih rentan terhadap serangan bakteri dan polusi saat fungsi proteksi alaminya sedang melemah.
Baca juga: Kebanyakan Memakai Pelembap Wajah bisa Memicu Pori-Pori Tersumbat dan Berjerawat
Cara Menangani dan Merawat Kulit Sensitif dari Jerawat
Ketika skin barrier terganggu, celah mikroskopis pun tercipta sehingga memudahkan kuman penyebab jerawat masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam.
Pelemahan skin barrier biasanya dipicu oleh kebiasaan mencuci muka yang terlalu sering atau penggunaan eksfoliator fisik yang bersifat sangat abrasif bagi kulit sensitif.
Ketika lapisan pelindung tersebut rusak, kulit akan secara otomatis masuk ke dalam mode darurat dengan memproduksi sebum secara berlebihan untuk mengganti kelembapan yang hilang.
Sayangnya, produksi minyak yang tidak terkontrol itu justru menyumbat pori dan memicu peradangan hebat. Akibatnya, kulit menjadi kemerahan dan muncul jerawat.
Kulit sensitif yang berjerawat memerlukan penanganan yang sangat spesifik dan berbasis medis. Pendekatan yang terburu-buru dalam membasmi jerawat justru bisa menjadi bumerang bagi pemilik kulit sensitif jika tidak diawasi oleh tenaga profesional.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Pemilik kulit sensitif untuk sangat selektif dalam memilih produk perawatan harian untuk digunakan di rumah. Penggunaan skincare dengan kandungan yang berpotensi memicu iritasi harus dihindari.
Contoh bahan-bahan tersebut adalah alkohol dalam konsentrasi tinggi dan pewangi tambahan. Sebaliknya, penggunaan bahan-bahan yang menenangkan, seperti ceramide atau niacinamide dosis rendah, sangat dianjurkan untuk membantu memperbaiki skin barrier yang rapuh.
Hidrasi yang cukup juga memegang peranan vital dalam pemulihan kulit sensitif agar tidak mudah bereaksi terhadap perubahan lingkungan atau polusi udara.
Pasalnya, kekurangan hidrasi sering kali membuat kulit terasa tertarik dan semakin sensitif terhadap paparan sinar Matahari yang menyengat di wilayah perkotaan. [Din]





