AINUN Nadhifia Jalil, Siswa SD Jakarta Islamic School (JISc) terus menunjukkan prestasinya dalam dunia taekwondo dengan meraih sejumlah medali di berbagai kompetisi.
Tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, Ainun juga mendapat kesempatan untuk membawa nama Indonesia di panggung internasional. Ia terpilih sebagai Atlet Cadet Jawa Barat dalam Tim Taekwondo Indonesia untuk mengikuti Chuncheon 2026 World Taekwondo Poomsae Championship di Korea Selatan.
Kejuaraan dunia tersebut akan berlangsung pada 13–22 September 2026. Sebagai bagian dari persiapan, Ainun juga akan mengikuti special training bersama Pelatnas Indonesia yang dijadwalkan dimulai pada 1 September 2026.
Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea
Deretan Prestasi Ainun Nadhifia Jalil
Konsistensi Ainun dalam mengikuti berbagai kompetisi taekwondo telah menghasilkan sejumlah prestasi, di antaranya:
Medali Perak — International Ksatria Nusantara PBTI Series 4: Bandung, Jawa Barat, 3 Juli 2026.
Medali Emas — International Ksatria Nusantara PBTI Series 3: Kediri, Jawa Timur, 5 Juni 2026.
Medali Perunggu — International Ksatria Nusantara PBTI Series 3: Kediri, Jawa Timur, 5 Juni 2026.
Medali Emas — Bekasi Open III 2026 – Grade C 03 s.d. 05 April 2026, 4 April 2026.
Medali Emas — Bekasi Open III 2026 – Grade C 03 s.d. 05 April 2026, 4 April 2026.
Peraih medali — IISTC 3 – 2025 (International Inter Student Taekwondo Championship 3).
Peraih medali — Panglima TNI Cup International Taekwondo Championship 2025.
Deretan capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Ainun dalam mengembangkan kemampuan dan mengasah mental kompetitifnya melalui berbagai ajang taekwondo.
Kesempatan tampil di Chuncheon 2026 World Taekwondo Poomsae Championship menjadi pencapaian penting dalam perjalanan olahraga Ainun. Ia tercantum sebagai Atlet Cadet Jawa Barat dalam daftar Tim Taekwondo Indonesia yang akan berlaga di Korea Selatan.
Sebelum bertanding di ajang dunia, Ainun akan menjalani rangkaian persiapan melalui Special Training Pelatnas Indonesia mulai 1 September 2026. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi kompetisi yang akan mempertemukannya dengan atlet-atlet taekwondo dari berbagai negara.
Bagi Jakarta Islamic School, prestasi Ainun menjadi kebanggaan tersendiri. Pencapaiannya menunjukkan bahwa siswa dapat mengembangkan potensi secara seimbang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, termasuk olahraga prestasi.
Perjalanan Ainun juga memperlihatkan pentingnya konsistensi, disiplin, dan semangat untuk terus berlatih. Dari berbagai kompetisi tingkat nasional hingga kesempatan tampil di kejuaraan dunia, setiap pencapaian menjadi bagian dari proses pengembangan dirinya sebagai atlet muda.
Keluarga besar Jakarta Islamic School turut memberikan apresiasi dan dukungan atas pencapaian Ainun. Semoga ia dapat menjalani seluruh proses persiapan dengan baik dan memberikan penampilan terbaik saat membawa nama Indonesia dan Jawa Barat di Chuncheon, Korea Selatan. [Din]





