SD JISc Dipilih sebagai Sekolah Model Deep Learning dan AI, Buktikan Inovasi Pendidikan Sekolah Islam. Jakarta Islamic School (JISc) dipercaya menjadi salah satu Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Provinsi DKI Jakarta.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari program pengembangan satuan pendidikan yang bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi.
Program School Model Implementation Deep Learning, Coding and Artificial Intelligence DKI Jakarta mendorong sekolah untuk mengembangkan Pembelajaran Mendalam dan menerapkan Koding serta Kecerdasan Artifisial dalam proses pendidikan.
Dokumen resmi menyebut bahwa calon sekolah model harus memenuhi sejumlah kriteria, termasuk pernah mengikuti pelatihan PM dan KKA, memiliki akreditasi minimal B, serta memenuhi capaian tertentu dalam Rapor Pendidikan, literasi, dan numerasi.
Sebagai sekolah model, JISc memiliki komitmen untuk mengintegrasikan PM dan KKA dalam KOSP serta praktik pembelajaran dan tata kelola sekolah.
SD JISc Dipilih sebagai Sekolah Model Deep Learning dan AI, Buktikan Inovasi Pendidikan Sekolah Islam
Penerapan tersebut diharapkan berlangsung dalam lingkungan pembelajaran yang kontekstual, aman, inklusif, dan berbasis pengalaman. Sekolah juga perlu memperkuat komunitas belajar internal pendidik untuk melakukan refleksi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dalam konteks pembelajaran masa kini, coding dan artificial intelligence dapat menjadi sarana untuk mendorong siswa mengenali persoalan, mencari solusi, mengembangkan kreativitas, serta bekerja sama.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa tidak sekadar menguasai teknologi, tetapi juga mampu berpikir secara kritis dan menggunakannya untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat.
Tanggung jawab sekolah model tidak berhenti pada implementasi internal. JISc juga memiliki peran untuk mengembangkan projek dan praktik baik, mendokumentasikan proses serta capaian, dan membagikannya kepada pihak lain.
Sekolah model diharapkan menjadi contoh penerapan PM dan KKA yang utuh, konsisten, dan berkualitas. Pendidik serta sekolah lain juga diberikan ruang untuk mengamati, mempelajari, dan mengadopsi praktik baik yang dikembangkan.
Kolaborasi lintas sekolah, komunitas pendidik, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat program secara berkelanjutan.
Kepercayaan kepada JISc sebagai School Model Implementation Deep Learning, Coding and Artificial Intelligence DKI Jakarta menjadi momentum untuk terus mengembangkan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan masa depan.
Bagi JISc, inovasi pendidikan bukan hanya tentang mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan membantu peserta didik tumbuh menjadi generasi yang kritis, kreatif, kolaboratif, dan siap menghadapi masa depan. [Din]




