MEMASUKI pekan pertama kehidupan di asrama, para siswi SMA Jakarta Islamic Girls Boarding School (JIGSc) menjalani berbagai pengalaman baru yang penuh makna.
Suasana hangat, aktivitas yang beragam, serta kebersamaan bersama teman-teman dan para pembina membuat masa adaptasi terasa menyenangkan sekaligus menjadi awal perjalanan pendidikan yang berkesan.
Melalui unggahan resminya, JIGSc mengungkapkan rasa syukur atas pekan pertama yang telah dilalui. Berbagai kegiatan yang padat namun menyenangkan membuat waktu terasa berjalan begitu cepat.
“Our first week in our new home. It passed so quickly because we had many fun things to do here, and it’s only the beginning. We hope that as time passes, we can do better and adapt quicker with the habits in this new home,” tulis JIGSc dalam unggahannya.
Baca juga: Pembelajaran Sirah di SMA JIGSc Latih Kemampuan Berpikir Kritis dan Public Speaking Siswa
Pekan Pertama di Asrama JIGSc Penuh Pengalaman Baru, Siswi Belajar Beradaptasi di “Rumah Kedua”
Ungkapan tersebut mencerminkan semangat para siswi untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang kini menjadi “rumah kedua” mereka.
Masa awal tinggal di asrama tidak hanya menjadi proses mengenal lingkungan, tetapi juga membangun kemandirian, kedisiplinan, serta kebiasaan positif yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebagai bagian dari Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc), JIGSc menghadirkan konsep pendidikan boarding school yang memadukan pembelajaran akademik bertaraf internasional dengan pembinaan karakter Islami.
Lingkungan asrama dirancang agar para siswi dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan kepemimpinan.
JIGSc menggunakan Kurikulum Edexcel dari Inggris dan merupakan Official Edexcel Exam Centre. Sekolah ini juga dikenal dengan raihan nilai tertinggi di Indonesia untuk Edexcel International GCSE English, menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berstandar global.
Selain fokus pada prestasi akademik, JIGSc juga mengembangkan kemampuan peserta didik melalui berbagai program unggulan, seperti pembiasaan aktif berbahasa Inggris, penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, program nilai-nilai Islam dan Al-Qur’an, serta 21st Century Skills yang diwujudkan melalui 21 aktivitas pengembangan diri.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dengan jumlah siswa yang dibatasi maksimal 16 orang per kelas, proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan personal.
Konsep “A School Like Home” pun menjadi salah satu nilai yang terus dihadirkan, sehingga para siswi dapat merasa nyaman, aman, dan didukung selama menjalani kehidupan di asrama.
Di jenjang Secondary, JIGSc juga membuka kesempatan bagi peserta didik untuk mengikuti berbagai program lintas budaya (Cross Cultural Country) ke Australia, Selandia Baru, Belanda, Korea Selatan, Prancis, Turki, hingga Madinah yang dipadukan dengan program umroh.
Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Melalui pengalaman pekan pertama yang penuh keceriaan, JIGSc berharap seluruh siswi dapat semakin cepat beradaptasi, membangun kebiasaan baik, serta menikmati setiap proses belajar dan bertumbuh bersama di lingkungan boarding school yang mendukung perkembangan akademik, karakter, dan spiritual. [Din]


