SAKIT tidak terasa bila hati kita khusyuk mengingat-Nya. Di antara orang-orang yang shalat, ada yang hatinya keluar menuju al-Haqq Subhanahu wa taala, seperti burung keluar dari sangkarnya; seperti bayi lepas dari tangan ibunya. Ia tercerabut dari kebiasaannya dengan makrifatnya, lenyap dari merasakan dunia yang ditinggalinya. Andai saja tubuhnya ditebas atau digores, ia tidak menyadarinya.
Saking khusyuknya.
Diceritakan dari salah satu ulama tabiin, termasuk pengikut sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. (Tabi’in), yaitu Urwah ibn Zubair ibn Awam, dari ayahnya, bahwa kakinya pernah mengalami luka bernanah akibat penyakit gula.
Lalu, ada tabib yang berkata padanya, “Harus diamputasi. Kalau tidak, maka seluruh tubuhmu bisa mati.” la menjawab tabib, “Jika aku sudah masuk shalat, maka potonglah!”
Tabib itu pun memotongnya dan mengikatnya, sementara ia sedang sujud dan seperti tidak merasakan sakitnya.
baca juga: Gerakan Shalat Dapat Mengatasi Sakit Punggung
Sakit tidak terasa bila hati kita khusyuk mengingatnya
Bila sakit, dzikirlah, karena hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.
Artikel di atas ini yang nulis:
Mam Fifi P. Jubilea
(owner Jisc/Jibbs and Jigsc);
+62813-8664-4108
Jakarta Islamic School (JISc)
“𝗠𝗲𝗻𝗱𝗶𝗱𝗶𝗸 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗖𝗮𝗿𝗮 𝗜𝗯𝘂”
Jalan Manunggal I, Komplek Kodam No.17, RT 11/RW 6, Cipinang Melayu, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13620





