• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 6 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Terapi Anak dengan Surat Ali Imran Ayat 159

28/09/2025
in Parenting, Unggulan
Mengapa Al-Quran Menggunakan Past Tense untuk Peristiwa yang Akan Terjadi

(foto: pixabay)

272
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Allah telah memberikan terapi yang sangat ampuh untuk hamba-Nya, saat hamba-Nya sedang menghadapi masalah. Terapi ini juga bisa kita gunakan dalam mendidik dan mengasuh anak-anak kita.

Coba perhatikan ayat berikut ini.

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.

Karena itu, maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.

Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.” (Qs. Ali ‘Imran: 159).

Jadi, menurut ayat ini, dalam mendidik anak yang pertama adalah mendidik dengan lemah lembut.

Jika kita mendidik anak dengan lemah lembut maka akan terjadi ikatan hati antara orang tua dengan anak. Anak akan merasa nyaman, aman dan bahagia bersama orang tuanya.

Anak akan lebih terbuka menyampaikan apa saja yang ia rasakan, menceritakan apa saja yang terjadi pada dirinya baik di rumah atau di sekolah, termasuk juga ia akan terbuka untuk memberitahu hal-hal yang sensitif.

Jika ikatan hati antara anak dan orang tua sudah terbentuk maka sebenarnya 90% dari masalah anak sudah mampu teratasi.

Baca Juga: Mengenal Fisioterapi dan Gangguan Kesehatan yang Bisa Ditangani

Terapi Anak dengan Surat Ali Imran Ayat 159

Kebanyakan anak yang bermasalah disebabkan renggangnya hubungan antara anak dan kedua orang tuanya. Orang tua yang suka memerintah, menasehati, bahkan sampai membentak, berperilaku kasar itulah penyebab dari permasalahan anak.

Anak yang disikapi dengan keras dan kasar, maka mereka akan menjaga jarak dengan orang tuanya. Mereka sebisa mungkin menjauhi dan tidak mau bertemu dengan orang tuanya, bahkan tidak akan peduli lagi.

Mereka trauma diomelin, takut dimarahin, maka lebih baik menghindar dari orang tuanya daripada bertemu yang akan menambah rasa sakit hatinya.

Kemudian jika kita merasakan anak kita nakal, kurang berbakti, memiliki sifat yang tidak baik, atau bentuk-bentuk penyimpangan dan kenakalan lainnya maka yang pertama kita lakukan adalah memaafkannya, menerimanya apa adanya, ikhlas dulu dengan apa yang terjadi padanya.

Kemudian memohonkan ampun kepada Allah, atas penyimpangan-penyimpangan yang dia lakukan.

Semoga keikhlaskan kita memaafkan anak dan ketulusan kita dalam memohon ampunan kepada Allah, menurunkan hidayah Allah sehingga anak kita menjadi lebih baik lagi.

Mengajak Anak untuk Berdiskusi

Lalu sering-seringlah mengajak diskusi dan bermusyawarah bersama anak, dalam hal apa saja yang menyangkut dirinya.

Sebagaimana Nabi Ibrahim yang mengajak diskusi Nabi Ismail saat Nabi Ibrahim akan menyembelih Nabi Ismail atas perintah Allah.

Nabi Ibrahim bukanlah tipe Ayah yang otoriter, yang ingin menang sendiri, egois, tetapi Nabi Ibrahim memberikan keteladanan kepada kita untuk sering-sering berdiskusi bersama anak, atas segala hal yang berhubungan dengan mereka.

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”

Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As Saffat: 102).

Lalu seandainya, segala hal sudah kita lakukan, namun anak masih saja membandel, belum sadar juga, masih suka melakukan penyimpangan maka Allah memerintahkan kita untuk bertawakal. Kita pasrahkan keadaan anak kita kepada Allah.

Kita terus saja berdoa meminta solusi dan pertolongan Allah. Insha Allah, pertolongan Allah akan segera datang, mungkin memang tidak saat ini, tetapi tidak ada doa yang kembali sia-sia.

Setiap doa akan Allah kabulkan. Insya Allah nanti saat waktu yang tepat anak kita akan kembali menjadi anak yang sholeh dan baik.[ind]

sumber: Kulwap Komunitas Rumah Pintar Aisha. November 2021.

Tags: terapi anak dengan alquran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

UBN Terpilih Kembali Pimpin JATTI, Fokus pada Kaderisasi dan Diplomasi Global

Next Post

Jangan Tunggu Ada Lebih untuk Sedekah

Next Post
Uang Bisa Merusak Persaudaraan

Jangan Tunggu Ada Lebih untuk Sedekah

Dosa itu Menggelisahkan dan Memalukan

Dosa itu Menggelisahkan dan Memalukan

Bolehkah Niat Puasa Qadha dan Sunnah Sekaligus?

Bolehkah Niat Puasa Qadha dan Sunnah Sekaligus?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8588 shares
    Share 3435 Tweet 2147
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11410 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3862 shares
    Share 1545 Tweet 966
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • SMP JIBS–JIGSc Raih Prestasi Gemilang, Cetak Top Achievers TKA 2025–2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3397 shares
    Share 1359 Tweet 849
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2196 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4624 shares
    Share 1850 Tweet 1156
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5402 shares
    Share 2161 Tweet 1351
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga