• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Terapi Anak dengan Surat Ali Imran Ayat 159

28/09/2025
in Parenting, Unggulan
Mengapa Al-Quran Menggunakan Past Tense untuk Peristiwa yang Akan Terjadi

(foto: pixabay)

269
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Allah telah memberikan terapi yang sangat ampuh untuk hamba-Nya, saat hamba-Nya sedang menghadapi masalah. Terapi ini juga bisa kita gunakan dalam mendidik dan mengasuh anak-anak kita.

Coba perhatikan ayat berikut ini.

“Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu.

Karena itu, maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.

Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.” (Qs. Ali ‘Imran: 159).

Jadi, menurut ayat ini, dalam mendidik anak yang pertama adalah mendidik dengan lemah lembut.

Jika kita mendidik anak dengan lemah lembut maka akan terjadi ikatan hati antara orang tua dengan anak. Anak akan merasa nyaman, aman dan bahagia bersama orang tuanya.

Anak akan lebih terbuka menyampaikan apa saja yang ia rasakan, menceritakan apa saja yang terjadi pada dirinya baik di rumah atau di sekolah, termasuk juga ia akan terbuka untuk memberitahu hal-hal yang sensitif.

Jika ikatan hati antara anak dan orang tua sudah terbentuk maka sebenarnya 90% dari masalah anak sudah mampu teratasi.

Baca Juga: Mengenal Fisioterapi dan Gangguan Kesehatan yang Bisa Ditangani

Terapi Anak dengan Surat Ali Imran Ayat 159

Kebanyakan anak yang bermasalah disebabkan renggangnya hubungan antara anak dan kedua orang tuanya. Orang tua yang suka memerintah, menasehati, bahkan sampai membentak, berperilaku kasar itulah penyebab dari permasalahan anak.

Anak yang disikapi dengan keras dan kasar, maka mereka akan menjaga jarak dengan orang tuanya. Mereka sebisa mungkin menjauhi dan tidak mau bertemu dengan orang tuanya, bahkan tidak akan peduli lagi.

Mereka trauma diomelin, takut dimarahin, maka lebih baik menghindar dari orang tuanya daripada bertemu yang akan menambah rasa sakit hatinya.

Kemudian jika kita merasakan anak kita nakal, kurang berbakti, memiliki sifat yang tidak baik, atau bentuk-bentuk penyimpangan dan kenakalan lainnya maka yang pertama kita lakukan adalah memaafkannya, menerimanya apa adanya, ikhlas dulu dengan apa yang terjadi padanya.

Kemudian memohonkan ampun kepada Allah, atas penyimpangan-penyimpangan yang dia lakukan.

Semoga keikhlaskan kita memaafkan anak dan ketulusan kita dalam memohon ampunan kepada Allah, menurunkan hidayah Allah sehingga anak kita menjadi lebih baik lagi.

Mengajak Anak untuk Berdiskusi

Lalu sering-seringlah mengajak diskusi dan bermusyawarah bersama anak, dalam hal apa saja yang menyangkut dirinya.

Sebagaimana Nabi Ibrahim yang mengajak diskusi Nabi Ismail saat Nabi Ibrahim akan menyembelih Nabi Ismail atas perintah Allah.

Nabi Ibrahim bukanlah tipe Ayah yang otoriter, yang ingin menang sendiri, egois, tetapi Nabi Ibrahim memberikan keteladanan kepada kita untuk sering-sering berdiskusi bersama anak, atas segala hal yang berhubungan dengan mereka.

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”

Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (QS. As Saffat: 102).

Lalu seandainya, segala hal sudah kita lakukan, namun anak masih saja membandel, belum sadar juga, masih suka melakukan penyimpangan maka Allah memerintahkan kita untuk bertawakal. Kita pasrahkan keadaan anak kita kepada Allah.

Kita terus saja berdoa meminta solusi dan pertolongan Allah. Insha Allah, pertolongan Allah akan segera datang, mungkin memang tidak saat ini, tetapi tidak ada doa yang kembali sia-sia.

Setiap doa akan Allah kabulkan. Insya Allah nanti saat waktu yang tepat anak kita akan kembali menjadi anak yang sholeh dan baik.[ind]

sumber: Kulwap Komunitas Rumah Pintar Aisha. November 2021.

Tags: terapi anak dengan alquran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

UBN Terpilih Kembali Pimpin JATTI, Fokus pada Kaderisasi dan Diplomasi Global

Next Post

Jangan Tunggu Ada Lebih untuk Sedekah

Next Post
Uang Bisa Merusak Persaudaraan

Jangan Tunggu Ada Lebih untuk Sedekah

Dosa itu Menggelisahkan dan Memalukan

Dosa itu Menggelisahkan dan Memalukan

Bolehkah Niat Puasa Qadha dan Sunnah Sekaligus?

Bolehkah Niat Puasa Qadha dan Sunnah Sekaligus?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8266 shares
    Share 3306 Tweet 2067
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3710 shares
    Share 1484 Tweet 928
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11282 shares
    Share 4513 Tweet 2821
  • Menghina Allah dalam Hati

    466 shares
    Share 186 Tweet 117
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2074 shares
    Share 830 Tweet 519
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3314 shares
    Share 1326 Tweet 829
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1220 shares
    Share 488 Tweet 305
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4556 shares
    Share 1822 Tweet 1139
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2207 shares
    Share 883 Tweet 552
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga