• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

ReAct Asia Pasific Adakan Konferensi Resistensi Antimikroba Tahunan 2024

Agustus 22, 2024
in Info
ReAct Asia Pasific Adakan Konferensi Resistensi Antimikroba Tahunan 2024

Foto: ChanelMuslim.com/Diana

81
SHARES
620
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

REACT Asia Pasific adalah salah satu lembaga independen internasional pertama yang mengartikulasikan sifat kompleks resistensi antibiotik dan pemicunya.

ReAct Asia Pasific bekerja pada berbagai proyek dan inisiatif yang terkait dengan Antimicrobial Resistance (AMR), mulai dari uji coba program ‘Komunitas Cerdas Antibiotik’ di negara bagian Kerala, India Selatan, hingga bekerja di antara mahasiswa untuk memulai kelompok yang meningkatkan kesadaran tentang penggunaan antibiotik.

Baca juga: Resep Herbal Antibiotik ala JSR

ReAct Asia Pasific Adakan Konferensi Resistensi Antimikroba Tahunan 2024

Fokus utamanya adalah juga untuk mengindentifikasi dan menyatukan berbagai kelompok masyarakat sipil yang bekerja pada keterlibatan masyarakat dalam isu-isu yang sensitif terhadap AMR dan spesifikasi AMR.

Struktur tata kelola mengenai resistensi antibiotik termasuk pendanaan yang cukup untuk melaksanakan rencana aksi Nasional, transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan memiliki kerangka kerja untuk terlihat aktif dengan masyarakat sipil.

Tindakan kolektif terhadap resistensi antibiotik di dalam dan antar negara serta antar sektor saat ini sebagian besar belum ada dan mobilisasi di seluruh sistem PBB belum bergerak secepat yang seharusnya.

Resistensi antibiotik melampaui kemampuan organisasi Dunia (WHO), organisasi kesehatan hewan dunia (WOAH), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan memerlukan keterlibatan dan koherensi kebijakan dari organisasi perserikatan Bangsa-Bangsa lainnya yang relevan, Bank Dunia dan Badan Multilateral dan regional lainnya sebagai bagian dari tindakan terkoordinasi secara global.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Mekanisme tata kelola yang lebih kuat di beberapa tingkatan diperlukan untuk mengamankan akses berkelanjutan terhadap antibiotik yang efektif bagi semua yang membutuhkan.

Mekanisme ini harus memuat kesepakatan global tentang target dan indikator untuk mengurangi konsumsi antibiotik yang tidak tepat pada sektor manusia dan hewan yang disesuaikan dengan kondisi sumber daya. [Din]

Tags: ReAct Asia Pasific Adakan Konferensi Resistensi Antimikroba Tahunan 2024
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sengsara Membawa Hikmah

Next Post

Mengukur Kemajuan dalam Mengatasi Resistensi Antibiotik Sangat Penting

Next Post
Mengukur Kemajuan dalam Mengatasi Resistensi Antibiotik Sangat Penting

Mengukur Kemajuan dalam Mengatasi Resistensi Antibiotik Sangat Penting

Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) Kembali Digelar Bersama BRImo, Hadirkan Penawaran Paket Perjalanan Umrah dengan Harga Khusus

Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) Kembali Digelar Bersama BRImo, Hadirkan Penawaran Paket Perjalanan Umrah dengan Harga Khusus

Wisuda Sarjana Ke-XIV Para Da’i Sekaligus Tasyakur 25 Tahun STID Mohammad Natsir

Wisuda Sarjana Ke-XIV Para Da’i Sekaligus Tasyakur 25 Tahun STID Mohammad Natsir

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7668 shares
    Share 3067 Tweet 1917
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3237 shares
    Share 1295 Tweet 809
  • AAW Unpad Pertemukan Profesor Amerika dan Jurnalis Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • The Ultimate Acropolis, Mengunjungi Spot Yunani Kuno yang Mengagumkan

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Gading Paradise Kebumen Menghadirkan Wisata ala Eropa

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Nasi Kebuli Ayam Istimewa

    217 shares
    Share 87 Tweet 54
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga