NIKA terus memperkuat identitasnya sebagai brand lifestyle yang tidak hanya mengandalkan produk kopi, tetapi juga menghadirkan pengalaman nongkrong yang nyaman dan relevan dengan perkembangan tren minuman.
Hal tersebut disampaikan Co-Founder Nika, Lionel Hanjaya, dalam doorstop pada acara intimate afternoon gathering sekaligus peluncuran terbaru Bellayu Petite Lovely in Rosy Milk, yang digelar pada Kamis (3/9/2026), di Nika Senopati, Jakarta.
Lionel mengatakan, konsep kafe yang dihadirkan Nika dirancang untuk memberikan suasana yang lebih nyaman, tenang, dan terasa dekat dengan pengunjung.
“Kalau kita kafe-kafe yang di sini kita lebih homie, lebih zen, sesuatu yang lebih nyaman,” ujar Lionel.
Menurutnya, konsep tersebut juga terlihat dari pemilihan lokasi Nika Senopati yang berada sedikit ke dalam dari kawasan utama. Kondisi itu justru menjadi bagian dari pengalaman yang ingin ditawarkan Nika kepada pengunjung.
“Kalau tentunya kayak kita di Senopati ini, kita juga lokasinya agak sedikit di dalam. Itu memberikan suasana kayak seperti di kota, tapi bukan di kota, di dalam tempat yang lain,” jelasnya.
Baca juga: Suka Mencatok Rambut? Gabriella Chong Ungkap Pentingnya Heat Protectant dan Pemilihan Alat
Nika Hadirkan Konsep Kafe yang Homie dan Zen, Andalkan Coffee hingga Minuman Cold Foam
Lionel menuturkan, kopi tetap menjadi salah satu kekuatan utama Nika. Namun, Nika juga memosisikan diri sebagai lifestyle brand yang berusaha mengikuti perkembangan tren dan menghadirkan berbagai inovasi produk.
Ia mencontohkan tren matcha serta berbagai minuman dengan cold foam yang belakangan semakin diminati konsumen. Nika kemudian mencoba mengembangkan produk yang sesuai dengan tren tersebut.
“Dari Nika itu sebenarnya kita sangat excel dengan coffee kita, dan kita juga sebenarnya kayak lifestyle brand dan lain-lain,” katanya.
Menurut Lionel, kehadiran minuman dengan cold foam awalnya memang dipandang sebagai produk yang memiliki potensi untuk diterima pasar. Namun, popularitasnya ternyata melampaui ekspektasi.
“Waktu Nika membuat itu, ekspektasinya kita kayak kemungkinan itu bisa excel, tapi kita tidak terekspektasi itu bisa se-popular itu,” ungkapnya.
Minuman dengan tampilan cold foam yang menarik kemudian menjadi salah satu ciri yang semakin melekat dengan produk Nika.
“Dari wajah kita, dari cold foam, minuman-minuman cold foam kita yang cantik-cantik itu semua,” lanjut Lionel.
Dari sisi harga, Lionel menyebut produk-produk Nika berada pada kisaran yang relatif terjangkau untuk segmen konsumen yang dibidik.
“Harga sendiri, kisarannya itu di bawah Rp100.000,” ujarnya.
Lionel menyadari persaingan di industri kafe dan minuman saat ini semakin luas. Karena itu, Nika berupaya menjaga relevansi dengan konsumen melalui inovasi sekaligus mengikuti perkembangan tren.
“Kompetisinya itu banyak dan luas sekali. Bagaimana kita bisa lebih relevan, kita ikutin tren, kita coba yang kita bisa keluarkan,” kata Lionel.
Meski demikian, mengikuti tren bukan berarti mengesampingkan kualitas produk. Lionel menegaskan bahwa produk tetap menjadi fondasi utama dalam pengembangan Nika.
“Dan tentunya at the core of it, produk kita mesti bisa support semua itu,” pungkasnya.
Acara intimate afternoon gathering yang berlangsung di Nika Senopati tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran terbaru Bellayu Petite Lovely in Rosy Milk. Kehadiran produk tersebut menambah kolaborasi dan pengalaman baru yang dihadirkan dalam ekosistem lifestyle Nika. [Din]


