SELAMA ini cokelat sering dianggap sebagai camilan yang sebaiknya dibatasi. Rasanya yang manis dan kandungan kalorinya membuat banyak orang langsung mengaitkannya dengan kenaikan berat badan. Padahal, tidak semua cokelat memiliki kandungan yang sama. Cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi justru menyimpan sejumlah senyawa alami yang menarik untuk diperhatikan.
Yang membuat cokelat hitam berbeda adalah kandungan kakao dan flavanolnya. Semakin tinggi kadar kakaonya, umumnya semakin banyak senyawa flavanol yang terdapat di dalamnya. Namun, proses pengolahan dapat mengurangi jumlah flavanol sehingga tidak semua cokelat hitam otomatis memiliki manfaat yang sama.
Baca Juga: Asy Syifa binti Abdullah Perempuan Cerdas yang Mengajarkan Ilmu kepada Muslimah
Tidak Hanya Sekadar Enak Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Jarang Diketahui
1.Membantu Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah
Salah satu manfaat cokelat hitam yang belum banyak diketahui berkaitan dengan pembuluh darah. Flavanol dalam kakao dapat mendukung produksi nitric oxide yang membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan memperlancar aliran darah.
Sejumlah penelitian menemukan adanya penurunan tekanan darah setelah konsumsi kakao atau cokelat yang kaya flavanol. Sebuah tinjauan sistematis terhadap 31 penelitian bahkan menemukan bahwa konsumsi kakao selama sedikitnya dua minggu berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Meski begitu, efeknya relatif kecil sehingga cokelat tidak boleh dianggap sebagai pengganti obat tekanan darah.
2.Berpotensi Mendukung Kerja Otak
Manfaat lain yang menarik adalah hubungannya dengan fungsi kognitif. Aliran darah yang baik tidak hanya penting untuk jantung, tetapi juga otak.
Tinjauan dan meta-analisis terbaru yang mencakup 16 penelitian dengan 2.847 peserta menemukan bahwa konsumsi kakao atau cokelat hitam secara rutin berpotensi memberikan manfaat pada beberapa aspek fungsi kognitif, seperti fungsi eksekutif, perhatian, kecepatan pemrosesan informasi, dan kemampuan berbahasa. Namun, hasil pada beberapa jenis memori masih belum konsisten.
3.Membantu Memperbaiki Sensitivitas Insulin
Cokelat hitam juga menarik untuk diperhatikan dalam kaitannya dengan metabolisme gula darah. Flavanol kakao diketahui dapat berhubungan dengan sensitivitas insulin yang lebih baik. Beberapa penelitian jangka pendek menunjukkan adanya perbaikan pada ukuran resistensi insulin setelah konsumsi kakao atau cokelat.
Tetapi bukan berarti penderita diabetes bebas makan cokelat sesuka hati. Kandungan gula dan kalori tetap perlu diperhatikan, terutama pada produk cokelat yang sudah banyak mendapat tambahan gula.
4.Mengandung Mineral Penting
Kakao juga menyediakan sejumlah mineral seperti magnesium, zat besi, tembaga, seng, dan fosfor. Magnesium sendiri berperan dalam berbagai proses tubuh, termasuk fungsi otot dan saraf. Karena itu, cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi dapat menjadi salah satu sumber mineral dalam pola makan yang beragam.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Bagian ini penting. Label “dark chocolate” bukan jaminan bahwa sebuah produk otomatis sehat. Ada produk yang tetap mengandung gula, lemak, dan kalori cukup tinggi. Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut cokelat yang lebih gelap cenderung memiliki kandungan flavonoid lebih tinggi dan gula lebih rendah, meskipun jumlah flavanol tetap dipengaruhi proses pembuatannya.
Jadi, pilih cokelat hitam dengan persentase kakao tinggi, perhatikan jumlah gula tambahan, dan nikmati secukupnya. Tidak perlu mengonsumsinya dalam jumlah banyak hanya karena ingin mendapatkan manfaatnya.
Pada akhirnya, cokelat hitam tetaplah makanan, bukan obat. Bukti mengenai manfaat kesehatan memang menarik, tetapi beberapa penelitian masih menunjukkan hasil yang beragam dan sebagian besar penelitian berlangsung dalam waktu relatif singkat.
Menjadikan cokelat hitam sebagai bagian kecil dari pola makan sehat tentu boleh. Namun, manfaat terbaik tetap datang dari keseluruhan gaya hidup: makan bergizi, aktif bergerak, cukup tidur, dan menjaga pola makan tetap seimbang. [DW]





