• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 15 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Asy Syifa binti Abdullah Perempuan Cerdas yang Mengajarkan Ilmu kepada Muslimah

03/09/2026
in Kisah
Asy Syifa Binti Abdullah Perempuan Cerdas yang Mengajarkan Ilmu kepada Muslimah

Sumber: Pixabay

70
SHARES
539
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ASY-SYIFA Binti Abdullah dikenal sebagai perempuan yang cerdas dan memiliki kemampuan membaca serta menulis. Keahlian tersebut sudah dimilikinya sebelum datangnya Islam. Setelah memeluk Islam, kemampuan itu tidak disimpan untuk dirinya sendiri. Ia mengajarkannya kepada perempuan Muslimah, termasuk Hafshah binti Umar bin Khattab yang kemudian menjadi salah satu istri Rasulullah SAW. Karena perannya tersebut, Asy-Syifa kerap disebut sebagai salah satu guru perempuan pada masa awal Islam.

Baca Juga: Asma Binti Salamah Perempuan Tangguh yang Menyertai Hijrah ke Negeri Habasyah

Asy Syifa binti Abdullah Perempuan Cerdas yang Mengajarkan Ilmu kepada Muslimah

Perempuan yang Memiliki Kemampuan Istimewa

Pada masa ketika kemampuan baca tulis belum menjadi hal yang umum, keterampilan Asy-Syifa tentu memiliki nilai tersendiri. Ia tidak hanya dikenal sebagai seseorang yang mampu membaca dan menulis, tetapi juga bersedia membagikan pengetahuannya kepada orang lain.

Salah satu muridnya yang paling dikenal adalah Hafshah binti Umar. Hubungan keduanya bahkan tercatat dalam hadis. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW datang ketika Asy-Syifa sedang bersama Hafshah. Beliau kemudian meminta Asy-Syifa mengajarkan kepada Hafshah ruqyah sebagaimana sebelumnya ia mengajarkan tulisan kepadanya. Riwayat tersebut terdapat dalam Sunan Abu Dawud dan juga diriwayatkan melalui jalur lain.

Menguasai Ruqyah Sejak Masa Jahiliyah

Selain kemampuan membaca dan menulis, Asy-Syifa juga dikenal memiliki pengetahuan mengenai ruqyah. Sebelum masuk Islam, ia telah melakukan ruqyah dan kemudian menyampaikan keahliannya tersebut kepada Rasulullah SAW.

Dalam riwayat yang dikutip para ulama, Asy-Syifa meminta izin untuk memperlihatkan ruqyah yang dahulu biasa digunakannya. Setelah diperlihatkan, Rasulullah SAW meminta agar ia mengajarkannya kepada Hafshah. Hadis ini menjadi salah satu bukti bahwa Asy-Syifa memiliki pengetahuan yang diakui dan dimanfaatkan dalam lingkungan kaum Muslimin.

Penting untuk memahami riwayat tersebut dengan tepat. Istilah ruqyah dalam sumber tersebut tidak boleh langsung disamakan dengan berbagai praktik pengobatan yang beredar sekarang. Para ulama memberikan penjelasan mengenai maksud ruqyah an-namlah dan konteks penggunaannya. Karena itu, kisah Asy-Syifa lebih tepat dilihat sebagai bagian dari sejarah pengobatan dan pengetahuan masyarakat pada masa Rasulullah SAW.

Mendapat Kepercayaan di Masa Umar bin Khattab

Peran Asy-Syifa tidak berhenti setelah Rasulullah SAW wafat. Pada masa pemerintahan Umar bin Khattab RA, ia tetap dikenal sebagai perempuan yang memiliki pemikiran dan pandangan yang dihargai.

Sumber biografi klasik menyebutkan bahwa Umar menghormati Asy-Syifa dan memperhatikan pendapatnya. Bahkan, ia pernah memberikan kepercayaan kepadanya dalam urusan pasar. Keterangan ini memperlihatkan bahwa perempuan pada masa awal Islam juga dapat memiliki peran dalam kehidupan masyarakat, terutama ketika mempunyai kemampuan dan integritas yang diakui.

Warisan Ilmu yang Terus Berlanjut

Asy-Syifa juga meriwayatkan hadis dari Rasulullah SAW dan Umar bin Khattab. Pengetahuannya kemudian diteruskan oleh orang-orang setelahnya, termasuk putranya, Sulaiman bin Abi Hatsmah, serta generasi berikutnya.

Kisah Asy-Syifa memberikan gambaran bahwa belajar dan mengajarkan ilmu mempunyai tempat penting dalam kehidupan kaum Muslimin sejak masa awal. Ia tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga mengambil bagian dalam menyebarkannya.

Dari sosok Asy-Syifa, kita dapat melihat bahwa kontribusi seseorang tidak selalu harus berbentuk sesuatu yang besar dan terlihat. Mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan pengetahuan yang bermanfaat kepada orang lain juga dapat menjadi amal yang panjang manfaatnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sosok Asy-Syifa binti Abdullah akhirnya menjadi pengingat bahwa perempuan Muslim sejak generasi pertama Islam telah mengambil peran dalam pendidikan dan kehidupan masyarakat. Namanya mungkin tidak selalu muncul dalam pembahasan sejarah populer, tetapi catatan tentang kecerdasan, kemampuan mengajar, dan kepercayaannya di tengah masyarakat membuat kisahnya tetap layak dikenang. [DW]

Sumber: Ensiklopedia Nabi Muhammad SAW di antara Para Shahabiyah. Ichwan Fauzi. Lentera Abadi: 2020.

Tags: Asy Syifa Binti Abdullah Perempuan Cerdas yang Mengajarkan Ilmu kepada Muslimah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Aminah Binti Ruqaisy Sosok Muhajirah yang Jarang Dikenal

Next Post

5 Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Muslim

Next Post
5 Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Muslim

5 Tangga-tangga Kesuksesan Seorang Muslim

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Penyelenggaraan Haji dan Umroh hingga ke Daerah

Kemenhaj Perkuat Pelayanan Penyelenggaraan Haji dan Umroh hingga ke Daerah

Sosok Ketua Umum NU Gus Kikin: Kiai yang juga Pengusaha

Sosok Ketua Umum NU Gus Kikin: Kiai yang juga Pengusaha

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9536 shares
    Share 3814 Tweet 2384
  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4307 shares
    Share 1723 Tweet 1077
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11844 shares
    Share 4738 Tweet 2961
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4862 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga