• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Ketahui Kelompok Orang yang Berisiko Terkena Hipertensi paru saat Hiking

19/07/2026
in Healthy
Ketahui Kelompok Orang yang Berisiko Terkena Hipertensi paru saat Hiking

Foto: Pinterest

71
SHARES
546
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UNTUK sebagian orang, aktivitas hiking atau mendaki gunung ternyata bisa berisiko hipertensi paru, terutama bila mereka punya kondisi tertentu.

Hiking di dataran tinggi dapat memicu peningkatan tekanan pada paru. Kondisi ini terjadi karena udara pegunungan memiliki kadar oksigen yang lebih rendah.

Udara dengan oksigen rendah membuat jantung kanan bekerja lebih keras. Jantung harus memompa darah lebih kuat menuju paru-paru. Tekanan yang meningkat ini dapat memicu hipertensi paru pada orang yang punya kerentanan.

Baca juga: Hipertensi juga Disebut Sebagai Silent Killer, Ketahui Macam Komplikasinya

Ketahui Kelompok Orang yang Berisiko Terkena Hipertensi paru saat Hiking

Orang yang masuk kelompok berisiko adalah mereka yang memiliki penyakit jantung bawaan, penyakit autoimun seperti lupus, gangguan paru seperti TBC dan asma, ibu hamil, punya riwayat genetik tertentu yang melemahkan fungsi pembuluh darah.

Kelompok berisiko dapat mengalami gejala yang muncul setelah aktivitas fisik ringan, termasuk setelah mendaki. Gejalanya bisa berupa sesak napas, cepat lelah, dan bengkak setelah melakukan pendakian.

Kondisi yang dianggap tak biasa ini sebaiknya tidak diabaikan dan segera melakukan konsultasi ke dokter spesialis jantung dan spesialis paru.

Pemeriksaan medis sangat penting untuk mengetahui kondisi fisik. Pasien berisiko disarankan menjalani tes kapasitas fisik. Tes ini digunakan untuk mengetahui batas aman tubuh saat berolahraga.

Tidak semua masyarakat yang tinggal di dataran tinggi otomatis mengalami hipertensi paru. Faktor genetika adalah pemicu utama.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Perokok aktif juga masuk dalam kelompok rentan. Gangguan paru yang berat akibat rokok dapat berkembang menjadi hipertensi paru.

Kondisi ini tidak datang tiba-tiba, tapi merupakan penyakit sekunder dari kerusakan paru yang sudah berlangsung lama.

Hipertensi paru adalah kondisi tekanan darah tinggi yang terjadi pada arteri paru. Kondisi ini membuat pembuluh darah paru menyempit, tersumbat, atau rusak. Pada akhirnya, jantung kanan harus bekerja keras untuk memompa darah ke paru-paru. [Din]

Tags: hikingHipertensi paruKelompok Orang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bunga Kecubung Benarkah Memiliki Manfaat untuk Kesehatan? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Next Post

Jangan Mengungkap Keburukan Anak

Next Post
Jangan Mengungkap Keburukan Anak

Jangan Mengungkap Keburukan Anak

Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

PW Salimah Kalsel Gelar Audiensi Bersama Badan Kesbangpol

PW Salimah Kalsel Gelar Audiensi Bersama Badan Kesbangpol

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9530 shares
    Share 3812 Tweet 2383
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4861 shares
    Share 1944 Tweet 1215
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1360 shares
    Share 544 Tweet 340
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4305 shares
    Share 1722 Tweet 1076
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Hal Penting yang Perlu Disiapkan Sebelum Medical Check Up agar Hasil Lebih Akurat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wanita Perlu Tahu, Ini yang Terjadi sebelum Menopause Datang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Warna Pakaian yang Bakal Tren di Akhir Tahun 2026 dan Wajib Dilirik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11842 shares
    Share 4737 Tweet 2961
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga