• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Bystander Effect: Sikap Tidak Peka dengan Situasi Darurat

15/03/2024
in Healthy, Unggulan
Bystander Effect: Sikap Tidak Peka dengan Situasi Darurat

Foto: Unsplash

107
SHARES
821
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERNAH melihat orang yang mematung saat melihat situasi darurat? atau melihat orang yang justru merekam situasi tersebut dengan smart phone bukan malah membantu? Itulah yang disebut dengan Bystander Effect.

Bystander Effect merupakan seseorang yang ada pada suatu peristiwa (sebut saja, kekerasan, kecelakaan, atau pelecehan seksual), namun ia tidak terlibat dalam peristiwa tersebut, demikian menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Mereka cenderung tidak membantu korban atau orang yang kesulitan, ketika banyak orang yang hadir di tempat kejadian.

Baca Juga: Tidak Berani Mengatakan Anakku Hebat

Bystander Effect: Sikap Tidak Peka dengan Situasi Darurat

Dilansir dari Psychology Today, kehadiran orang lain membuat bystander enggan melakukan intervensi dalam situasi darurat, atau melawan pelaku intimidasi selama penyerangan atau kejahatan lainnya.

Semakin besar jumlah bystander, semakin kecil kemungkinan salah satu dari mereka untuk memberikan bantuan kepada orang yang dalam kesulitan.

Orang-orang lebih mungkin untuk mengambil tindakan dalam suatu krisis ketika hanya ada sedikit atau tidak ada saksi lain yang hadir.

Psikolog sosial, Bibb Latané dan John Darley, mempopulerkan konsep Bystander Effect ini setelah terjadi pembunuhan terkenal Kitty Genovese di New York City pada tahun 1964.

Wanita berusia 28 tahun itu ditikam sampai mati di luar apartemennya. Pada saat itu, dilaporkan bahwa puluhan tetangga gagal turun tangan untuk membantu atau memanggil polisi.

Latané dan Darley mengaitkan Bystander Effect dengan dua faktor: difusi (penyebaran) tanggung jawab dan pengaruh sosial.

Difusi tanggung jawab yang dirasakan berarti bahwa semakin banyak penonton, semakin sedikit tanggung jawab pribadi yang dirasakan individu untuk mengambil tindakan.

Pengaruh sosial berarti bahwa individu memantau perilaku orang-orang di sekitar mereka untuk menentukan bagaimana bertindak.

Ada beberapa kemungkinan Bystander Effect ini dapat terjadi:

1. Adanya sikap kurang peka dalam keramaian

2. Orang tersebut merasa takut kemudian membeku, ketika melihat peristiwa yang berbahaya dan menakutkan

3. Merasa tidak tahu harus bersikap seperti apa, dan tidak tahu bagaimana cara yang tepat untuk membantu si korban.

Kemudian mereka berpikir bahwa nantinya akan ada orang lain yang menolong.

4. Adanya rasa takut ikut campur dalam sebuah peristiwa. Mereka khawatir akan terjadi hal lebih buruk padanya jika ikut masuk dalam peristiwa menakutkan tersebut.

Sahabat Muslim, semoga kita bukan bagian dari Bystander Effect ya. Lakukan tindakan secepat dan setepat mungkin saat melihat situasi darurat. [Ln]

Tags: Bystander EffectSituasi DaruratTidak Peka
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Profil Fifi Proklawati Jubilea, Pendiri Jakarta Islamic School

Next Post

Nelayan pun Tak Bisa Melaut di Gaza

Next Post
Nelayan pun Tak Bisa Melaut di Gaza

Nelayan pun Tak Bisa Melaut di Gaza

Hasil dari Kerja Keras

Hasil dari Kerja Keras

93% SMA JISc JIBBS JIGSc Tersebar di Universitas Ternama Dalam Negeri maupun Luar Negeri

100 Persen Siswa SMA JISc JIBBS JIGSc Diterima di Universitas Ternama Dalam dan Luar Negeri

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    356 shares
    Share 142 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Cara Membuat Dubai Chewy Cookie yang Lumer ala Fitriana Kitchen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga