• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Bercermin dari Orang Jepang

16/01/2023
in Fokus
Bercermin dari Orang Jepang

Budaya Antri, foto: savvytokyo.com

120
SHARES
924
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERCERMIN dengan orang Jepang sangat bermanfaat. Mereka dikenal disiplin, tepat waktu, rajin, bersih dan rapi, melayani konsumen dengan baik, dan lainnya.

Tak ada salahnya bercermin dari orang Jepang. Karena apa pun yang baik bisa diambil dari siapa pun.

Seorang pejabat tinggi di Jepang, Yoshitaka Sakurada, pernah dikritik habis-habisan pihak oposisi. Ia pun akhirnya memohon maaf di hadapan publik.

Apa salahnya? Salahnya, ia datang terlambat dalam sebuah rapat. Keterlambatannya tiga menit.

Mungkin buat kita, keterlambatan tiga menit sudah termasuk on time atau tepat waktu. Bahkan bisa dibilang sangat on time.

Seorang teman pernah tinggal di Tokyo untuk urusan pendidikan. Sekitar tiga tahun ia menetap di sana.

Ia menceritakan, selama waktu itu, di mana pun ia berada, hampir tak pernah ditemukan sampah sedikit pun. Bahkan di jalan kampung untuk ukuran Jepang.

Ia juga menceritakan bagaimana orang Jepang berkendara. Ketika tiba di lampu lalu lintas, mereka begitu disiplin. Kalau lampunya merah, mereka akan berhenti, meskipun tidak ada kendaraan dari arah lain.

Bayangkan jika itu di negeri kita. Lampu lalu lintas seperti hal mubah. Dipatuhi boleh, dilanggar juga tidak masalah, asal tidak mengganggu pengendara lain.

Ketika sang teman bertanya ke orang Jepang, “Kenapa harus berhenti padahal tidak ada kendaraan lain?”

Orang Jepang menjawab, “Saya tidak mau mengambil hak orang lain.”

Ada cerita warga Jepang yang berkunjung ke Indonesia. Ia sudah memesan hotel via aplikasi dengan harga tertentu, kelas tertentu, dan posisi kamar yang menghadap kolam renang.

Tapi setibanya di hotel, ia ditempatkan di kamar yang menghadap gudang. Ketika ditanyakan, pihak hotel menjawab bahwa kamar yang dipesan sedang ada perbaikan.

Ketika ditanya tentang harga, pihak hotel menjawab bahwa beda harganya hanya 35 ribu rupiah dan sama sekali tidak ada permohonan maaf apalagi pengembalian uang.

Warga Jepang ini pun naik pesawat antar daerah. Ia memilih maskapai yang lebih mahal agar bisa mendapatkan pelayanan yang baik.

Tapi setibanya di bandara, pihak maskapai meminta maaf karena ada keterlambatan. Ia pun bertanya, “Berapa menit?” Pihak maskapai menjawab, “Sekitar dua jam!” Sebuah keterlambatan yang tidak pernah terjadi di layanan publik di Jepang.

Kalau orang Jepang yang pertama kali ke Indonesia akan terkejut-kejut saat berada dalam mobil atau sepeda motor. Karena begitu banyak klakson yang berbunyi dari berbagai arah. Suatu hal yang hampir tidak terdengar di jalan-jalan di Jepang.

Mentalitas dan Agama

Kalau kepada orang Jepang, apa agamanya. Umumnya mereka akan bingung. Karena umumnya orang Jepang tidak jelas agamanya.

Tapi, kenapa mentalitas mereka begitu baik di banding kita yang punya kejelasan tentang agama. Terlebih lagi agama Islam.

Semua kebiasaan yang dipegang teguh orang Jepang, sebenarnya sudah menjadi standar ajaran Islam. Tentang kebersihan, disiplin, malu, pelayanan, rajin, dan lainnya.

Pertanyaannya, kenapa justru sebagian besar umat Islam sendiri yang tidak identik dengan ajaran Islam? Kita sangat malu ketika KPK periode lalu pernah mengumumkan. Bahwa, kementerian yang paling korup adalah Kementerian Agama.

Kalau di Jepang, jangankan sang pejabat yang diberitakan terlibat korupsi. Anak buahnya saja yang melakukan korupsi, sang pejabat akan mengundurkan diri. Karena malu tidak becus mengelola uang negara.

Bagaimana dengan pejabat kita? Alih-alih mengundurkan diri, sudah pernah mengenakan rompi oranye KPK saja, masih ingin menjadi pejabat lagi. [Mh]

 

Tags: Sehatkan Mental Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Perlombaan Al-Qur`an dan Azan Terbesar di Dunia

Next Post

Kerinduan Bilal pada Rasulullah

Next Post
Orang-orang yang mendapatkan rasa aman dan petunjuk

Kerinduan Bilal pada Rasulullah

Titik Kritis Kehalalan Ramen dan Rekomendasi Ramen Halal di Indonesia

Titik Kritis Kehalalan Ramen dan Rekomendasi Ramen Halal di Indonesia

LPPOM Buka Suara Soal Penolakan Wisata Halal dan Festival Non-Halal

LPPOM MUI Kuatkan Peran dalam Ekosistem Halal Indonesia

  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9640 shares
    Share 3856 Tweet 2410
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2573 shares
    Share 1029 Tweet 643
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2502 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4347 shares
    Share 1739 Tweet 1087
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga