• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 1 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fashion

Seragam Tertutup Pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo Tuai Pujian

29/07/2021
in Fashion
Seragam Tertutup Pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo Tuai Pujian

Seragam Tertutup Pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo Tuai Pujian (foto: Reuters)

87
SHARES
666
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ada yang beda dari penampilan para pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka kini mengenakan seragam yang lebih tertutup.

Tim senam Jerman memilih mengenakan seragam lebih tertutup sebagai bagian dari kampanye mendorong perempuan memakai apa yang dirasa mereka nyaman. Mereka mulai mengenakan seragam tertutup saat menjalani kualifikasi di Olimpiade Tokyo, Ahad (25/7).

Tim yang terdiri dari Sarah Voss, Pauline Schaefer-Betz, Elisabeth Seitz, dan Kim Bui itu mengenakan unitard, yang merupakan kombinasi leotard dan legging yang memanjang sampai tumit, berwarna merah putih.

Mereka mengenakan seragam serupa saat latihan pada Kamis dan mengatakan bahwa mereka bisa memilih mengenakan seragam itu lagi ketika bertanding.

Voss mengatakan timnya telah mendiskusikan pilihan seragam mereka sebelum berlaga pada Ahad (25/7) dan telah memilih unitard.

“Ketika Anda tumbuh sebagai perempuan, sedikit banyak cukup sulit membiasakan diri dengan tubuh baru Anda,” kata Voss seperti dikutip Reuters.

Voss ingin memastikan semua orang merasa nyaman dan menunjukkan ke semua orang bahwa mereka bisa mengenakan apapun yang mereka inginkan dan terlihat luar biasa serta merasa hebat, baik mengenakan leotard panjang atau pun pendek.

Baca Juga: Mengintip Tren Seragam Sekolah Syari

Seragam Tertutup Pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo Tuai Pujian

Ia menambahkan, timnya memakai baju tertutup penuh di kejuaraan Eropa pada April lalu sebagai upaya menentang seksualisasi di olahraga itu dan ia ingin tren pakaian tersebut berlanjut.

“Kami ingin menjadi role model, membuat semua orang berani mengikuti kami,” kata Voss.

Keputusan Jerman memilih seragam unitard itu mendapat pujian dari para kompetitor lainnya di Tokyo.

“Saya rasa sangat keren mereka memiliki keberanian untuk berdiri di arena yang sangat besar itu dan menunjukkan kepada perempuan-perempuan di seluruh dunia bahwa kalian bisa mengenakan apapun yang kalian inginkan,” kata pesenam Norwegia Julie Erichsen. “Saya bertepuk tangan untuk mereka.”

Dalam beberapa tahun terakhir dunia senam telah dinodai berbagai kasus pelecehan fisik dan seksual sehingga memicu pengenalan protokol keamanan baru untuk melindungi atlet.

Bagi perempuan, seragam kompetisi standar adalah leotard, dengan lengan panjang, setengah panjang, atau tanpa lengan diperbolehkan.

Seragam yang menutupi kaki diizinkan di kompetisi internasional tapi selama ini mereka dikenakan secara khusus karena alasan agama.

Selain cabang senam, cabang olahraga lain juga tampak ramah terhadap atlet yang mengenakan hijab. Beberapa atlet terlihat mengenakan seragam dengan hijab yang dimodifikasi di Olimpiade Tokyo tersebut. [ind/antara]

Tags: Seragam Tertutup Pesenam Jerman di Olimpiade Tokyo Tuai Pujian
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat 7, Perhiasan Dunia sebagai Ujian

Next Post

4 Peluang Usaha Kreasi DIY yang Bisa Hasilkan Omset Jutaan

Next Post
4 Peluang Usaha Kreasi DIY yang Bisa Hasilkan Omset Jutaan

4 Peluang Usaha Kreasi DIY yang Bisa Hasilkan Omset Jutaan

Beasiswa untuk Anak Pedagang Kaki Lima Terdampak PPKM

Beasiswa untuk Anak Pedagang Kaki Lima Terdampak PPKM

beragama dengan

Beragama dengan Logika (Bag. 2)

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8129 shares
    Share 3252 Tweet 2032
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Siswa SMA Jakarta Islamic School Lolos Kampus Dalam dan Luar Negeri Lewat Jalur Talent Scouting

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3616 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11227 shares
    Share 4491 Tweet 2807
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1965 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Daftar Harga BBM di Indonesia Saat Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cinta Tak Sesederhana yang Dibayangkan

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga